Surah 76 · 76:2

Surah Al-Insan 76:2

Al-Insan · The Man

إِنَّا خَلَقْنَا ٱلْإِنسَـٰنَ مِن نُّطْفَةٍ أَمْشَاجٍ نَّبْتَلِيهِ فَجَعَلْنَـٰهُ سَمِيعَۢا بَصِيرًا

Inna khalaqna al-insanamin nutfatin amshajin nabtaleehi fajaAAalnahusameeAAan baseera

Indeed, We created man from a sperm-drop mixture that We may try him; and We made him hearing and seeing.

Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.

SurahAl-Insan
Juz29
Halaman578
Turun dimadinah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

Which was revealed in Makkah

The Recitation of Surat As-Sajdah and Al-Insan in the Morning Prayer on Friday

It has been mentioned previously that it is recorded in Sahih Muslim from Ibn `Abbas that the Messenger of Allah ﷺ used to recite in the Morning prayer on Friday:

الم تَنزِيلَ

(Alif Lam Mim. The revelation...)(32) and;

هَلْ أَتَى عَلَى الإِنسَـنِ

(Has there not been over man...) (76)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـنِ الرَّحِيمِ

In the Name of Allah, the Most Gracious, the Most Merciful.

Allah created Man after He did not exist

Allah informs that He brought man into existence after he was not even a thing worth mentioning, due to his lowliness and weakness. Allah says,

هَلْ أَتَى عَلَى الإِنسَـنِ حِينٌ مِّنَ الدَّهْرِ لَمْ يَكُن شَيْئاً مَّذْكُوراً

(Has there not been over man a period of time, when he was not a thing worth mentioning) Then Allah explains this by saying,

إِنَّا خَلَقْنَا الإِنسَـنَ مِن نُّطْفَةٍ أَمْشَاجٍ

(Verily, We have created man from Nutfah Amshaj,) meaning, mixed. The words Mashaj and Mashij mean something that is mixed together. Ibn `Abbas said concerning Allah's statement,

مِن نُّطْفَةٍ أَمْشَاجٍ

(from Nutfah Amshaj,) "This means the fluid of the man and the fluid of the woman when they meet and mix." Then man changes after this from stage to stage, condition to condition and color to color. `Ikrimah, Mujahid, Al-Hasan and Ar-Rabi` bin Anas all made statements similar to this. They said, "Amshaj is the mixing of the man's fluid with the woman's fluid." Concerning Allah's statement,

نَّبْتَلِيهِ

(in order to try him,) means, `We test him.' It is similar to Allah's statement,

لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً

(That He may test you which of you is best in deed.) (67:2) Then Allah says,

فَجَعَلْنَـهُ سَمِيعاً بَصِيراً

(so, We made him hearer and seer.) meaning, `We gave him the faculties of hearing and sight so that he would be able to use them for obedience and disobedience.'

Allah guided Him to the Path, so Man is either Grateful or Ungrateful

Allah says,

إِنَّا هَدَيْنَـهُ السَّبِيلَ

(Verily, We guided to him the way,) meaning, `We explained it to him, made it clear to him and showed it to him.' This is as Allah says,

وَأَمَّا ثَمُودُ فَهَدَيْنَـهُمْ فَاسْتَحَبُّواْ الْعَمَى عَلَى الْهُدَى

(And as for Thamud, We guided them but they preferred blindness to guidance.) (41:17) Allah also said,

وَهَدَيْنَـهُ النَّجْدَينِ

(And We guided him to the two ways.) (90:10) meaning, `We explained to him the path of good and the path of evil.' This is the statement of `Ikrimah, `Atiyah, Ibn Zayd and Mujahid from what is well-known from him and the majority. Allah then says,

إِمَّا شَاكِراً وَإِمَّا كَفُوراً

(Whether he be grateful or ungrateful.) This is his decree. Thus, with this he is either wretched or happy. This is like what has been recorded by Muslim in a Hadith from Abu Malik Al-Ash`ari. He said that the Messenger of Allah ﷺ said,

«كُلُّ النَّاسِ يَغْدُو فَبَائِعٌ نَفْسَهُ، فَمُوبِقُهَا أَوْ مُعْتِقُهَا»

(All of mankind wakes up in the morning the merchant of his own soul. So he either imprisons it or sets it free. )

Tafsir Kemenag RI

Ayat ini menerangkan unsur-unsur penciptaan manusia, yaitu bahwa manusia diciptakan dari sperma (nuthfah) laki-laki dan ovum perempuan yang bercampur. Kedua unsur itu berasal dari sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan dan keluar secara berpancaran. Firman Allah:

Dia diciptakan dari air (mani) yang terpancar, yang keluar dari antara tulang punggung (sulbi) dan tulang dada. (ath-thariq/86: 6-7)

Perkataan amsyaj (bercampur) yang terdapat dalam ayat ini maksudnya ialah bercampurnya sperma laki-laki yang berwarna keputih-putihan dengan sel telur perempuan yang kekuning-kuningan. Campuran itulah yang menghasilkan segumpal darah ('alaqah), kemudian segumpal daging (mudgah), lalu tulang belulang yang dibungkus dengan daging, dan seterusnya, sehingga setelah 9 bulan dalam rahim ibu lahirlah bayi yang sempurna.

Maksud Allah menciptakan manusia adalah untuk mengujinya dengan perintah (taklif) dan larangan, dan untuk menjunjung tegaknya risalah Allah di atas bumi ini. Sebagai ujiannya, di antaranya adalah apakah mereka bisa bersyukur pada waktu senang dan gembira, dan sabar dan tabah ketika menghadapi musuh.

Karena kelahiran manusia pada akhirnya bertujuan sebagai penjunjung amanat Allah, kepadanya dianugerahkan pendengaran dan penglihatan yang memungkinkannya menyimak dan menyaksikan kebesaran, kekuasaan, dan besarnya nikmat Allah. Manusia dianugerahi pendengaran dan akal pikiran adalah sebagai bukti tentang kekuasaan Allah. Penyebutan secara khusus pendengaran dan penglihatan dalam ayat ini bermakna bahwa keduanya adalah indra yang paling berfungsi mengamati ciptaan Allah untuk membawa manusia mentauhidkan-Nya.

Dengan alat penglihatan dan pendengaran serta dilengkapi pula dengan pikiran (akal), tersedialah dua kemungkinan bagi manusia. Apakah ia cenderung kembali kepada sifat asalnya sebagai makhluk bumi sehingga ia sama dengan makhluk lainnya seperti hewan dan tumbuh-tumbuhan, atau ia cenderung untuk menjadi makhluk yang Ilahiah, yang berpikir dan memperhatikan kebesaran-Nya?

Setelah menjadi manusia yang sempurna indranya sehingga memungkinkan dia untuk memikul beban (taklif) dari Allah, maka diberikanlah kepadanya dua alternatif jalan hidup seperti disebutkan dalam ayat berikutnya.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Kata per kata

إِنَّا

innā

Indeed, We

خَلَقۡنَا

khalaqnā

[We] created

ٱلۡإِنسَٰنَ

l-insāna

man

مِن

min

from

نُّطۡفَةٍ

nuṭ'fatin

a semen-drop

أَمۡشَاجٖ

amshājin

a mixture

نَّبۡتَلِيهِ

nabtalīhi

(that) We test him

فَجَعَلۡنَٰهُ

fajaʿalnāhu

so We made (for) him

سَمِيعَۢا

samīʿan

hearing

بَصِيرًا

baṣīran

and sight