Surah 34 · 34:21

Surah Saba 34:21

Saba · Sheba

وَمَا كَانَ لَهُۥ عَلَيْهِم مِّن سُلْطَـٰنٍ إِلَّا لِنَعْلَمَ مَن يُؤْمِنُ بِٱلْأَخِرَةِ مِمَّنْ هُوَ مِنْهَا فِى شَكٍّۗ وَرَبُّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ حَفِيظٌ

Wama kana lahu AAalayhim minsultanin illa linaAAlama man yu/minu bil-akhiratimimman huwa minha fee shakkin warabbuka AAala kullishay-in hafeeth

And he had over them no authority except [it was decreed] that We might make evident who believes in the Hereafter from who is thereof in doubt. And your Lord, over all things, is Guardian.

Dan tidak ada kekuasaan (Iblis) terhadap mereka, melainkan hanya agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya akhirat dan siapa yang ragu-ragu tentang (akhirat) itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.

SurahSaba
Juz22
Page430
Revelationmakkah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

How Iblis' thought about the Disbeliever proved True

Having mentioned Saba' and how they followed their desires, and the Shaytan, Allah tells us about their counterparts among those who follow Iblis and their own desires, and who go against wisdom and true guidance. Allah says:

وَلَقَدْ صَدَّقَ عَلَيْهِمْ إِبْلِيسُ ظَنَّهُ

(And indeed Iblis did prove true his thought about them,) Ibn `Abbas, may Allah be pleased with him, and others said that this Ayah is like the Ayah where Allah tells us about how Iblis refused to prostrate to Adam, peace be upon him, then said:

أَرَءَيْتَكَ هَـذَا الَّذِى كَرَّمْتَ عَلَىَّ لَئِنْ أَخَّرْتَنِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَـمَةِ لأَحْتَنِكَنَّ ذُرِّيَّتَهُ إَلاَّ قَلِيلاً

(See this one whom You have honored above me, if You give me respite to the Day of Resurrection, I will surely seize and mislead his offspring all but a few!) (17:62)

ثُمَّ لآتِيَنَّهُم مِّن بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَـنِهِمْ وَعَن شَمَآئِلِهِمْ وَلاَ تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَـكِرِينَ

(Then I will come to them from before them and behind them, from their right and from their left, and You will not find most of them as thankful ones.) (7:17) And there are many Ayat which refer to this matter.

وَمَا كَانَ لَهُ عَلَيْهِمْ مِّن سُلْطَـنٍ

(And he (Iblis) had no authority over them, ) Ibn `Abbas, may Allah be pleased with him said, "This means, he had no proof."

إِلاَّ لِنَعْلَمَ مَن يُؤْمِنُ بِالاٌّخِرَةِ مِمَّنْ هُوَ مِنْهَا فِى شَكٍّ

(except that We might test him who believes in the Hereafter, from him who is in doubt about it.) means, `We gave him power over them only to show who believes in the Hereafter and that it will come to pass.' The people will be brought to account and rewarded or punished accordingly, so that he will worship his Lord properly in this world -- and to distinguish these believers from those who are in doubt about the Hereafter.

وَرَبُّكَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ حَفُيظٌ

(And your Lord is a Watchful over everything.) means, despite His watching, those who follow Iblis go astray, but by His watching and care, the believers who follow the Messengers are saved.

Tafsir Kemenag RI

Allah menolak dan membatalkan persangkaan Iblis yang tidak benar itu. Allah menegaskan bahwa tidak ada kekuasaan sedikit pun bagi setan terhadap manusia untuk menyesatkan mereka, sehingga mereka durhaka kepada-Nya. Tipu daya setan itu hanyalah sebagai ujian dari Allah terhadap hamba-hamba-Nya, apakah mereka mau teperdaya oleh bujukan setan ataukah mereka menolaknya sama sekali sehingga tidak mempengaruhi sedikit pun pada keimanan dan ketakwaan mereka.

Al-hasan al-Bashri berpendapat bahwa setan itu tidak pernah memukul manusia dengan tongkat dan tidak pernah memaksa mereka untuk melakukan sesuatu. Tindakan setan hanya sekadar melakukan tipu daya, membujuk dengan angan-angan kosong, lalu manusia menerimanya. Tipu daya setan itu hanya seperti itu, tidak ubahnya seperti bakteri-bakteri yang menyerang manusia di musim tersebarnya wabah penyakit. Barang siapa tidak memiliki ketahanan yang kuat dalam tubuhnya untuk menahan serangan penyakit itu, ia menjadi korbannya. Tetapi, penyakit itu tidak akan dapat menguasai orang yang di dalam tubuhnya terdapat unsur-unsur ketahanan yang kuat. Ia akan tetap sehat walafiat meskipun telah banyak orang yang jatuh sakit atau meninggal karenanya. Bila ada orang yang terperosok masuk perangkap setan maka janganlah ia menyesali orang lain, yang salah dan lemah dalam hal ini adalah dirinya sendiri. Oleh sebab itu, setiap manusia harus membentengi dirinya dengan iman yang kuat dengan takwa dan selalu beramal saleh.

Firman Allah:

Tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku tidak dapat menolongmu, dan kamu pun tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu." Sungguh, orang yang zalim akan mendapat siksaan yang pedih. (Ibrahim/14: 22)

Allah lalu menegaskan kepada Nabi Muhammad bahwa Dia mencatat segala perbuatan manusia, tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya sebesar zarrah pun. Ia akan memperhitungkan perbuatan manusia dengan seadil-adilnya dan tidak ada seorang pun yang dirugikan dalam hal ini, bahkan Dia akan membalas perbuatan yang baik dengan pahala yang berlipat ganda.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Word by word

وَمَا

wamā

And not

كَانَ

kāna

was

لَهُۥ

lahu

for him

عَلَيۡهِم

ʿalayhim

over them

مِّن

min

any

سُلۡطَٰنٍ

sul'ṭānin

authority

إِلَّا

illā

except

لِنَعۡلَمَ

linaʿlama

that We (might) make evident

مَن

man

who

يُؤۡمِنُ

yu'minu

believes

بِٱلۡأٓخِرَةِ

bil-ākhirati

in the Hereafter

مِمَّنۡ

mimman

from (one) who

هُوَ

huwa

[he]

مِنۡهَا

min'hā

about it

فِي

(is) in

شَكّٖۗ

shakkin

doubt

وَرَبُّكَ

warabbuka

And your Lord

عَلَىٰ

ʿalā

over

كُلِّ

kulli

all

شَيۡءٍ

shayin

things

حَفِيظٞ

ḥafīẓun

(is) a Guardian