Surah 45 · 45:2
Surah Al-Jathiyah 45:2
Al-Jathiyah · The Crouching
تَ
Tanzeelu alkitabi mina AllahialAAazeezi alhakeem
The revelation of the Book is from Allāh, the Exalted in Might, the Wise.
Kitab (ini) diturunkan dari Allah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
Tafsir
Ibn Kathir (Abridged)
Which was revealed in Makkah
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـنِ الرَّحِيمِIn the Name of Allah, the Most Gracious, the Most Merciful.
A Directive to contemplate over Allah's Ayat
Allah directs His servants to contemplate His favors and gifts, as well as His great power that is demonstrated by His creating the heavens and the earth and the various types and categories of creatures in them. There are the angels, Jinns, humans, animals, birds, beasts, carnivores, insects and various kinds of sea creatures. The night and day alternate, each follows the other in succession, never ceasing to come, as decreed. One brings darkness and one brings light. Allah the Exalted also sends down the rain from the clouds when it is most needed. He is calling the rain, `provision', because it is the resource that produces various provisions,
فَأَحْيَا بِهِ الاٌّرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا(and revives therewith the earth after its death,) after it was dry and had no vegetation or life of any kind. Allah said next,
وَتَصْرِيفِ الرِّيَـحِ(and in the turning about of the winds,) sometimes towards the south and sometimes towards the north. Some are easterly winds and some are westerly winds, some bringing sea breezes and some blow from the land, some coming at night and some by day. Some winds bring rain, some cause pollination and some winds just revive the soul, while some others bear no benefit. Allah said first.
لاّيَـتٍ لِّلْمُؤْمِنِينَ(are signs for the believers), then
يُوقِنُونَ(who have faith with certainty), then
يَعْقِلُونَ(who understand), thus ascending from one honorable stage to what is more honorable and higher in grade. These Ayat are similar to an Ayah in Surat Al-Baqarah
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَـوَتِ وَالاٌّرْضِ وَاخْتِلَـفِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَالْفُلْكِ الَّتِى تَجْرِى فِى الْبَحْرِ بِمَا يَنفَعُ النَّاسَ وَمَآ أَنزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَآءِ مِن مَّآءٍ فَأَحْيَا بِهِ الاٌّرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيهَا مِن كُلِّ دَآبَّةٍ وَتَصْرِيفِ الرِّيَـحِ وَالسَّحَابِ الْمُسَخَّرِ بَيْنَ السَّمَآءِ وَالأَرْضِ لآيَـتٍ لِّقَوْمٍ يَعْقِلُونَ(Verily, in the creation of the heavens and the earth, and in the alternation of night and day, and the ships which sail through the sea with that which is of use to mankind, and the water which Allah sends down from the sky and makes the earth alive therewith after its death, and the moving creatures of all kinds that He has spread therein, and in the veering of winds and clouds which are held between the sky and the earth, are indeed signs for people of understanding.) (2:164)
Tafsir Kemenag RI
Ayat pertama terdiri dari huruf-huruf hijaiah, sebagaimana terdapat pada permulaan beberapa surah Al-Qur'an. Para ahli tafsir berbeda pendapat tentang maksud huruf-huruf itu. Selanjutnya dipersilahkan menelaah masalah ini pada "Al-Qur'an dan Tafsirnya" jilid I yaitu tafsir ayat pertama Surah al-Baqarah."
Pada ayat berikutnya Allah Yang Mahaperkasa dan Mahabijaksana menjelaskan bahwa kitab Al-Qur'an yang sempurna itu diturunkan kepada Rasul-Nya, Muhammad saw. Disebutkan sifat Allah "Mahaperkasa" dalam ayat ini agar tergambar dalam pikiran orang yang membaca atau mendengarnya, bahwa yang menurunkan kitab Al-Qur'an itu ialah Zat yang mempunyai kekuasaan yang tidak terbatas, tidak dapat ditandingi dan tidak dapat dibantah kehendak-Nya. Keinginan dan kehendak-Nya pasti terlaksana sesuai dengan rencana-Nya, tidak ada kekuasaan lain yang mampu menghalang-halangi dan mengubahnya.
Demikian pula ditonjolkan sifat "Mahabijaksana" dalam ayat ini agar dipahami, bahwa dalam melaksanakan kehendak dan kekuasaan-Nya itu, Dia melaksanakan keadilan yang merata pada setiap makhluk-Nya. Dia bertindak, menciptakan dan melaksanakan sesuatu sesuai dengan guna dan faedahnya. Kebijaksanaan ini dapat disaksikan pada seluruh tindakan dan semua makhluk yang diciptakan-Nya, dari tingkat yang paling sederhana sampai ke tingkat yang paling sempurna.
Pada tumbuh-tumbuhan, binatang, manusia, dan susunan serta ketentuan-ketentuan yang berlaku pada tata surya, orang dapat mengetahui bahwa pada tiap-tiap makhluk ada hukum-hukum dan ketentuan-ketentuan yang tidak dapat dilanggar; semuanya harus tunduk dan patuh baik secara sukarela maupun terpaksa. Tidak satu makhluk pun yang melanggar dan menyalahi hukum dan ketentuan yang telah ditetapkan Allah baginya, kecuali akan mengakibatkan kerusakan dan kehancuran.
Apabila orang mau menggunakan pikirannya yang jernih dan sehat tentu akan mengakui kekuasaan dan kebijaksanaan Allah terhadap semua makhluk-Nya. Dan apabila ia telah yakin akan hal itu, tentu ia akan menerima dan mengamalkan Al-Qur'an sebagai wahyu dan petunjuk Allah. Hal ini juga berarti bahwa diturunkannya Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad saw dalam bahasa Arab, disampaikan untuk pertama kalinya kepada orang-orang Quraisy, kemudian baru tersebar ke seluruh penjuru dunia, ada hikmatnya sesuai dengan guna dan faedahnya. Hikmah, guna dan faedahnya itu diketahui manusia dengan perantaraan Al-Qur'an sendiri. Ada yang diketahui berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang dipunyai oleh seseorang, dan ada yang belum diketahui oleh manusia, karena Yang Mahatahu hanyalah Allah.
Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.
Word by word
تَنزِيلُ
tanzīlu
(The) revelation
ٱلۡكِتَٰبِ
l-kitābi
(of) the Book
مِنَ
mina
(is) from
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
ٱلۡعَزِيزِ
l-ʿazīzi
the All-Mighty
ٱلۡحَكِيمِ
l-ḥakīmi
the All-Wise