Surah 10 · 10:31

Surah Yunus 10:31

Yunus · Jonah

قُلْ مَن يَرْزُقُكُم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ أَمَّن يَمْلِكُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَـٰرَ وَمَن يُخْرِجُ ٱلْحَىَّ مِنَ ٱلْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ ٱلْمَيِّتَ مِنَ ٱلْحَىِّ وَمَن يُدَبِّرُ ٱلْأَمْرَ‌ۚ فَسَيَقُولُونَ ٱللَّهُ‌ۚ فَقُلْ أَفَلَا تَتَّقُونَ

Qul man yarzuqukum mina assama-iwal-ardi amman yamliku assamAAa wal-absarawaman yukhriju alhayya mina almayyiti wayukhriju almayyitamina alhayyi waman yudabbiru al-amra fasayaqooloona Allahufaqul afala tattaqoon

Say, "Who provides for you from the heaven and the earth? Or who controls hearing and sight and who brings the living out of the dead and brings the dead out of the living and who arranges [every] matter?" They will say, "Allāh," so say, "Then will you not fear Him?"

Katakanlah (Muhammad), "Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati, dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup, dan siapakah yang mengatur segala urusan?" Maka mereka akan menjawab, "Allah." Maka katakanlah, "Mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?"

SurahYunus
Juz11
Page212
Revelationmakkah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

The Idolators recognize Allah's Tawhid in Lordship and the Evidence is established against Them through this Recognition

Allah argues that the idolators' recognition of Allah's Oneness in Lordship is an evidence against them, for which they should admit and recognize the Oneness in divinity and worship. So Allah said:

قُلْ مَن يَرْزُقُكُم مِّنَ السَّمَآءِ وَالاٌّرْضِ

(Say: "Who provides for you from the sky and the earth") meaning, who is He Who sends down water from the sky and splits the earth with His power and will and allows things to grow from it,

أَءِلـهٌ مَّعَ اللهِ

(Is there a god, besides Allah) 27:62 Who provides;

فَأَنبَتْنَا فِيهَا حَبّاً - وَعِنَباً وَقَضْباً - وَزَيْتُوناً وَنَخْلاً - وَحَدَآئِقَ غُلْباً - وَفَـكِهَةً وَأَبّاً

(Grains. And grapes and clover plants. And olives and date palms. And gardens dense with many trees. And fruits and herbage.)"80:27-31

فَسَيَقُولُونَ اللَّهُ

(They will say: "Allah.")

أَمَّنْ هَـذَا الَّذِى يَرْزُقُكُمْ إِنْ أَمْسَكَ رِزْقَهُ

("Who is he that can provide for you if He should withhold His provision) 67:21 Allah's statement,

أَمَّن يَمْلِكُ السَّمْعَ والاٌّبْصَـرَ

(Or who owns hearing and sight) means that Allah is the One who granted you the power of sight and hearing. If He willed otherwise, He would remove these gifts and deprive you of them. Similarly, Allah said:

قُلْ هُوَ الَّذِى أَنشَأَكُمْ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالاٌّبْصَـرَ

(Say it is He Who has created you, and endowed you with hearing and seeing.) 67:23 Allah also said:

قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ أَخَذَ اللَّهُ سَمْعَكُمْ وَأَبْصَـرَكُمْ

(Say: "Tell me, if Allah took away your hearing and your sight.)6:46 Then Allah said:

وَمَن يُخْرِجُ الْحَىَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَىِّ

(And who brings out the living from the dead and brings out the dead from the living) by His great power and grace.

وَمَن يُدَبِّرُ الاٌّمْرَ

(And who disposes of the affairs) In Whose Hand is the dominion of everything Who protects all, while against Whom there is no protector Who is the One who judges with none reversing His judgement Who is the One that is not questioned about what He does while they will be questioned

يَسْأَلُهُ مَن فِى السَّمَـوَتِ وَالاٌّرْضِ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِى شَأْنٍ

(Whosoever is in the heavens and on earth begs of Him. Every day He is (engaged) in some affair!)55:29 The upper and lower kingdoms and what is in them both, including the angels, humans, and Jinn are in desperate need of Him. They are His servants and are under His control.

فَسَيَقُولُونَ اللَّهُ

(They will say: "Allah.") they say this knowingly and they admit it.

