Surah 29 · 29:3

Surah Al-'Ankabut 29:3

Al-'Ankabut · The Spider

وَلَقَدْ فَتَنَّا ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ‌ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ صَدَقُواْ وَلَيَعْلَمَنَّ ٱلْكَـٰذِبِينَ

Walaqad fatanna allatheena minqablihim falayaAAlamanna Allahu allatheena sadaqoowalayaAAlamanna alkathibeen

But We have certainly tried those before them, and Allāh will surely make evident those who are truthful, and He will surely make evident the liars.

Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.

SurahAl-'Ankabut
Juz20
Page396
Revelationmakkah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

Which was revealed in Makkah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـنِ الرَّحِيمِ

In the Name of Allah, the Most Gracious, the Most Merciful.

The Believers are tested so that it may be known Who is Sincere and Who is Lying

Allah says:

الم

Alif Lam Mim.

In the beginning of the Tafsir of Surah Al-Baqarah, we discussed the letters which appear at the beginning of some Surahs.

أَحَسِبَ النَّاسُ أَن يُتْرَكُواْ أَن يَقُولُواْ ءَامَنَّا وَهُمْ لاَ يُفْتَنُونَ

(Do people think that they will be left alone because they say: "We believe," and will not be tested.) This is a rebuke in the form of a question, meaning that Allah will inevitably test His believing servants according to their level of faith, as it recorded in the authentic Hadith:

«أَشَدُّ النَّاسِ بَلَاءً الْأَنْبِيَاءُ، ثُمَّ الصَّالِحُونَ، ثُمَّ الْأَمْثَلُ فَالْأَمْثَلُ، يُبْتَلَى الرَّجُلُ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ، فَإِنْ كَانَ فِي دِينِهِ صَلَابَةٌ زِيدَ لَهُ فِي الْبَلَاء»

(The people most severly tested are the Prophets, then the righteous, then the next best and the next best. A man will be tested in accordance with the degree of his religious commitment; the stonger his religious commitment, the stronger his test.) This Ayah is like the Ayah,

أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تَدْخُلُواْ الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَـهَدُواْ مِنكُمْ وَيَعْلَمَ الصَّـبِرِينَ

(Do you think that you will enter Paradise without Allah knowing those of you who fought (in His cause) and knowing those who are the patient) (3:142) There is a similar Ayah in Surat At-Tawbah. And Allah says:

أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تَدْخُلُواْ الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُم مَّثَلُ الَّذِينَ خَلَوْاْ مِن قَبْلِكُم مَّسَّتْهُمُ الْبَأْسَآءُ وَالضَّرَّآءُ وَزُلْزِلُواْ حَتَّى يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ ءَامَنُواْ مَعَهُ مَتَى نَصْرُ اللَّهِ أَلاَ إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ

(Or think you that you will enter Paradise without such (trials) as came to those who passed away before you They were afflicted with severe poverty and ailments and were so shaken that even the Messenger and those who believed along with him said, "When (will come) the help of Allah" Yes! Certainly, the help of Allah is near!) (2:214) Allah says here:

وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُواْ وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَـذِبِينَ

(And We indeed tested those who were before them so that Allah will know those who are true, and will know those who are liars.) meaning, He will make know which are sincere in their claim to be believers from those who are lying. Allah, may He be glorified and exalted, knows what has happened in the past and what is yet to come, and He knows how that which will not happen would have happened if it were to happen. All the Imams of Ahlus-Sunnah wal-Jama`ah are agreed on this. This is the view of Ibn `Abbas and others concerning phrases such as the Ayah,

إِلاَّ لِنَعْلَمَ

(only that We know) (2:143). Meaning, only to see -- because seeing has to do with what is there, but knowledge is broader than seeing, since it includes what is not present as well as what is.

The Evildoers cannot escape from Allah Allah said:

أَمْ حَسِبَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ أَن يَسْبِقُونَا سَآءَ مَا يَحْكُمُونَ

(Or think those who do evil deeds that they can outstrip Us Evil is that which they judge!) means, those who are not believers should not think that they will escape such trials and tests, for ahead of them lies a greater and more severe punishment. Allah says:

أَمْ حَسِبَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ أَن يَسْبِقُونَا

(Or think those who do evil deeds that they can outstrip Us) meaning, "escape" from Us.

سَآءَ مَا يَحْكُمُونَ

(Evil is that which they judge!) what they think is evil.

