Surah 2 · 2:138
Surah Al-Baqarah 2:138
Al-Baqarah · The Cow
صِ
Sibghata Allahi waman ahsanumina Allahi sibghatan wanahnu lahu AAabidoon
[And say, "Ours is] the religion of Allāh. And who is better than Allāh in [ordaining] religion? And we are worshippers of Him."
"Ṣibgah Allah" Siapa yang lebih baik ṣibgah-nya daripada Allah? Dan kepada-Nya kami menyembah.
Tafsir
Ibn Kathir (Abridged)
Allah said, if they, the disbelievers among the People of the Book and other disbelievers, believe in all of Allah's Books and Messengers and do not differentiate between any of them,
فَقَدِ اهْتَدَواْ(then they are rightly guided) meaning, they would acquire the truth and be directed to it.
وَإِن تَوَلَّوْاْ(but if they turn away) from truth to falsehood after proof had been presented to them,
فَإِنَّمَا هُمْ فِى شِقَاقٍ فَسَيَكْفِيكَهُمُ اللَّهُ(then they are only in opposition. So Allah will suffice you against them) meaning, Allah will aid the believers against them,
وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ(And He is the Hearer, the Knower). Allah said,
صِبْغَةَ اللَّهِ(The Sibghah of Allah). Ad-Dahhak said that Ibn `Abbas commented, "The religion of Allah." This Tafsir was also reported of Mujahid, Abu Al-`Aliyah, `Ikrimah, Ibrahim, Al-Hasan, Qatadah, Ad-Dahhak, `Abdullah bin Kathir, `Atiyah Al-`Awfi, Ar-Rabi` bin Anas, As-Suddi and other scholars. The Ayah,
فِطْرَةَ اللَّهِ(Allah's Fitrah (i.e. Allah's Islamic Monotheism)) (30:30) directs Muslims to, "Hold to it."
Tafsir Kemenag RI
Iman yang sebenarnya ialah iman yang tidak dicampuri oleh unsur-unsur syirik. Ibnu Jarir berkata, "Sesungguhnya orang-orang Nasrani bila anak mereka dilahirkan, maka mereka datang kepada pendeta pada hari yang ketujuh, mereka memandikannya dengan air yang disebut 'al-Ma'mudi untuk membaptisnya. Mereka mengatakan, "Ini adalah kesucian pengganti khitan. Maka apabila mereka telah mengerjakannya jadilah anak itu seorang Nasrani yang sebenarnya." Maka Allah menurunkan ayat ini". )
Sibgah Allah berarti "celupan Allah". Maksudnya ialah iman kepada Allah yang tidak disertai sedikit pun dengan kemusyrikan. Hal ini ditegaskan oleh perkataan "dan hanya kepada-Nya lah kami menyembah", tidak kepada yang lain. Hal ini ditegaskan oleh firman Allah:
Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam); (sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (ar-Rum/30:30)
Ayat ini menerangkan bahwa dalam menyelesaikan persoalan yang berhubungan dengan agama haruslah digunakan kaidah-kaidah atau dalil-dalil agama, tidak boleh didasarkan kepada hawa nafsu dan keinginan manusia. Dari ayat di atas dapat dipahami bahwa manusia tidak dapat menghapus atau membersihkan dosa manusia yang lain, atau menerima tobatnya seperti yang dilakukan orang-orang Nasrani dengan membabtis anak-anak mereka. Yang membersihkan dan menghapus dosa seseorang ialah usaha orang itu sendiri sesuai dengan petunjuk Allah, dan hanya Allah saja yang dapat menerima tobat seseorang.
Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.
Word by word
صِبۡغَةَ
ṣib'ghata
(The) color (religion)
ٱللَّهِ
l-lahi
(of) Allah
وَمَنۡ
waman
And who
أَحۡسَنُ
aḥsanu
(is) better
مِنَ
mina
than
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
صِبۡغَةٗۖ
ṣib'ghatan
at coloring
وَنَحۡنُ
wanaḥnu
And we
لَهُۥ
lahu
to Him
عَٰبِدُونَ
ʿābidūna
(are) worshippers