Surah 9 · 9:90

Surah At-Tawbah 9:90

At-Tawbah · The Repentance

وَجَآءَ ٱلْمُعَذِّرُونَ مِنَ ٱلْأَعْرَابِ لِيُؤْذَنَ لَهُمْ وَقَعَدَ ٱلَّذِينَ كَذَبُواْ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥۚ سَيُصِيبُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Wajaa almuAAaththiroona minaal-aAArabi liyu/thana lahum waqaAAada allatheenakathaboo Allaha warasoolahu sayuseebu allatheenakafaroo minhum AAathabun aleem

And those with excuses among the bedouins came to be permitted [to remain], and they who had lied to Allāh and His Messenger sat [at home]. There will strike those who disbelieved among them a painful punishment.

Dan di antara orang-orang Arab Badui datang (kepada Nabi) mengemukakan alasan, agar diberi izin (untuk tidak pergi berperang), sedang orang-orang yang mendustakan Allah dan Rasul-Nya, duduk berdiam. Kelak orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa azab yang pedih.

SurahAt-Tawbah
Juz10
Page201
Revelationmadinah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

وَقَعَدَ الَّذِينَ كَذَبُواْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ

(and those who had lied to Allah and His Messenger sat at home), and did not ask for permission for it; and Allah warned them of painful punishment,

سَيُصِيبُ الَّذِينَ كَفَرُواْ مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

(a painful torment will seize those of them who disbelieve.)

Tafsir Kemenag RI

Ayat-ayat ini menerangkan bagaimana pula keadaan orang-orang munafik yang tinggal di luar kota Medinah yang tinggal di kampung-kampung penduduk padang pasir yang biasa dipanggil orang dengan Arab Badui. Mereka sengaja datang menghadap Rasulullah untuk mengemukakan alasan agar Rasulullah berkenan memberi izin untuk tidak ikut berperang. Kejadian ini diterangkan dalam suatu riwayat yang diceritakan oleh seseorang yang bernama adz-ahhak, yaitu: "Ada suatu kelompok Badui dari golongan Amir bin thufail datang menghadap Rasulullah seraya berkata, "Ya Nabi Allah, kami tidak turut berperang bersama engkau, kami merasa khawatir, kalau-kalau perempuan kami, anak-anak kami, dan binatang-binatang ternak kami habis dirusak dan dirampok oleh penjahat-penjahat." Maka Rasulullah menjawab, "Allah sudah memberitahukan kepadaku tentang keadaanmu; semoga Allah akan memaafkan dan menyelamatkanmu." Bermacam-macam alasan yang mereka kemukakan kepada Rasulullah, ada alasan yang dibuat-buat dan ada alasan yang sebenarnya agar mereka diberi izin untuk tidak turut berperang.

Mereka yang datang menghadap Rasulullah dengan mengemukakan alasan yang sebenarnya itu adalah kalangan orang-orang mukmin, dan mereka yang datang dengan alasan yang dibuat-buat adalah dari golongan orang-orang munafik. Ada segolongan lagi, yaitu orang-orang yang tidak datang menghadap Rasulullah untuk minta izin. Mereka itu sengaja duduk dan tinggal di rumahnya, tidak mau turut berjihad dan berperang. Mereka ini jelas termasuk orang-orang yang mendustakan Allah dan Rasul-Nya. Merekalah orang-orang munafik yang sudah parah dan sangat berbahaya. Menurut pendapat Umar bin Ala', baik mereka yang minta izin dengan mengemukakan alasan yang dibuat-buat, maupun yang duduk tinggal di rumah, tidak mau ikut berjihad dan berperang, kedua golongan itu sama-sama jeleknya dan sama-sama berbahaya. Kedua golongan itu sudah termasuk golongan orang kafir yang akan mendapat siksa yang pedih dari Allah, baik di dunia ini maupun di akhirat kelak.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Word by word

وَجَآءَ

wajāa

And came

ٱلۡمُعَذِّرُونَ

l-muʿadhirūna

the ones who make excuses

مِنَ

mina

of

ٱلۡأَعۡرَابِ

l-aʿrābi

the bedouins

لِيُؤۡذَنَ

liyu'dhana

that permission be granted

لَهُمۡ

lahum

to them

وَقَعَدَ

waqaʿada

and sat

ٱلَّذِينَ

alladhīna

those who

كَذَبُواْ

kadhabū

lied

ٱللَّهَ

l-laha

(to) Allah

وَرَسُولَهُۥۚ

warasūlahu

and His Messenger

سَيُصِيبُ

sayuṣību

Will strike

ٱلَّذِينَ

alladhīna

those who

كَفَرُواْ

kafarū

disbelieved

مِنۡهُمۡ

min'hum

among them

عَذَابٌ

ʿadhābun

a punishment

أَلِيمٞ

alīmun

painful