Surah 48 · 48:18
Surah Al-Fath 48:18
Al-Fath · The Victory
۞ لَّقَ
Laqad radiya Allahu AAanialmu/mineena ith yubayiAAoonaka tahta ashshajaratifaAAalima ma fee quloobihim faanzala asakeenataAAalayhim waathabahum fathan qareeba
Certainly was Allāh pleased with the believers when they pledged allegiance to you, [O Muḥammad], under the tree, and He knew what was in their hearts, so He sent down tranquility upon them and rewarded them with an imminent conquest
Sungguh, Allah telah meridai orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu (Muhammad) di bawah pohon, Dia mengetahui apa yang ada dalam hati mereka, lalu Dia memberikan ketenangan atas mereka dan memberi balasan dengan kemenangan yang dekat,
Tafsir
Ibn Kathir (Abridged)
Good News to the Participants of the Ridwan Pledge of Allah's Pleasure and earning Spoils of War
Allah declares that He is pleased with the believers who gave the pledge to the Messenger of Allah ﷺ under the tree. We mentioned the number of these believers as being one thousand and four hundred and that the tree was a Samurah tree, located in the area of Hudaybiyyah. Al-Bukhari narrated from Tariq that `Abdur-Rahman said, "I went on Hajj and passed by people praying and asked, `What is this Masjid' They said, `This is the tree where the Messenger of Allah ﷺ took the pledge of Ar-Ridwan.' So, I went to Sa`id bin Al-Musayyib and told him. Sa`id said, `My father told me that he was among those who gave their pledge to the Messenger of Allah ﷺ under the tree. My father said: The following year, when we went out, we forgot its place and could not agree which tree it was.' Sa`id said, `The Companions of Muhammad ﷺ forgot where the tree was, but you know where it is. Therefore, you have better knowledge than them!"' Allah said,
فَعَلِمَ مَا فِى قُلُوبِهِمْ
(He knew what was in their hearts,) meaning, of truthfulness, trustworthiness, obedience and adherence,
فَأنزَلَ السَّكِينَةَ
(and He sent down As-Sakinah), calmness and tranquillity,
عَلَيْهِمْ وَأَثَـبَهُمْ فَتْحاً قَرِيباً
(upon them, and He rewarded them with a near victory.) in reference to the goodness that Allah the Exalted and Most Honored caused to happened to the Companions on account of the peace treaty between them and their disbelieving enemies. Ever after that, the Companions gained abundant, general and continuous benefits and accomplishments, leading to the conquest of Khaybar and Makkah and then the various surrounding provinces and areas. They earned tremendous glory, triumphs and an elevated and honorable status in this life and in the Hereafter, just as Allah the Exalted said,
وَمَغَانِمَ كَثِيرَةً يَأْخُذُونَهَا وَكَان اللَّهُ عَزِيزاً حَكِيماً
(And abundant spoils that they will capture. And Allah is Ever All-Mighty, All-Wise.)
Tafsir Kemenag RI
Allah menyampaikan kepada Rasulullah saw bahwa Dia telah meridai baiat yang telah dilakukan para sahabat kepada beliau pada waktu Bai'ah ar-Ridhwan. Para sahabat yang ikut baiat pada waktu itu lebih kurang 1.400 orang. Menurut riwayat, ada seorang yang ikut bersama Rasulullah saw, tetapi tidak ikut baiat, yaitu Jadd bin Qais al-Ansari. Dia adalah seorang munafik.
Para sahabat yang melakukan baiat itu telah berjanji akan menepati semua janji yang telah mereka ucapkan walaupun akan berakibat kematian diri mereka sendiri. Hal itu tersebut dalam hadis yang diriwayatkan al-Bukhari dari Salamah bin al-Akwa', bahwa ia berkata:
Aku telah melakukan baiat kepada Rasulullah saw kemudian aku berjalan menuju bayangan pohon (Samurah). Ketika orang-orang mulai sedikit, Nabi saw berkata, "Wahai Ibnu al-Akwa', tidakkah kamu ikut melakukan baiat." Aku berkata, "Wahai Rasulullah, aku sudah melakukan baiat." Rasulullah berkata, "Yang ini juga." Maka aku melakukan baiat untuk kedua kalinya. Aku (Yazid bin Abu 'Ubaid, salah seorang sanad hadis ini) bertanya pada Salamah bin al-Akwa', "Wahai Abu Muslim (panggilan Salamah), untuk apa kalian melakukan baiat pada hari itu?" Ia menjawab, "Untuk mati." (Riwayat al-Bukhari dari Salamah bin al-Akwa')
Allah menjanjikan balasan berupa surga yang penuh kenikmatan kepada orang-orang yang ikut baiat itu. Hal ini ditegaskan pula dalam hadis Rasulullah saw yang diriwayatkan Ahmad, Muslim, Abu Dawud, dan at-Tirmidhi dari Jabir r.a., Rasulullah saw bersabda:
Tidak seorang pun akan masuk neraka dari orang-orang yang ikut baiat di bawah pohon (Samurah) itu.
Menurut Nafi', ketika 'Umar bin al-Khaththab mendengar bahwa para sahabat sering berdatangan mengunjungi pohon itu untuk mengenang dan memperingati peristiwa Bai'ah ar-Ridhwan, maka beliau memerintahkan untuk menebang pohon itu. Umar memerintahkan agar pohon dan tempat itu tidak dikeramatkan dan dipuja oleh orang-orang yang datang kemudian sehingga menjadi tempat timbulnya syirik. Perbuatan Umar tersebut adalah sebagai saddu dhari'ah (menutupi celah atau kesempatan agar tidak terjadi syirik di kemudian hari).
Selanjutnya Allah menerangkan bahwa Dia mengetahui isi hati dan kebulatan tekad kaum Muslimin yang melakukan baiat itu. Oleh karena itu, Allah menanamkan dalam hati mereka ketenangan, kesabaran, dan ketaatan kepada keputusan Rasulullah saw. Allah menjanjikan pula kepada mereka kemenangan pada Perang Khaibar yang terjadi dalam waktu yang dekat. Dengan demikian, ayat ini termasuk ayat yang menerangkan peristiwa yang terjadi pada masa yang akan datang, yaitu kemenangan kaum Muslimin pada Perang Khaibar. Dan peristiwa itu benar-benar terjadi.
Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.
Word by word
۞ لَّقَدۡ
laqad
Certainly
رَضِيَ
raḍiya
Allah was pleased
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah was pleased
عَنِ
ʿani
with
ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
l-mu'minīna
the believers
إِذۡ
idh
when
يُبَايِعُونَكَ
yubāyiʿūnaka
they pledged allegiance to you
تَحۡتَ
taḥta
under
ٱلشَّجَرَةِ
l-shajarati
the tree
فَعَلِمَ
faʿalima
and He knew
مَا
mā
what
فِي
fī
(was) in
قُلُوبِهِمۡ
qulūbihim
their hearts
فَأَنزَلَ
fa-anzala
so He sent down
ٱلسَّكِينَةَ
l-sakīnata
the tranquility
عَلَيۡهِمۡ
ʿalayhim
upon them
وَأَثَٰبَهُمۡ
wa-athābahum
and rewarded them
فَتۡحٗا
fatḥan
(with) a victory
قَرِيبٗا
qarīban
near