Surah 16 · 16:110

Surah An-Nahl 16:110

An-Nahl · The Bee

ثُمَّ إِنَّ رَبَّكَ لِلَّذِينَ هَاجَرُواْ مِنۢ بَعْدِ مَا فُتِنُواْ ثُمَّ جَـٰهَدُواْ وَصَبَرُوٓاْ إِنَّ رَبَّكَ مِنۢ بَعْدِهَا لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ

Thumma inna rabbaka lillatheena hajaroomin baAAdi ma futinoo thumma jahadoo wasabarooinna rabbaka min baAAdiha laghafoorun raheem

Then, indeed your Lord, to those who emigrated after they had been compelled [to say words of disbelief] and thereafter fought [for the cause of Allāh] and were patient - indeed, your Lord, after that, is Forgiving and Merciful

Kemudian Tuhanmu (pelindung) bagi orang yang berhijrah setelah menderita cobaan, kemudian mereka berjihad dan bersabar, sungguh, Tuhanmu setelah itu benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang.

SurahAn-Nahl
Juz14
Page279
Revelationmakkah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

The One who is forced to renounce Islam will be forgiven if He does Righteous Deeds afterwards

This refers to another group of people who were oppressed in Makkah and whose position with their own people was weak, so they went along with them when they were tried by them. Then they managed to escape by emigrating, leaving their homeland, families and wealth behind, seeking the pleasure and forgiveness of Allah. They joined the believers and fought with them against the disbelievers, bearing hardship with patience. Allah tells them that after this, meaning after their giving in when put to the test, He will forgive them and show mercy to them when they are resurrected.

يَوْمَ تَأْتِى كُلُّ نَفْسٍ تُجَـدِلُ

((Remember) the Day when every person will come pleading) meaning making a case in his own defence.

عَن نَّفْسِهَا

(for himself.) means, no one else will plead on his behalf; not his father, not his son, nor his brother, nor his wife.

وَتُوَفَّى كُلُّ نَفْسٍ مَّا عَمِلَتْ

(and every one will be paid in full for what he did,) meaning whatever he did, good or evil.

وَهُمْ لاَ يُظْلَمُونَ

(and they will not be dealt with unjustly.) meaning there will be no decrease in the reward for good, and no increase in the punishment for evil. They will not be dealt with unjustly in the slightest way.

Tafsir Kemenag RI

Allah menerangkan keadaan kaum Muslimin di Mekah yang sangat tertekan, sehingga tidak berani memperlihatkan keislaman mereka. Bilamana kelihatan melakukan ibadah, mereka dipaksa dan disiksa agar kembali kepada agama nenek moyang mereka yaitu agama syirik seperti apa yang dialami 'Ammar bin Yasir, Khabbab, dan lain-lain. Karena penghinaan dan ancaman penganiayaan itu, mereka lalu berpura-pura kembali kepada agama syirik.

Mereka mengikuti kemauan kaum Quraisy di bawah ancaman siksa. Ketika mendapatkan kesempatan hijrah meninggalkan kota Mekah, mereka pun pergi untuk hijrah. Dengan ikhlas mereka berpisah dengan sanak keluarga, harta benda, dan kampung halaman hanya karena mengharapkan rida Allah. Bermacam-macam penderitaan dan kesulitan yang mereka hadapi dalam hijrah itu, baik dalam perjalanan maupun begitu tiba di tempat yang dituju. Semua penderitaan dan kesulitan itu mereka hadapi dengan penuh kesabaran serta tawakal kepada Allah.

Tempat yang menjadi tujuan mereka adalah negeri Habasyah (Ethiopia) yang jaraknya sangat jauh dari Mekah. Jarak yang jauh itu mereka tempuh dengan jalan kaki. Ketika sampai di tempat tujuan, mereka harus berjuang lagi mempertahankan keimanan sambil berdakwah.

Sesudah mereka mengalami cobaan dan penderitaan itu, Allah mengampuni kesalahan yang mereka lakukan di bawah ancaman siksaan seperti mengucapkan kata-kata kufur kembali. Allah swt memberikan rahmat dan kasih sayang-Nya dengan memberikan pahala yang besar bagi mereka pada hari akhirat kelak.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Word by word

ثُمَّ

thumma

Then

إِنَّ

inna

indeed

رَبَّكَ

rabbaka

your Lord

لِلَّذِينَ

lilladhīna

to those who

هَاجَرُواْ

hājarū

emigrated

مِنۢ

min

after

بَعۡدِ

baʿdi

after

مَا

what

فُتِنُواْ

futinū

they had been put to trials

ثُمَّ

thumma

then

جَٰهَدُواْ

jāhadū

strove hard

وَصَبَرُوٓاْ

waṣabarū

and were patient

إِنَّ

inna

Indeed

رَبَّكَ

rabbaka

your Lord

مِنۢ

min

after it

بَعۡدِهَا

baʿdihā

after it

لَغَفُورٞ

laghafūrun

surely is Oft-Forgiving

رَّحِيمٞ

raḥīmun

Most Merciful