Surah 25 · 25:44

Surah Al-Furqan 25:44

Al-Furqan · The Criterion

أَمْ تَحْسَبُ أَنَّ أَكْثَرَهُمْ يَسْمَعُونَ أَوْ يَعْقِلُونَ‌ۚ إِنْ هُمْ إِلَّا كَٱلْأَنْعَـٰمِ‌ۖ بَلْ هُمْ أَضَلُّ سَبِيلاً

Am tahsabu anna aktharahumyasmaAAoona aw yaAAqiloona in hum illa kal-anAAamibal hum adallu sabeela

Or do you think that most of them hear or reason? They are not except like livestock. Rather, they are [even] more astray in [their] way.

atau apakah engkau mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami? Mereka itu hanyalah seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat jalannya.

SurahAl-Furqan
Juz19
Page364
Revelationmakkah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

How the Disbelievers mocked the Messenger

Allah tells us how the disbelievers mocked the Messenger when they saw him. This is like the Ayah,

وَإِذَا رَآكَ الَّذِينَ كَفَرُواْ إِن يَتَّخِذُونَكَ إِلاَّ هُزُواً

(And when the disbelievers see you, they take you not except for mockery) (21:36), which means that they tried to find faults and shortcomings in him. Here Allah says:

وَإِذَا رَأَوْكَ إِن يَتَّخِذُونَكَ إِلاَّ هُزُواً أَهَـذَا الَّذِى بَعَثَ اللَّهُ رَسُولاً

(And when they see you, they treat you only in mockery (saying): "Is this the one whom Allah has sent as a Messenger") i.e., they said this by way of belittling and trying to undermine him, so Allah put them in their place, and said:

وَلَقَدِ اسْتُهْزِىءَ بِرُسُلٍ مِّن قَبْلِكَ

(And indeed Messengers before you were mocked at) (6:10)

إِن كَادَ لَيُضِلُّنَا عَنْ ءَالِهَتِنَا

(He would have nearly misled us from our gods,) They meant: `he nearly turned us away from worshipping idols, and he would have done so, had we not been patient and persevered in our ways.' So Allah said, warning and threatening them:

وَسَوْفَ يَعْلَمُونَ حِينَ يَرَوْنَ الْعَذَابَ

(And they will know, when they see the torment...)

They took Their Desires as their gods and were more astray than Cattle

Then Allah tells His Prophet that if Allah decrees that someone will be misguided and wretched, then no one can guide him except Allah, glory be to Him:

أَرَءَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَـهَهُ هَوَاهُ

(Have you seen him who has taken as his god his own vain desire) meaning, whatever he admires and sees as good in his own desires becomes his religion and his way. As Allah says:

أَفَمَن زُيِّنَ لَهُ سُوءَ عَمَلِهِ فَرَءَاهُ حَسَناً فَإِنَّ اللَّهَ يُضِلُّ مَن يَشَآءُ

(Is he then, to whom the evil of his deeds is made fair seeming. So that he consider it as good. Verily, Allah sends astray whom he wills.) 35:8

أَفَأَنتَ تَكُونُ عَلَيْهِ وَكِيلاً

(Would you then be a guardian over him) Ibn `Abbas said: "During the Jahiliyyah, a man would worship a white rock for a while, then if he saw another that looked better, he would worship that and leave the first." Then Allah said:

أَمْ تَحْسَبُ أَنَّ أَكْثَرَهُمْ يَسْمَعُونَ أَوْ يَعْقِلُونَ

(Or do you think that most of them hear or understand) meaning, they are worse than grazing cattle. Cattle only do what they were created to do, but these people were created to worship Allah Alone without associating partners with Him, but they worship others with Him, even though evidence has been established against them and Messengers have been sent to them.

Tafsir Kemenag RI

Pada ayat ini, Allah menasihati Nabi Muhammad supaya jangan menganggap bahwa kebanyakan orang-orang musyrik mendengarkan ayat dan memahami kebenaran yang terkandung dalam ayat itu sehingga mereka dapat mengamalkan petunjuknya untuk melakukan amal saleh dan memperbaiki akhlak. Allah mengingatkan yang demikian karena mereka itu seperti hewan ternak, bahkan mereka lebih sesat. Jika dibandingkan dengan hewan ternak, maka binatang tunduk kepada majikannya, yang dirasakan mencintainya, tahu siapa yang berbuat kebaikan dan yang berbuat kejahatan kepadanya, dapat mencari sendiri tempat di mana ada rumput makanannya dan air minumannya, dan jika malam hari tahu kembali ke kandangnya, berbeda sekali dengan kaum musyrikin itu sendiri. Mereka tidak mau mengenal Pencipta dan Pemberi rezeki, mereka tidak merasakan berbagai nikmat yang dilimpahkan Tuhan kepadanya.

Orang-orang musyrik tidak merasa tertipu oleh setan, yang selalu memandang baik bujukan hawa nafsunya. Kebodohan binatang ternak terbatas hanya pada dirinya sendiri, tetapi kebodohan mereka menjalar sampai menimbulkan berbagai fitnah dan kebinasaan serta menghalangi orang lain dari jalan kebenaran, sampai menimbulkan perpecahan dan peperangan di antara sesama manusia. Walaupun binatang itu tidak mengetahui ketauhidan dan kenabian, namun mereka tidak menentangnya, berbeda dengan orang-orang musyrik yang mengingkari ketauhidan karena kesombongan dan kefanatikan terhadap ajaran keliru yang diwarisi dari nenek moyangnya. Binatang ternak tidak menyia-nyiakan insting yang dikaruniakan Allah kepadanya. Lain halnya dengan kaum musyrikin, mereka dianugerahi akal dan naluri yang baik sejak lahir, tetapi mereka menyia-nyiakan akal yang sehat itu untuk membedakan mana yang baik dan mana yang tidak.

Di dalam ayat disebutkan bahwa sebagian besar mereka tidak mendengar atau memahami kebenaran. Memang ada sebagian kecil di antara mereka yang mengakui kebenaran, tetapi tidak sanggup mengikutinya karena khawatir akan kehilangan kedudukan.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Word by word

أَمۡ

am

Or

تَحۡسَبُ

taḥsabu

do you think

أَنَّ

anna

that

أَكۡثَرَهُمۡ

aktharahum

most of them

يَسۡمَعُونَ

yasmaʿūna

hear

أَوۡ

aw

or

يَعۡقِلُونَۚ

yaʿqilūna

understand

إِنۡ

in

Not

هُمۡ

hum

they

إِلَّا

illā

(are) except

كَٱلۡأَنۡعَٰمِ

kal-anʿāmi

like cattle

بَلۡ

bal

Nay

هُمۡ

hum

they

أَضَلُّ

aḍallu

(are) more astray

سَبِيلًا

sabīlan

(from the) way