Surah 21 · 21:24
Surah Al-Anbya 21:24
Al-Anbya · The Prophets
أَمِ
Ami ittakhathoo min doonihi alihatanqul hatoo burhanakum hatha thikru manmaAAiya wathikru man qablee bal aktharuhum layaAAlamoona alhaqqa fahum muAAridoon
Or have they taken gods besides Him? Say, [O Muḥammad], "Produce your proof. This [Qur’ān] is the message for those with me and the message of those before me." But most of them do not know the truth, so they are turning away.
Atau apakah mereka mengambil tuhan-tuhan selain Dia? Katakanlah (Muhammad), "Kemukakanlah alasan-alasanmu! (Alquran) ini adalah peringatan bagi orang yang bersamaku, dan peringatan bagi orang sebelumku." Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui yang hak (kebenaran), karena itu mereka berpaling.
Tafsir
Ibn Kathir (Abridged)
(Or have they taken for worship gods besides Him Say:) -- O Muhammad --
هَاتُواْ بُرْهَـنَكُمْ(Bring your proof.) your evidence for what you are saying.
هَـذَا ذِكْرُ مَن مَّعِىَ(This is the Reminder for those with me) means, the Qur'an.
وَذِكْرُ مَن قَبْلِى(and the Reminder for those before me) means, the previous Books, unlike what you claim. Each Book was revealed to each Prophet who was sent with the message that there is no god except Allah, but you idolators do not recognize the truth, so you turn away from it. Allah says:
وَمَآ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رَّسُولٍ إِلاَّ نُوحِى إِلَيْهِ أَنَّهُ لا إِلَـهَ إِلاَّ أَنَاْ فَاعْبُدُونِ(And We did not send any Messenger before you but We revealed to him (saying): "There is no god but I. ..") This is like the Ayat:
وَاسْئلْ مَنْ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رُّسُلِنَآ أَجَعَلْنَا مِن دُونِ الرَّحْمَـنِ ءَالِهَةً يُعْبَدُونَ(And ask those of Our Messengers whom We sent before you: "Did We ever appoint gods to be worshipped besides the Most Gracious") 43:45
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِى كُلِّ أُمَّةٍ رَّسُولاً أَنِ اعْبُدُواْ اللَّهَ وَاجْتَنِبُواْ الْطَّـغُوتَ(And verily, We have sent among every Ummah a Messenger (proclaiming): "Worship Allah, and avoid Taghut (all false deities).") 16:36 Every Prophet who was sent by Allah called people to worship Allah Alone, with no partner or associate. The natural inclination of man (Al-Fitrah) also bears witness to that. The idolators have no proof and their dispute is of no use before their Lord; on them is wrath, and for them will be a severe torment.
Tafsir Kemenag RI
Dalam ayat ini Allah menegaskan kembali bantahan-Nya terhadap kaum musyrikin mengenai kepercayaan mereka bahwa Allah mempunyai sekutu, atau ada tuhan yang lain selain Allah. Setelah mereka diberikan bukti-bukti dan dalil-dalil yang jelas tentang kemahaesaan Allah, mereka kemudian ditanya, apakah mereka masih belum percaya, dan masih mengambil tuhan-tuhan selain Allah? Ini menunjukkan kebodohan dan keingkaran mereka yang bukan kepalang. Sebab, kalau bukan demikian, niscaya mereka segera menganut kepercayaan tauhid dan membuang kepercayaan syirik, setelah memperoleh keterangan dan bukti-bukti yang begitu jelas.
Selanjutnya dalam ayat ini Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad untuk menyampaikan tantangan kepada kaum musyrik itu, bahwa jika mereka masih saja memegang kepercayaan syirik dan menolak ajaran tauhid, hendaklah mereka mengemukakan pula dalil dan keterangan yang membuktikan kebenaran kepercayaan mereka itu.
Akan tetapi, tantangan itu tidak akan pernah mereka jawab, baik berdasarkan dalil-dalil yang berdasarkan akal (rasionil), maupun dengan bukti-bukti yang berupa ajaran yang terdapat dalam Injil, Taurat, atau pun Zabur.
Tantangan itu mengandung pengertian bahwa jika orang-orang musyrik berpendapat bahwa kepercayaannya itu benar, hendaklah mereka menunjukkan bukti dan dalilnya, karena pada mereka ada Al-Qur'an yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad, dan Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa, dan Taurat yang diturunkan-Nya kepada Nabi Musa, serta Zabur yang diturunkan-Nya kepada Nabi Daud. Tunjukkanlah sebuah ayat yang terdapat dalam kitab-kitab suci tersebut yang membenarkan kepercayaan syirik.
Sudah pasti, mereka tidak akan dapat menunjukkan bukti yang dimaksudkan itu, karena semua kitab suci tersebut hanyalah mengajarkan kepercayaan tauhid, dan tidak membenarkan kepercayaan syirik. Ini membuktikan, bahwa agama Islam dan semua agama yang disampaikan oleh para rasul sebelum Muhammad, dasarnya adalah sama, yaitu kepercayaan tauhid yang murni kepada Allah. Hanya saja, setelah para rasul itu wafat, sebagian umatnya meninggalkan kepercayaan tauhid, dan kembali kepada kepercayaan syirik, karena kebanyakan mereka tidak mengetahui yang benar, oleh sebab itulah mereka berpaling dari kebenaran kitab suci mereka.
Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.
Word by word
أَمِ
ami
Or
ٱتَّخَذُواْ
ittakhadhū
(have) they taken
مِن
min
besides Him
دُونِهِۦٓ
dūnihi
besides Him
ءَالِهَةٗۖ
ālihatan
gods
قُلۡ
qul
Say
هَاتُواْ
hātū
Bring
بُرۡهَٰنَكُمۡۖ
bur'hānakum
your proof
هَٰذَا
hādhā
This
ذِكۡرُ
dhik'ru
(is) a Reminder
مَن
man
(for those) who
مَّعِيَ
maʿiya
(are) with me
وَذِكۡرُ
wadhik'ru
and a Reminder
مَن
man
(for those) who
قَبۡلِيۚ
qablī
(were) before me
بَلۡ
bal
But
أَكۡثَرُهُمۡ
aktharuhum
most of them
لَا
lā
(do) not
يَعۡلَمُونَ
yaʿlamūna
know
ٱلۡحَقَّۖ
l-ḥaqa
the truth
فَهُم
fahum
so they
مُّعۡرِضُونَ
muʿ'riḍūna
(are) averse