وَٱلسَّمَآءِ وَٱلطَّارِقِ
وَ
Wassama-i wattariq
By the sky and the night comer
Demi langit dan yang datang pada malam hari.
Surah 86
وَٱلسَّمَآءِ وَٱلطَّارِقِ
وَ
Wassama-i wattariq
By the sky and the night comer
Demi langit dan yang datang pada malam hari.
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلطَّارِقُ
وَم
Wama adraka ma attariq
And what can make you know what is the night comer?
Dan tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?
ٱلنَّجْمُ ٱلثَّاقِبُ
ٱ
Annajmu aththaqib
It is the piercing star
(Yaitu) bintang yang bersinar tajam,
إِن كُلُّ نَفْسٍ لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ
إِ
In kullu nafsin lamma AAalayha hafith
There is no soul but that it has over it a protector.
setiap orang pasti ada penjaganya.
فَلْيَنظُرِ ٱلْإِنسَـٰنُ مِمَّ خُلِقَ
فَلْيَ
Falyanthuri al-insanumimma khuliq
So let man observe from what he was created.
Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apa dia diciptakan.
خُلِقَ مِن مَّآءٍ دَافِقٍ
خُلِقَ م
Khuliqa min ma-in dafiq
He was created from a fluid, ejected,
Dia diciptakan dari air (mani) yang terpancar,
يَخْرُجُ مِنۢ بَيْنِ ٱلصُّلْبِ وَٱلتَّرَآئِبِ
يَخْرُجُ م
Yakhruju min bayni assulbi wattara-ib
Emerging from between the backbone and the ribs.
yang keluar dari antara tulang punggung (sulbi) dan tulang dada.
إِنَّهُۥ عَلَىٰ رَجْعِهِۦ لَقَادِرٌ
إِ
Innahu AAala rajAAihi laqadir
Indeed, He [i.e., Allāh], to return him [to life], is Able.
Sungguh, Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup setelah mati).
يَوْمَ تُبْلَى ٱلسَّرَآئِرُ
يَوْمَ تُ
Yawma tubla assara-ir
The Day when secrets will be put on trial,
Pada hari ditampakkan segala rahasia,
فَمَا لَهُۥ مِن قُوَّةٍ وَلَا نَاصِرٍ
فَمَا لَهُ
Fama lahu min quwwatin wala nasir
Then he [i.e., man] will have no power or any helper.
maka manusia tidak lagi mempunyai suatu kekuatan dan tidak (pula) ada penolong.
وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلرَّجْعِ
وَ
Wassama-i thati arrajAA
By the sky which sends back
Demi langit yang mengandung hujan,
وَٱلْأَرْضِ ذَاتِ ٱلصَّدْعِ
وَ
Wal-ardi thati assadAA
And [by] the earth which splits,
dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,
إِنَّهُۥ لَقَوْلٌ فَصْلٌ
إِ
Innahu laqawlun fasl
Indeed, it [i.e., the Qur’ān] is a decisive statement,
sungguh, (Alquran) itu benar-benar firman pemisah (antara yang hak dan yang batil),
وَمَا هُوَ بِٱلْهَزْلِ
وَمَا هُوَ بِ
Wama huwa bilhazl
And it is not amusement.
dan (Alquran) itu bukanlah senda gurauan.
إِنَّهُمْ يَكِيدُونَ كَيْدًا
إِ
Innahum yakeedoona kayda
Indeed, they are planning a plan,
Sungguh, mereka (orang kafir) merencanakan tipu daya yang jahat,
وَأَكِيدُ كَيْدًا
وَأَكِيدُ كَيْدًا
Waakeedu kayda
But I am planning a plan.
dan Aku pun membuat rencana (tipu daya) yang jitu.
فَمَهِّلِ ٱلْكَـٰفِرِينَ أَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًۢا
فَمَهِّلِ
Famahhili alkafireena amhilhum ruwayda
So allow time for the disbelievers. Leave them awhile.
Karena itu berilah penangguhan kepada orang-orang kafir. Berilah mereka kesempatan untuk sementara waktu.