فَقُلْ أَفَلاَ تَتَّقُونَ

(Say: `Will you not then be afraid (of Allah's punishment)") meaning, don't you fear Him when you worship others because of your ignorance and false opinions Allah then said:

فَذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمُ الْحَقُّ

(Such is Allah, your Lord in truth.) This Lord that you admitted is the One Who does all this, is your Lord and the True Deity that deserves to be worshipped alone.

فَمَاذَا بَعْدَ الْحَقِّ إِلاَّ الضَّلاَلُ

(So after the truth, what else can there be, save error) any one worshipped other than Him is false, for there is no God but Allah, He Has no partners.

فَأَنَّى تُصْرَفُونَ

(How then are you turned away) How then can you turn away from His worship to worship others while you know that He is the Lord that has created everything, the One who controls and governs everything Allah then said:

كَذَلِكَ حَقَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ عَلَى الَّذِينَ فَسَقُواْ

(Thus is the Word of your Lord justified against those who rebel,) These idolators disbelieved and continued to practice their Shirk, and worship others beside Allah. But they knew that He is the Creator, the Sustainer and the only One of authority and control in this universe, the One Who sent His Messengers to single Him out for all worship. As they disbelieved and were persistent in their Shirk, Allah's Word proved true and was justified that they would be miserable inhabitants of the Fire. Allah said:

قَالُواْ بَلَى وَلَـكِنْ حَقَّتْ كَلِمَةُ الْعَذَابِ عَلَى الْكَـفِرِينَ

(They will say: "Yes," but the Word of torment has been justified against the disbelievers!) 39:71

Tafsir Kemenag RI

Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad saw, agar mengata-kan kepada penduduk Mekah yang menentang kenabiannya, bahwa siapakah yang menurunkan rezeki dari langit dan siapa pula yang menumbuhkan tumbuh-tumbuhan di bumi yang beraneka macam untuk manusia ataupun binatang ternak mereka?

Pernyataan ini dimaksudkan agar orang-orang musyrikin Mekah itu menyadari diri mereka sendiri dan ingat bahwa berhala-berhala itu sama sekali tidak sanggup menurunkan hujan dan yang menurunkan hujan itu hanyalah Allah.

Selanjutnya Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad saw untuk menanyakan kepada mereka bahwa siapakah yang kuasa menciptakan telinga sebagai alat pendengaran dan mata sebagai alat penglihatan mereka, sehingga dengan kedua indra itu, mereka dapat mengenal alam semesta dengan fenomenanya. Dengan telinga manusia dapat mendengar tutur kata orang lain dan dengan perantaraannya pula dapat menerima ilmu pengetahuan dan memperoleh pengalaman. Demikian pula dengan penglihatannya, manusia dapat melihat keindahan alam dan dapat menerima isyarat-isyarat yang dapat menuntun pikirannya untuk mengetahui siapa pencipta alam semesta.

Tanpa kedua indra ini, manusia tidak dapat mengetahui dengan sempurna keadaan alam dunia. Dua indra ini disebutkan dalam dua ayat ini karena kedua indera itulah yang menjadi alat untuk menerima ilmu pengetahuan, sehingga manusia mempunyai derajat lebih tinggi dari hewan. Sebab, meskipun hewan mempunyai pendengaran dan penglihatan, tetapi hewan tidak diberi akal oleh Allah, sehingga binatang itu tidak dapat menerima ilmu pengetahuan kecuali sekedar instink kebinatangan.

Apabila manusia suka merenungkan siapa yang menciptakan kedua indera itu tentulah ia tidak akan ragu, bahkan tanpa berpikir panjang mereka dapat menemukan jawabannya. Apabila mereka menemukan jawabannya, tentulah mereka akan mensyukuri nikmat Allah serta akan beriman dengan iman yang sebenar-benarnya dengan mengakui bahwa tiada tuhan yang lain kecuali Zat Yang Berkuasa Yang menciptakan panca indera itu.

Selanjutnya Allah memerintahkan kepada Rasulullah untuk menanyakan kepada orang-orang musyrik bahwa siapakah yang berkuasa menghidupkan dan mematikan, dan siapa yang menciptakan benda hidup dari benda mati dan menciptakan benda mati dari benda hidup? Pertanyaan ini sengaja ditanyakan untuk menumbuhkan kesadaran mereka, bahwa hanya Allah-lah yang menciptakan tumbuh-tumbuhan dari bumi yang mati, setelah bumi itu diberi kehidupan oleh Allah dengan menurunkan air hujan, firman Allah:

Apakah engkau tidak memperhatikan, bahwa Allah menurunkan air dari langit, lalu diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi, kemudian dengan air itu ditumbuhkan-Nya tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya. (az-Zumar/39: 21)

Tanda-tanda kehidupan pada setiap makhluk berbeda-beda. Tanda kehidupan pada tumbuh-tumbuhan ialah tumbuh-tumbuhan itu dapat terus tumbuh, berkembang, dan membesar, sedang tanda kehidupan bagi binatang ialah bergerak dan bernafas. Tanda kehidupan serupa itu mudah dipahami dan diterima oleh akal manusia.

