Surah 44 · 44:38
Surah Ad-Dukhan 44:38
Ad-Dukhan · The Smoke
وَمَا خَلَ
Wama khalaqna assamawatiwal-arda wama baynahuma laAAibeen
And We did not create the heavens and earth and that between them in play.
Dan tidaklah Kami bermain-main menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya.
Tafsir
Ibn Kathir (Abridged)
This World was created for a Wisdom
Here Allah tells us of His justice, and that He is far above mere play, folly and falsehood. This is like the Ayah:
وَمَا خَلَقْنَا السَّمَآءَ وَالاٌّرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَـطِلاً ذَلِكَ ظَنُّ الَّذِينَ كَفَرُواْ فَوَيْلٌ لِّلَّذِينَ كَفَرُواْ مِنَ النَّارِ(And We created not the heaven and the earth and all that is between them without purpose! That is the consideration of those who disbelieve! Then woe to those who disbelieve from the Fire!) (38:27)
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَـكُمْ عَبَثاً وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لاَ تُرْجَعُونَ - فَتَعَـلَى اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ(Did you think that We had created you in play, and that you would not be brought back to Us So Exalted be Allah, the True King: La ilaha illa Huwa, the Lord of the Supreme Throne!) (23:115-116) Then Allah says:
إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ مِيقَـتُهُمْ أَجْمَعِينَ(Verily, the Day of Judgement is the time appointed for all of them) This is the Day of Resurrection, when Allah will judge between all creatures, and He will punish the disbelievers and reward the believers.
مِيقَـتُهُمْ أَجْمَعِينَ(is the time appointed for all of them) means, He will gather all of them, the first and the last of them.
يَوْمَ لاَ يُغْنِى مَوْلًى عَن مَّوْلًى شَيْئاً(The Day when a near relative cannot avail a near relative in aught,) means, no relative will be able to help another relative. This is like the Ayah:
فَإِذَا نُفِخَ فِى الصُّورِ فَلاَ أَنسَـبَ بَيْنَهُمْ يَوْمَئِذٍ وَلاَ يَتَسَآءَلُونَ(Then, when the Trumpet is blown, there will be no kinship among them that Day, nor will they ask of one another.) (23:101)
وَلاَ يَسْـَلُ حَمِيمٌ حَمِيماً يُبَصَّرُونَهُمْ(And no friend will ask a friend (about his condition). Though they shall be made to see one another) (70:10-11) which means, he will not ask his brother about how he is, even though he can see him with his own eyes.
وَلاَ هُمْ يُنصَرُونَ(and no help can they receive,) means, no relative will help another, and no help will come to him from outside.
إِلاَّ مَن رَّحِمَ اللَّهُ(Except him on whom Allah has mercy.) means, and nothing will be of any avail that Day except the mercy of Allah towards His creation.
إِنَّهُ هُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ(Verily, He is the All-Mighty, the Most Merciful.) means, he is the Almighty, with immense mercy.
Tafsir Kemenag RI
Allah menjelaskan bahwa langit dan bumi beserta segala isinya tidaklah diciptakan dengan sia-sia atau secara kebetulan tanpa maksud dan tujuan, tetapi semuanya itu diciptakan sesuai dengan rencana dan kehendak Allah. Apabila diperhatikan dengan seksama setiap kehidupan yang ada di bumi dan segala kejadian di langit tentulah akan diketahui baik makhluk yang bernyawa maupun yang tidak bernyawa dari berbagai macam tingkatan, dari tingkat terendah sampai dengan tingkat yang tertinggi, masing-masing faedahnya, ada ketentuan-ketentuan yang berlaku baginya, dan ada pula waktu yang ditentukan untuk kehidupannya.
Sebagai contoh seekor burung, ia ditetaskan dari sebuah telur yang berasal dari induknya. Setelah dierami dalam waktu tertentu, keluar anak burung yang kecil tanpa bulu dari telur itu. Dari hari ke hari burung itu diberi makan oleh induknya, sehingga anak burung itu tumbuh secara berangsur-angsur, badannya menjadi besar dan ditumbuhi bulu, sayapnya bertambah kuat. Kemudian diajar oleh induknya terbang, ia terbang dari dahan ke dahan, dibimbing induknya mencari makanan dan minuman. Setelah dewasa mulailah ia melaksanakan tugas hidupnya, mencari pasangan untuk mengembangkan keturunan. Bila telah sampai ajalnya, ia pun mati seperti burung-burung yang lain.
Jika diperhatikan, seakan-akan burung-burung itu membawa misi dalam kehidupan. Ditakdirkan Allah bahwa makanan burung itu adalah serangga, serangga itu makan dan merusak tanam-tanaman yang ditanam oleh manusia. Seolah-olah burung itu membantu usaha dan kehidupan manusia. Burung dengan suara dan kicauannya yang merdu menyenangkan dan menyejukkan hati orang yang mendengarnya. Bakteri, semacam binatang yang halus dan kecil, dan juga cacing seakan-akan tidak ada gunanya sama sekali. Jika diperhatikan maka bakteri dan cacing itu memakan sampah dan kotoran, baik yang berasal dari manusia maupun yang berasal dari makhluk yang lain. Jika bakteri dan cacing itu tidak ada, maka sampah dan kotoran akan menumpuk karena tidak akan membusuk sehingga terjadilah polusi yang membahayakan kehidupan manusia. Semakin dalam direnungkan dan diperhatikan alam dan kejadiannya ini, semakin dalam diketahui hikmah, guna dan tujuan penciptaannya; semakin terasa pula kasih sayang dan tujuan Allah menjadikan manusia sebagai khalifah di muka bumi. Hanya kebanyakan manusia tidak tahu diri dan merasa dirinya yang paling kuasa dan yang paling mampu. Dalam ayat yang lain Allah berfirman:
Maka apakah kamu mengira, bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami. (al-Mu'minun/23: 115)
Dan firman-Nya:
Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dengan sia-sia. Itu anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang yang kafir itu karena mereka akan masuk neraka. (shad/38: 27)
Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.
Word by word
وَمَا
wamā
And not
خَلَقۡنَا
khalaqnā
We created
ٱلسَّمَٰوَٰتِ
l-samāwāti
the heavens
وَٱلۡأَرۡضَ
wal-arḍa
and the earth
وَمَا
wamā
and whatever
بَيۡنَهُمَا
baynahumā
(is) between them
لَٰعِبِينَ
lāʿibīna
(in) play