Surah 10 · 10:57

Surah Yunus 10:57

Yunus · Jonah

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ قَدْ جَآءَتْكُم مَّوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَآءٌ لِّمَا فِى ٱلصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ

Ya ayyuha annasuqad jaatkum mawAAithatun min rabbikum washifaonlima fee assudoori wahudan warahmatunlilmu/mineen

O mankind, there has come to you instruction from your Lord and healing for what is in the breasts and guidance and mercy for the believers.

Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Alquran) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman.

SurahYunus
Juz11
Page215
Revelationmakkah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

None can make Anything Lawful or Unlawful except Allah or Those Whom Allah has allowed to do so

Ibn `Abbas, Mujahid, Ad-Dahhak, Qatadah, `Abdur-Rahman bin Zayd bin Aslam and others said: "This Ayah was revealed to criticize the idolators for what they used to make lawful and unlawful. Like the Bahirah, Sa'ibah and Wasilah." As Allah said:

وَجَعَلُواْ لِلَّهِ مِمَّا ذَرَأَ مِنَ الْحَرْثِ وَالاٌّنْعَامِ نَصِيباً

(And they assign to Allah a share of the tilth and cattle which He has created.)6:136 Imam Ahmad recorded a narration from Malik bin Nadlah who said, "I came to Allah's Messenger while in filthy clothes. He said,

«هَلْ لَكَ مَالٌ؟»

(Do you have wealth) I answered, `Yes.' He said,

«مِنْ أَيِّ الْمَالِ؟»

(what kind of wealth) I answered, `All kinds; camels, slaves, horses, sheep.' So he said,

«إِذَا آَتَاكَ اللَّهُ مَالًا فَلْيُرَ عَلَيْك»

(If Allah gives you wealth, then let it be seen on you.) Then he said,

«هَلْ تُنْتَجُ إِبْلُكَ صِحَاحًا آذَانُهَا، فَتَعْمِدَ إِلَى مُوسًى فَتَقْطَعَ آذَانَهَا، فَتَقُولُ: هَذِهِ بُحْرٌ، وَتَشُقُّ جُلُودَهَا وَتَقُولُ: هَذِهِ صُرُمٌ، وَتُحَرِّمُهَا عَلَيْكَ وَعَلَى أَهْلِك»

؟ (It is not that your camels are born with healthy ears, you take a knife and cut them, then say, "This is a Bahr," tear its skin, then say, `This is a Sarm," and prohibit them for yourself and your family) I replied, `Yes.' He said,

«فَإِنَّ مَا آتَاكَ اللهُ لَكَ حِلٌّ، سَاعِدُ اللهِ أَشَدُّ مِنْ سَاعِدِكَ، وَمُوسَى الله أَحَدُ مِنْ مُوسَاك»

(What Allah has given you is lawful. Allah's Forearm is stronger than your forearm, and Allah's knife is sharper then your knife.)" And he mentioned the Hadith in its complete form, and the chain for this Hadith is a strong, good chain. Allah criticized those who make lawful what Allah has made unlawful or vice verse. This is because they are based on mere desires and false opinions that are not supported with evidence or proof. Allah then warned them with a promise of the Day of Resurrection. He asked:

وَمَا ظَنُّ الَّذِينَ يَفْتَرُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ يَوْمَ الْقِيَـمَةِ

(And what think those who invent a lie against Allah, on the Day of Resurrection) What do they think will happen to them when they return to Us on the Day of Resurrection Ibn Jarir said that Allah's statement:

إِنَّ اللَّهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ

(Truly, Allah is full of bounty to mankind,) indicated that the bounty is in postponing their punishment in this world. I (Ibn Kathir) say, the meaning could be that the Grace for people is in the good benefits that He made permissible for them in this world or in their religion. He also has not prohibited them except what is harmful to them in their world and the Hereafter.

وَلَـكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لاَ يَشْكُرُونَ

(but most of them are ungrateful.) So they prohibited what Allah has bestowed upon them and made it hard and narrow upon themselves. They made some things lawful and others unlawful. The idolators committed these actions when they set laws for themselves. And so did the People of the Book when they invented innovations in their religion.

