Surah 8 · 8:55

Surah Al-Anfal 8:55

Al-Anfal · The Spoils of War

إِنَّ شَرَّ ٱلدَّوَآبِّ عِندَ ٱللَّهِ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

Inna sharra addawabbi AAindaAllahi allatheena kafaroo fahum la yu/minoon

Indeed, the worst of living creatures in the sight of Allāh are those who have disbelieved, and they will not [ever] believe-

Sesungguhnya makhluk paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang kafir, karena mereka tidak beriman.

SurahAl-Anfal
Juz10
Page184
Revelationmadinah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

Striking Hard against Those Who disbelieve and break the Covenants

Allah states here that the worst moving creatures on the face of the earth are those who disbelieve, who do not embrace the faith, and break promises whenever they make a covenant, even when they vow to keep them,

وَهُمْ لاَ يَتَّقُونَ

(and they do not have Taqwa) meaning they do not fear Allah regarding any of the sins they commit.

فَإِمَّا تَثْقَفَنَّهُمْ فِى الْحَرْبِ

(So if you gain the mastery over them in war), if you defeat them and have victory over them in war,

فَشَرِّدْ بِهِم مَّنْ خَلْفَهُمْ

(then disperse those who are behind them,) by severely punishing the captured people according to Ibn `Abbas, Al-Hasan Al-Basri, Ad-Dahhak, As-Suddi, `Ata' Al-Khurasani and Ibn `Uyaynah. This Ayah commands punishing them harshly and inflicting casualties on them. This way, other enemies, Arabs and non-Arabs, will be afraid and take a lesson from their end,

لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ

(so that they may learn a lesson. )

As-Suddi commented, "They might be careful not to break treaties, so that they do not meet the same end."

Tafsir Kemenag RI

Sesungguhnya sejahat-jahat binatang yang melata di bumi menurut pandangan Allah ialah orang-orang kafir yang mempunyai sifat suka membangkang, sehingga keadaan mereka terus-menerus dalam kekafiran dan berada dalam keingkaran kepada Nabi, sehingga tidak dapat diharapkan iman dari mereka. Mereka itu ada yang kedudukannya sebagai pemimpin yang selalu dengki kepada Rasulullah, membantah setiap ayat yang juga tertulis dalam Taurat yang menjadi saksi atas kebenarannya, padahal mereka dalam hati kecilnya meyakini bahwa Muhammad itu betul-betul utusan Allah, sehingga mengenal Nabi Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Yang menjadi pengikut-pengikut mereka adalah orang-orang yang dalam keadaan membabi buta mengikuti saja pemimpin-pemimpinnya dan tidak mau melihat bukti-bukti yang disebutkan dalam kitab mereka. Dalam ayat ini Allah menyamakan mereka itu dengan binatang, bahkan lebih sesat dari binatang, karena binatang-binatang itu ada manfaatnya bagi manusia, sedang mereka itu sama sekali tidak ada manfaatnya bagi dirinya maupun bagi orang lain. Hal ini dijelaskan Allah dalam firman-Nya:

Atau apakah engkau mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami? Mereka itu hanyalah seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat jalannya. (al-Furqan/25: 44)

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Word by word

إِنَّ

inna

Indeed

شَرَّ

sharra

(the) worst

ٱلدَّوَآبِّ

l-dawābi

(of) the living creatures

عِندَ

ʿinda

near

ٱللَّهِ

l-lahi

Allah

ٱلَّذِينَ

alladhīna

(are) those who

كَفَرُواْ

kafarū

disbelieve

فَهُمۡ

fahum

and they

لَا

(will) not

يُؤۡمِنُونَ

yu'minūna

believe