Tafsir Kemenag RI

Orang-orang yang beriman dan berpegang teguh dengan keimanannya akan menghadapi berbagai macam penderitaan dan kesulitan. Mereka sabar dan tabah menahan penderitaan itu. Umpamanya Bani Israil yang beriman, telah diuji Allah dengan berbagai macam siksaan yang dijatuhkan Fir'aun kepadanya. Umat Nabi Isa yang beriman juga tidak luput dari azab dan kesengsaraan. Semuanya menjadi contoh dan pelajaran bagi umat beragama Islam ini. Dalam sebuah hadis Nabi saw dijelaskan:

Diriwayatkan oleh Khabbab bin al-Aratt bahwa ia berkata, "Kami mengadukan kepada Rasulullah yang dalam keadaan tidur beralaskan sorbannya di sisi Ka'bah, kami mengatakan (bahwa kami menderita berbagai macam siksaan berat dari kaum musyrikin). Apakah kamu tidak akan menolong kami wahai Rasulullah, dengan cara engkau berdoa untuk keselamatan kami dari siksaan tersebut? Rasulullah menjawab, "Orang-orang sebelum kamu juga mengalami hal seperti ini, bahkan lebih hebat lagi. Seseorang yang karena keimanannya yang membaja kepada Tuhan ia dihukum, dan digali lubang khusus untuknya. Diletakkan gergaji di atas kepalanya. Kemudian gergaji itu diturunkan perlahan-lahan, sehingga tubuh orang tersebut terbelah dua. Ada pula yang badannya disisir dengan sisir besi runcing yang sudah dipanaskan. Namun mereka tidak mau mundur dari keyakinan agamanya. Demi Allah, agama ini pasti akan kutegakkan jua, sehingga amanlah musafir yang sedang dalam perjalanan dari shan'a' ke Hadramaut. Mereka tidak takut kecuali hanya kepada Allah, walaupun serigala-serigala mengelilingi binatang ternaknya. Tetapi kamu terlalu ingin cepat berhasil." (Riwayat al-Bukhari)

Diriwayatkan dari Abi Sa'id al-Khudri bahwa dia berkata, "Saya memasuki rumah Rasulullah dan menjumpai beliau sedang tidak enak badan (demam). Saya meletakkan tangan di atas selimut beliau. Maka saya dapati rasa panas di atas selimut beliau. Saya berkata, 'Wahai Rasulullah, alangkah hebatnya panas ini. Rasulullah menjawab, 'Ya memang begitu. Kita sedang ditimpa cobaan yang berlipat ganda datangnya, tetapi pahalanya pun berlipat ganda diberikan Allah kepada kita. Saya bertanya lagi, 'Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berat penderitaan yang dialaminya? Beliau menjawab, 'Nabi-nabi. Saya bertanya lagi, 'Wahai Rasulullah, lalu siapa lagi? 'Orang-orang yang saleh, jawab beliau." (Riwayat Ibnu Majah)

Keterangan Rasulullah demikian diperkuat oleh ayat yang berbunyi:

Dan betapa banyak nabi yang berperang didampingi sejumlah besar dari pengikut(nya) yang bertakwa. Mereka tidak (menjadi) lemah karena bencana yang menimpanya di jalan Allah, tidak patah semangat dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar. (ali 'Imran/3: 146)

Dengan beraneka ragam penderitaan itulah, Allah mengetahui siapakah yang betul-betul sempurna keimanannya, dan siapa pula yang menutupi kepalsuannya dengan sikap beriman. Allah akan membalas masing-masing mereka itu dengan apa yang pantas baginya. Ringkasnya, Allah melarang manusia berprasangka bahwa ia diciptakan dengan percuma begitu saja. Justru Allah akan menguji setiap manusia, untuk menentukan siapakah yang paling tinggi derajatnya di sisi Allah. Derajat tersebut tidak mungkin diperoleh kecuali dengan menempuh ujian yang berat.

Hidup ini memang penuh dengan perjuangan, baik kita enggan atau senang menghadapinya. Semakin tinggi tingkat kesabaran, makin tinggi pula kemenangan dan pengajaran yang akan diperoleh. Itulah sunah Allah yang berlaku bagi umat dahulu dan sekarang.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Word by word

وَلَقَدۡ

walaqad

And indeed

فَتَنَّا

fatannā

We tested

ٱلَّذِينَ

alladhīna

those who

مِن

min

(were) before them

قَبۡلِهِمۡۖ

qablihim

(were) before them

فَلَيَعۡلَمَنَّ

falayaʿlamanna

And Allah will surely make evident

ٱللَّهُ

l-lahu

And Allah will surely make evident

ٱلَّذِينَ

alladhīna

those who

صَدَقُواْ

ṣadaqū

(are) truthful

وَلَيَعۡلَمَنَّ

walayaʿlamanna

and He will surely make evident

ٱلۡكَٰذِبِينَ

l-kādhibīna

the liars