Tafsir Kemenag RI

Allah berseru kepada sekalian manusia bahwa kepada mereka telah didatangkan Al-Qur'an melalui rasul-Nya. Di dalamnya terkandung pedoman-pedoman hidup yang sangat berguna bagi kehidupan mereka.

Di dalam ayat ini disebutkan pedoman-pedoman hidup itu, sebagai jawaban atas keingkaran mereka terhadap ayat-ayat Allah dan ancaman-ancaman-Nya. Ayat ini menyimpulkan fungsi Al-Qur'an al-Karim dalam memperbaiki jiwa manusia di antaranya:

1. Mauidhah, yaitu pelajaran dari Allah kepada seluruh manusia agar mereka mencintai yang hak dan benar, serta menjauhi perbuatan yang batil dan jahat. Pelajaran ini harus betul-betul dapat terwujud dalam perbuatan mereka.

2. Syifa yaitu penyembuh bagi penyakit yang bersarang di dada manusia, seperti penyakit syirik, kufur dan munafik, termasuk pula semua penyakit jiwa yang mengganggu ketenteraman jiwa manusia, seperti putus harapan, lemah pendirian, memperturutkan hawa nafsu, menyembunyikan rasa hasad dan dengki terhadap manusia, perasaan takut dan pengecut, mencintai kebatilan dan kejahatan, serta membenci kebenaran dan keadilan.

3. Huda, yaitu petunjuk ke jalan yang lurus yang menyelamatkan manusia dari keyakinan yang sesat dengan jalan membimbing akal dan perasaannya agar berkeyakinan yang benar dengan memperhatikan bukti-bukti kebenaran Allah, serta membimbing mereka agar giat beramal, dengan jalan mengutamakan kemaslahatan yang akan mereka dapati dari amal yang ikhlas serta menjalankan aturan hukum yang berlaku, mana perbuatan yang boleh dilakukan dan mana perbuatan yang harus dijauhkan.

4. Rahmah, yaitu karunia Allah yang diberikan kepada orang-orang mukmin, yang dapat mereka petik dari petunjuk-petunjuk yang terdapat dalam Al-Qur'an. Orang-orang mukmin yang meyakini dan melaksanakan petunjuk-petunjuk yang terdapat dalam Al-Qur'an akan merasakan buahnya. Mereka akan hidup tolong-menolong, sayang-menyayangi, bekerja sama dengan menegakkan keadilan, menumpas kejahatan dan kekejaman, serta saling bantu membantu untuk memperoleh kesejahteraan.

Allah berfirman:

Muhammad adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. (al-Fath/48: 29)

Dan firman-Nya:

Kemudian dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan un-tuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang. (al-Balad/90: 17)

Empat sifat yang terkandung dalam ayat ini diciptakan Allah sesuai dengan fitrah kejadian manusia. Artinya, menurut akal, manusia mempunyai kecenderungan untuk menerima nasehat-nasehat yang baik, menerima petuah-petuah yang dapat mengobati kegoncangan jiwanya, menerima petunjuk-petunjuk yang dapat dipedomani untuk kebahagiaan hidupnya dan suka hidup damai, kasih mengasihi dan sayang menyayangi di antara mereka.

Sifat rahmah dikhususkan buat orang mukmin di dalam ayat ini, sebab merekalah yang mau menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman, dan menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Sedang orang-orang kafir dan orang-orang musyrik tidak mau mempercayai apalagi mengerjakan isi kandungannya.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Word by word

يَٰٓأَيُّهَا

yāayyuhā

O mankind

ٱلنَّاسُ

l-nāsu

O mankind

قَدۡ

qad

Verily

جَآءَتۡكُم

jāatkum

has come to you

مَّوۡعِظَةٞ

mawʿiẓatun

an instruction

مِّن

min

from

رَّبِّكُمۡ

rabbikum

your Lord

وَشِفَآءٞ

washifāon

and a healing

لِّمَا

limā

for what

فِي

(is) in

ٱلصُّدُورِ

l-ṣudūri

your breasts

وَهُدٗى

wahudan

and guidance

وَرَحۡمَةٞ

waraḥmatun

and mercy

لِّلۡمُؤۡمِنِينَ

lil'mu'minīna

for the believers