Surah 17 · 17:35
Surah Al-Isra 17:35
Al-Isra · The Night Journey
وَأَوْفُو
Waawfoo alkayla itha kiltum wazinoobilqistasi almustaqeemi thalika khayrun waahsanuta/weela
And give full measure when you measure, and weigh with an even [i.e., honest] balance. That is the best [way] and best in result.
Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar, dan timbanglah dengan timbangan yang benar. Itulah yang lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
Tafsir
Ibn Kathir (Abridged)
The Command to handle the Orphan's Wealth properly and to be Honest in Weights and Measures
وَلاَ تَقْرَبُواْ مَالَ الْيَتِيمِ إِلاَّ بِالَّتِى هِىَ أَحْسَنُ حَتَّى يَبْلُغَ أَشُدَّهُ
(And come not near to the orphan's property except to improve it, until he attains the age of full strength.) meaning, do not dispose of the orphan's wealth except in a proper manner.
وَلاَ تَأْكُلُوهَآ إِسْرَافاً وَبِدَاراً أَن يَكْبَرُواْ وَمَن كَانَ غَنِيّاً فَلْيَسْتَعْفِفْ وَمَن كَانَ فَقِيراً فَلْيَأْكُلْ بِالْمَعْرُوفِ
(but consume it the orphan's property not wastefully and hastily fearing that they should grow up, and whoever (among guardians) is rich, he should take no wages, but if he is poor, let him have for himself what is just and reasonable (according to his labor).) 4:6 In Sahih Muslim it is recorded that the Messenger of Allah ﷺ said to Abu Dharr:
«يَا أَبَا ذَرَ إِنِّي أَرَاكَ ضَعِيفًا، وَإِنِّي أُحِبُّ لَكَ مَا أُحِبُّ لِنَفْسِي: لَا تَأَمَّرَنَّ عَلَى اثْنَيْنِ، وَلَا تَوَلَّيَنَّ مَالَ الْيَتِيم»
(O Abu Dharr, I see that you are weak (in adiministering), and I like for you that which I like for myself. Do not let yourself be appointed as Amir over two people, and do not let yourself be appointed as guardian of an orphan's property.)
وَأَوْفُواْ بِالْعَهْدِ
(And fulfill (every) covenant.) meaning, everything that you promise people, and the covenants that you agree to, because the person who makes a covenant or a promise will be asked about it:
إِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْؤُولاً
(Verily, the covenant will be questioned about.)
وَأَوْفُوا الْكَيْلَ إِذا كِلْتُمْ
(And give full measure when you measure.) meaning, do not try to make it weigh less nor wrong people with their belongings.
وَزِنُواْ بِالْقِسْطَاسِ
(and weigh with a balance) meaning scales,
الْمُسْتَقِيمَ
(that is straight.) meaning that which is not distorted nor that which will cause confusion.
ذَلِكَ خَيْرٌ
(that is good) for you, in your daily life and in your Hereafter. So Allah says:
وَأَحْسَنُ تَأْوِيلاً
(and better in the end.) meaning, with regard to your ultimate end in the Hereafter.
ذلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلاً
(That is good (advantageous) and better in the end.) Sa`id narrated that Qatadah said that this means "Better in reward and a better end. " Ibn `Abbas used to say: "O people, you are entrusted with two things for which the people who came before you were destroyed - these weights and measures."
Tafsir Kemenag RI
Selanjutnya Allah memerintahkan kepada kaum Muslimin agar menyempurnakan takaran bila menakar barang dagangan. Maksudnya ialah pada waktu menakar barang hendaknya dilakukan dengan setepat-tepatnya dan secermat-cermatnya. Oleh karena itu, seseorang yang menakar barang dagangan yang akan diserahkan kepada orang lain sesudah dijual tidak boleh dikurangi takarannya karena merugikan orang lain. Demikian pula kalau seseorang menakar barang dagangan orang lain yang akan ia terima sesudah dibeli, tidak boleh dilebihkan, karena juga merugikan orang lain.
Allah swt juga memerintahkan kepada mereka agar menimbang barang dengan neraca (timbangan) yang benar dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Neraca yang benar ialah neraca yang dibuat seteliti mungkin, sehingga dapat memberikan kepercayaan kepada orang yang melakukan jual beli, dan tidak memungkinkan terjadinya penambahan dan pengurangan secara curang.
Allah swt mengancam orang-orang yang mengurangi takaran dan timbangan ini dengan ancaman keras. Allah swt berfirman:
Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)! (Yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dicukupkan, dan apabila mereka menakar atau menimbang (untuk orang lain), mereka mengurangi. (al-Muthaffifin/83: 1-3)
Di akhir ayat, Allah swt menjelaskan bahwa menakar atau menimbang barang dengan teliti lebih baik akibatnya bagi mereka karena di dunia mereka mendapat kepercayaan dari anggota masyarakat, dan di akhirat nanti akan mendapat pahala dari Allah dan keridaan-Nya, serta terhindar dari api neraka.
Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.
Word by word
وَأَوۡفُواْ
wa-awfū
And give full
ٱلۡكَيۡلَ
l-kayla
[the] measure
إِذَا
idhā
when
كِلۡتُمۡ
kil'tum
you measure
وَزِنُواْ
wazinū
and weigh
بِٱلۡقِسۡطَاسِ
bil-qis'ṭāsi
with the balance
ٱلۡمُسۡتَقِيمِۚ
l-mus'taqīmi
the straight
ذَٰلِكَ
dhālika
That
خَيۡرٞ
khayrun
(is) good
وَأَحۡسَنُ
wa-aḥsanu
and best
تَأۡوِيلٗا
tawīlan
(in) result