Surah 52 · 52:19
Surah At-Tur 52:19
At-Tur · The Mount
كُلُو
Kuloo washraboo hanee-an bimakuntum taAAmaloon
[They will be told], "Eat and drink in satisfaction for what you used to do."
(Dikatakan kepada mereka), "Makan dan minumlah dengan rasa nikmat sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan."
Tafsir
Ibn Kathir (Abridged)
Description of the Destination of the Happy
Allah the Exalted described the destination of the happy ones,
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِى جَنَّـتٍ وَنَعِيمٍ(Verily, those who have Taqwa will be in Gardens and Delight.) in contrast to the torment and punishment of the miserable;
فَـكِهِينَ بِمَآ ءَاتَـهُمْ رَبُّهُمْ(Enjoying in that which their Lord has bestowed on them,) meaning, enjoying the various types of delight that Allah has granted them therein, such as various types of foods, drinks, clothes, dwelling places, mounts, and so forth,
وَوَقَـهُمْ رَبُّهُمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ(and (the fact that) their Lord saved them from the torment of the blazing Fire.) He saved them from the torment of the Fire, which is a bounty itself. Added to this blessing is the fact that they were entered into Paradise, which has delights that no eye has ever seen, no ear has ever heard, nor has a heart ever imagined. The statement of Allah the Exalted,
كُلُواْ وَاشْرَبُواْ هَنِيئَاً بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ("Eat and drink with happiness because of what you used to do") is similar to another of His statements,
كُلُواْ وَاشْرَبُواْ هَنِيئَاً بِمَآ أَسْلَفْتُمْ فِى الاٌّيَّامِ الْخَالِيَةِ(Eat and drink at ease for that which you have sent on before you in days past!)(69:24) meaning this is the just reward for your deeds; surely, all this is a favor from Allah and a reward from Him. Allah the Exalted said,
مُتَّكِئِينَ عَلَى سُرُرٍ مَّصْفُوفَةٍ(They will recline (with ease) on thrones Masfufah.) Ath-Thawri reported from Husayn, from Mujahid, from Ibn `Abbas: "Thrones in howdahs." And the meaning of, (Masfufah) is they will be facing each other,
عَلَى سُرُرٍ مُّتَقَـبِلِينَ(Facing one another on thrones.)(37:44) Allah said next,
وَزَوَّجْنَـهُم بِحُورٍ عِينٍ(And We shall marry them to Hur (fair females) with wide lovely eyes.) We made for them righteous spouses, beautiful wives from Al-Hur Al-`Ayn. We mentioned the description of Al-Hur Al-`Ayn in several other places in this Tafsir, and therefore, it is not necessary to repeat their description here.
Tafsir Kemenag RI
Dalam ayat ini Allah membolehkan mereka memakan dan meminum apa yang telah tersedia berupa segala makanan dan minuman yang lezat-lezat. Mereka tidak lagi khawatir akan bahaya yang akan menimpa seperti halnya apa yang mereka saksikan di dunia tentang adanya bahaya makanan dan minuman. Semua itu sebagai balasan terhadap segala amal baik mereka dan sebagai balasan atas kesungguhan mereka di dunia dalam berbakti kepada Allah swt. Mereka betul-betul merasa nikmat di akhirat itu. Diriwayatkan bahwa Rabi' bin Hisyam melakukan salat sepanjang malam. Lalu seorang bertanya kepadanya mengapa ia melelahkan dirinya seperti itu. Maka jawabannya bahwa ia memerlukan istirahat di akhirat nanti. Dalam ayat yang sama artinya Allah berfirman:
(Kepada mereka dikatakan),"Makan dan minumlah dengan nikmat karena amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu." (al-hujurat/49: 17)
Perkataan hani'an dalam ayat ini berarti kenikmatan makanan dan minuman dan terhindar dari segala apa yang membahayakan. Orang yang makan di dunia kadang-kadang mendatangkan penyakit dan lain-lain, sehingga ia kurang tenang dan kurang enak makan. Atau ia takut akan segera habisnya makanan itu sehingga ia harus mencarinya lagi. Atau karena habis, lalu kemudian harus memasak lagi hingga matang dan dapat dimakan. Hal-hal seperti ini tidak akan ditemui di surga. Perkataan "bima kuntum ta'malun" dalam ayat ini berarti sebagai balasan yang telah kamu perbuat di dunia, hal ini sebagai isyarat bahwa Allah telah memenuhi apa yang telah dijanjikan olehNya di dunia, sebab tidak ada nikmat di dunia yang bisa diperoleh tanpa adanya susah payah dahulu. Berlainan halnya dengan nikmat di akhirat. Nikmat di akhirat sebagai balasan atas iman dan amal saleh di dunia sebagaimana dijelaskan oleh Allah di dalam firmanNya:
Mereka merasa berjasa kepadamu dengan keislaman mereka. Katakanlah, "Janganlah kamu merasa berjasa kepadaku dengan keislamanmu, sebenarnya Allah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan menunjukkan kamu kepada keimanan, jika kamu orang yang benar." (al-hujurat/49: 17)
Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.
Word by word
كُلُواْ
kulū
Eat
وَٱشۡرَبُواْ
wa-ish'rabū
and drink
هَنِيٓـَٔۢا
hanīan
(in) satisfaction
بِمَا
bimā
for what
كُنتُمۡ
kuntum
you used to
تَعۡمَلُونَ
taʿmalūna
do