Surah 6 · 6:118
Surah Al-An'am 6:118
Al-An'am · The Cattle
فَكُلُو
Fakuloo mimma thukira ismuAllahi AAalayhi in kuntum bi-ayatihimu/mineen
So eat of that [meat] upon which the name of Allāh has been mentioned, if you are believers in His verses [i.e., revealed law].
Maka makanlah dari apa (daging hewan) yang (ketika disembelih) disebut nama Allah, jika kamu beriman kepada ayat-ayat-Nya.
Tafsir
Ibn Kathir (Abridged)
Allowing What was Slaughtered in the Name of Allah
This is a statement of permission from Allah, for His servants, allowing them to eat the slaughtered animals werein His Name was mentioned when slaughtering them. It is understood from it that He has not allowed that over which Allah's Name was not mentioned when slaughtering. This was the practice of the pagans of Quraysh who used to eat dead animals and eat what was slaughtered for the idols. Allah next encourages eating from the meat of sacrificed animals on which His Name was mentioned upon slaughtering,
وَمَا لَكُمْ أَلاَّ تَأْكُلُواْ مِمَّا ذُكِرَ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَقَدْ فَصَّلَ لَكُم مَّا حَرَّمَ عَلَيْكُمْ(And why should you not eat of that on which Allah's Name has been mentioned, while He has explained to you what is forbidden to you...) meaning, He has explained and made clear to you what He has prohibited for you in detail,
إِلاَّ مَا اضْطُرِرْتُمْ إِلَيْهِ(except under compulsion of necessity.) In which case, you are allowed to eat whatever you can find. Allah next mentions the ignorance of the idolators in their misguided ideas, such as eating dead animals and what was sacrificed while other than Allah's Name was mentioned when slaughtering them. Allah said,
وَإِنَّ كَثِيرًا لَّيُضِلُّونَ بِأَهْوَائِهِم بِغَيْرِ عِلْمٍ إِنَّ رَّبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِالْمُعْتَدِينَ(And surely, many do lead astray by their own desires through lack of knowledge. Certainly your Lord knows best the transgressors.) He has complete knowledge of their transgression, lies and inventions.
Tafsir Kemenag RI
Sabab Nuzul surah al-An'am ayat 118-121 diriwayatkan dalam Sunan Abi Daud dan at-Tirmidzi dari Ibnu 'Abbas, beliau mengatakan, "orang-orang datang kepada Rasul saw, mereka berkata, "Wahai Rasulullah, apakah kita makan apa yang kita sembelih dan kita tidak makan apa yang disembelih Allah (bangkai)," maka turunlah ayat sampai pada firman Allah Pada ayat ini Allah membolehkan kaum Muslimin makan sembelihan yang disebutkan nama Allah ketika menyembelihnya, jika mereka benar-benar beriman kepada ayat-ayat Allah. Orang-orang musyrik dan golongan-golongan lainnya telah menjadikan upacara sembelihan itu sebagai satu upacara ritual. Mereka menyertakan dasar-dasar akidah dalam upacara penyembelihan. Mereka biasa melaksanakan penyembelihan untuk mendekatkan diri kepada berhala-berhalanya dan kepada pemimpin-pemimpinnya yang didewa-dewakan. Mereka suka menyebut nama berhala yang disanjungnya ketika menyembelih hewan dan perbuatan yang semacam ini termasuk syirik (mempersekutukan Allah). Setiap penyembelihan harus ditujukan semata-mata karena Allah. Oleh sebab itu kaum Muslimin dilarang makan sembelihan kaum musyrik karena jelas sembelihan itu membawa pada kemusyrikan.
Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.
Word by word
فَكُلُواْ
fakulū
So eat
مِمَّا
mimmā
of what
ذُكِرَ
dhukira
(is) mentioned
ٱسۡمُ
us'mu
(the) name
ٱللَّهِ
l-lahi
(of) Allah
عَلَيۡهِ
ʿalayhi
on it
إِن
in
if
كُنتُم
kuntum
you are
بِـَٔايَٰتِهِۦ
biāyātihi
in His Verses
مُؤۡمِنِينَ
mu'minīna
believers