Surah 8 · 8:57
Surah Al-Anfal 8:57
Al-Anfal · The Spoils of War
فَإِ
Fa-imma tathqafannahum fee alharbifasharrid bihim man khalfahum laAAallahum yaththakkaroon
So if you, [O Muḥammad], gain dominance over them in war, disperse by [means of] them those behind them that perhaps they will be reminded.
Jika engkau (Muhammad) mengungguli mereka dalam peperangan, maka cerai-beraikanlah orang-orang yang di belakang mereka dengan (menumpas) mereka, agar mereka mengambil pelajaran.
Tafsir
Ibn Kathir (Abridged)
Striking Hard against Those Who disbelieve and break the Covenants
Allah states here that the worst moving creatures on the face of the earth are those who disbelieve, who do not embrace the faith, and break promises whenever they make a covenant, even when they vow to keep them,
وَهُمْ لاَ يَتَّقُونَ(and they do not have Taqwa) meaning they do not fear Allah regarding any of the sins they commit.
فَإِمَّا تَثْقَفَنَّهُمْ فِى الْحَرْبِ(So if you gain the mastery over them in war), if you defeat them and have victory over them in war,
فَشَرِّدْ بِهِم مَّنْ خَلْفَهُمْ(then disperse those who are behind them,) by severely punishing the captured people according to Ibn `Abbas, Al-Hasan Al-Basri, Ad-Dahhak, As-Suddi, `Ata' Al-Khurasani and Ibn `Uyaynah. This Ayah commands punishing them harshly and inflicting casualties on them. This way, other enemies, Arabs and non-Arabs, will be afraid and take a lesson from their end,
لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ(so that they may learn a lesson. )
As-Suddi commented, "They might be careful not to break treaties, so that they do not meet the same end."
Tafsir Kemenag RI
Allah menjelaskan apa yang harus diperbuat kaum Muslimin setelah berkali-kali terjadi pelanggaran janji dari orang-orang Yahudi. Allah menjelaskan bahwa jika kaum Muslimin menemui mereka dalam peperangan, mereka harus dicerai-beraikan, demikian pula orang-orang yang ada di belakang mereka harus ditumpas agar mereka mengambil pelajaran dari tindakan kaum Yahudi ini. Tindakan yang tegas dari kaum Muslimin pada mereka harus dapat menimbulkan kesan yang menakutkan bagi orang-orang yang berada di belakang mereka, sehingga mereka tidak berani lagi melanggar janji.
Dalam ayat ini, Allah memberi peringatan pula kepada kaum Muslimin, agar jangan tertipu untuk kedua kalinya setelah dikhianati pertama kali oleh orang Yahudi dan mereka memohon maaf. Maka Allah dengan tegas menjelaskan bahwa kaum Muslimin tidak perlu ragu untuk mengadakan tindakan yang tegas agar pelanggaran-pelanggaran semacam itu tidak terulang kembali di belakang hari dan agar orang-orang yang berada di belakang mereka mengambil pelajaran daripadanya.
Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim bahwa, Nabi Muhammad pernah berkhotbah di hadapan para sahabat dalam menghadapi pertempuran sebagai berikut :
"Wahai sekalian manusia, janganlah kamu mencita-citakan (mengingin-kan) berjumpa dengan musuh dan mohonlah keselamatan kepada Allah. Akan tetapi bilamana kamu berjumpa dengan mereka, maka bertahanlah dengan kesabaran (dalam pertempuran), dan ketahuilah bahwa surga itu berada di bawah bayangan pedang." Kemudian beliau menambah dengan doa, "Ya Allah yang menurunkan Al-Qur'an, dan yang menjalankan awan di langit hancurkanlah golongan-golongan musuh ini. Cerai-beraikanlah mereka dan berilah pertolongan kepada kami untuk mengalahkan mereka."
Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.
Word by word
فَإِمَّا
fa-immā
So if
تَثۡقَفَنَّهُمۡ
tathqafannahum
you gain dominance over them
فِي
fī
in
ٱلۡحَرۡبِ
l-ḥarbi
the war
فَشَرِّدۡ
fasharrid
disperse
بِهِم
bihim
by them
مَّنۡ
man
(those) who
خَلۡفَهُمۡ
khalfahum
(are) behind them
لَعَلَّهُمۡ
laʿallahum
so that they may
يَذَّكَّرُونَ
yadhakkarūna
take heed