Tetapi bagaimanakah tanda-tanda kehidupan dari biji-bijian, baik biji-bijian tunggal ataupun berkeping dua, atau tumbuh-tumbuhan spora, dan bagaimana pula kehidupan pada ovum dan sperma, baik dari binatang dan manusia. Hal ini adalah suatu tanda yang sukar dibayangkan dan dianalisa oleh manusia.

Oleh sebab itulah, Allah memberikan tamsil yang mudah dipahami yaitu mengeluarkan benda hidup dari benda mati dan sebaliknya bagaimana mengeluarkan benda mati dari benda hidup untuk menyatakan kekuasaan Allah menciptakan segala benda mati ataupun benda hidup dengan kekuasaan-Nya.

Apabila seseorang mau meneliti asal mula kejadian biji-bijian, spora, ovum, dan sperma serta segala macam asal kehidupan, maka mereka akan sampai pada kesimpulan bahwa asal mula kehidupan makhluk yang ada di bumi berasal dari benda mati. Sudah tentu pendapat ini berlawanan dengan pendapat para ahli biologi yang mengatakan bahwa segala jenis yang hidup tidak akan timbul kecuali dari yang hidup. Memang pendapat ini kelihatannya benar apabila kita tinjau dari siklus peredaran kehidupan binatang dan tumbuh-tumbuhan, akan tetapi apabila ditinjau dari asal mula kejadiannya tentulah pendapat tadi tidak tepat.

Selanjutnya Allah memerintahkan kepada Rasulullah saw untuk menanyakan siapakah yang mengendalikan segala macam urusan makhluk di muka bumi ini? Pengendaliannya sangat mengagumkan. Segala macam kehidupan diatur dengan hukum-hukum yang serasi dan seimbang. Maka bagi orang yang mau merenungkan hukum-hukum-Nya ia akan memberikan jawaban dari semua pertanyaan itu bahwa yang menciptakan segala-galanya ialah Allah, Tuhan seru sekalian alam dan Dia pula yang mengurus dan mengendalikannya.

Allah memerintahkan kepada Nabi saw agar mengatakan kepada kaum musyrikin, mengapa mereka tidak memelihara diri mereka agar terlepas dari kesesatan? Apabila mereka mau memelihara diri mereka tentulah mereka tidak akan terjerumus kepada kemusyrikan dan menjadi penyembah-penyembah berhala. Sembahan-sembahan selain Allah itu sedikitpun tidak mempunyai kekuasaan untuk mendatangkan kemudaratan atau kemanfaatan kepada mereka.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Word by word

قُلۡ

qul

Say

مَن

man

Who

يَرۡزُقُكُم

yarzuqukum

provides for you

مِّنَ

mina

from

ٱلسَّمَآءِ

l-samāi

the sky

وَٱلۡأَرۡضِ

wal-arḍi

and the earth

أَمَّن

amman

Or who

يَمۡلِكُ

yamliku

controls

ٱلسَّمۡعَ

l-samʿa

the hearing

وَٱلۡأَبۡصَٰرَ

wal-abṣāra

and the sight

وَمَن

waman

And who

يُخۡرِجُ

yukh'riju

brings out

ٱلۡحَيَّ

l-ḥaya

the living

مِنَ

mina

from

ٱلۡمَيِّتِ

l-mayiti

the dead

وَيُخۡرِجُ

wayukh'riju

and brings forth

ٱلۡمَيِّتَ

l-mayita

the dead

مِنَ

mina

from

ٱلۡحَيِّ

l-ḥayi

the living

وَمَن

waman

And who

يُدَبِّرُ

yudabbiru

disposes

ٱلۡأَمۡرَۚ

l-amra

the affairs

فَسَيَقُولُونَ

fasayaqūlūna

Then they will say

ٱللَّهُۚ

l-lahu

Allah

فَقُلۡ

faqul

Then say

أَفَلَا

afalā

Then will not

تَتَّقُونَ

tattaqūna

you fear (Him)