Surah 50 · 50:15

Surah Qaf 50:15

Qaf · The Letter "Qaf"

أَفَعَيِينَا بِٱلْخَلْقِ ٱلْأَوَّلِ‌ۚ بَلْ هُمْ فِى لَبْسٍ مِّنْ خَلْقٍ جَدِيدٍ

AfaAAayeena bilkhalqial-awwali bal hum fee labsin min khalqin jadeed

Did We fail in the first creation? But they are in confusion over a new creation.

Maka apakah Kami letih dengan penciptaan yang pertama? (Sama sekali tidak), bahkan mereka dalam keadaan ragu-ragu tentang penciptaan yang baru.

SurahQaf
Juz26
Page518
Revelationmakkah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

Reminding the Quraysh of the Destruction of earlier Disbelieving Nations

Allah the Exalted warns the disbelievers of Quraysh and reminds them of the punishment and painful torment that He sent in this life on their likes, who disbelieved before them. For instance, Allah the Exalted punished the people of Nuh by drowning them in the encompassing flood that touched all the people of earth. There is also the end that struck the people of Ar-Rass, and we mentioned their story before in Surat Al-Furqan,

وَثَمُودُوَعَادٌ وَفِرْعَوْنُ وَإِخْوَنُ لُوطٍ

(...and Thamud, and `Ad, and Fir`awn, and the brethren of Lut,) the people of Sadum (Sodom) and the surrounding areas, to whom Lut was sent. Allah the Exalted shook the earth beneath them and turned their area into a reeking lake, as stinking as the disbelief, tyranny and defiance of the Truth that they had,

وَأَصْحَـبُ الاٌّيْكَةِ

(And the Dwellers of Al-Aykah), they are the nation of Shu`ayb, peace be upon him,

وَقَوْمُ تُّبَّعٍ

(and the people of Tubba`), King of Yemen; we explained his story in the Tafsir of Surat Ad-Dukhan, and therefore, we do not need to repeat it here. All praise is due to Allah.

كُلٌّ كَذَّبَ الرُّسُلَ

(Everyone of them denied (their) Messengers,) means, all of these nations and their generations belied their respective Messenger, and whoever denies even one Messenger, is as if he has denied all Messengers. Allah the Exalted and Most Honored said,

كَذَّبَتْ قَوْمُ نُوحٍ الْمُرْسَلِينَ

(The people of Nuh denied the Messengers.)(26:105) even though only one Messenger was sent to them, and indeed, if all the Messengers were sent to them, they would have disbelieved in them as well. Allah said,

فَحَقَّ وَعِيدِ

(so My threat took effect.) meaning, the promise of torment and punishment that Allah delivered to them on account of their denial took effect. Therefore, all those who fear suffering the same end should be warned, especially since the latter have denied their Messenger, just as the former denied their Messenger.

Repeating the Creation is Easier than originating It

Allah the Exalted said,

أَفَعَيِينَا بِالْخَلْقِ الاٌّوَّلِ

(Were We then tired with the first creation) meaning, `did starting the creation bring fatigue to Us, so as to cause doubt in them that repeating the creation was not possible'

بَلْ هُمْ فِى لَبْسٍ مِّنْ خَلْقٍ جَدِيدٍ

(Nay, they are in confused doubt about a new creation.) meaning, `starting the creation did not tire Us, and repeating it is even easier.' Allah the Exalted and Most Honored said,

وَهُوَ الَّذِى يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ وَهُوَ أَهْوَنُ عَلَيْهِ

(And He it is Who originates the creation, then He will repeat it; and this is easier for Him.)(30:27), and,

وَضَرَبَ لَنَا مَثَلاً وَنَسِىَ خَلْقَهُ قَالَ مَن يُحىِ الْعِظَـمَ وَهِىَ رَمِيمٌ قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِى أَنشَأَهَآ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَهُوَ بِكُلّ خَلْقٍ عَلِيمٌ-

(And he puts forth for Us a parable, and forgets his own creation. He says: "Who will give life to these bones after they are rotten and have become dust" Say: "He will give life to them Who created them for the first time! And He is the All-Knower of every creation!")(36:78-79) aWe mentioned earlier a Hadith collected in the Sahih,

«يَقُولُ اللهُ تَعَالَى يُؤْذِينِي ابْنُ آدَمَ يَقُولُ: لَنْ يُعِيدَنِي كَمَا بَدَأَنِي. وَلَيْسَ أَوَّلُ الْخَلْقِ بِأَهْوَنَ عَلَيَّ مِنْ إِعَادَتِه»

(Allah the Exalted said, "Son of `Adam insults Me when he says, `He will not resurrect me as He created me before!' But surely, originating creation is not easier for Me than reproducing it again.")

Tafsir Kemenag RI

Dalam ayat ini, Allah dengan cara yang halus dan mendalam memperlihatkan tanda-tanda kekuasaan-Nya dengan mengatakan, "Kami yang telah menciptakan sekalian makhluk dari permulaannya tanpa bantuan siapa pun, apakah Kami lelah dan letih untuk menciptakan makhluk-makhluk itu kedua kalinya, yang menurut pengalaman membuat kedua kalinya itu lebih mudah daripada menciptakannya yang pertama?" Dinyatakan dalam firman-Nya sebagai berikut:

Dan Dialah yang memulai penciptaan, kemudian mengulanginya kembali, dan itu lebih mudah bagi-Nya. (ar-Rum/30: 27)

Demikian pula firman-Nya:

Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami dan melupakan asal kejadiannya; dia berkata, "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang, yang telah hancur luluh?" Katakanlah (Muhammad), "Yang akan menghidupkannya ialah (Allah) yang menciptakannya pertama kali. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk. (Yasin/36: 78-79)

Berbicara mengenai penciptaan, Allah membuat pernyataan bahwa proses penciptaan masih terus berlanjut, baik untuk makhluk hidup maupun benda mati. Indikasinya dapat dilihat juga pada beberapa ayat di bawah ini:

Dan kuda, bagal, dan keledai, agar kamu menungganginya dan sebagai perhiasan. Dan Dia menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya. (an-Nahl/16: 8) Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. (an-Nur/24: 45)

Dua ayat di atas, dan dari sekian banyak ayat lainnya, memperlihatkan bahwa Allah "belum selesai" melakukan kerja penciptaan-Nya. Penciptaan diindikasikan sebagai suatu proses yang terus berjalan. Dari sudut ilmu pengetahuan, keadaan demikian ini terlihat jelas. Secara perlahan, para peneliti mulai menyadari dan mengerti bahwa banyak fenomena alam yang berada pada posisi sedang berkembang. Salah satu bukti adalah terjadinya evolusi jenis yang terus berkembang. Ditemukan banyak bukti dalam bentuk fosil yang memperlihatkan adanya jenis-jenis yang mempunyai "bentuk antara" dari dua jenis yang eksis pada saat ini. Beberapa contoh di atas hanyalah sedikit dari sekian banyak bukti. Masih banyak yang belum terungkap. Apa yang kita ketahui saat ini hanyalah bagian kecil dari puncak gunung es yang muncul di atas air. Sedangkan bagian besar dari gunung es, yang berada di bawah permukaan air, sama sekali belum diketahui. Banyak peneliti menyadari bahwa kemampuan alam untuk mengatur dirinya didasarkan pada kemampuan fundamental dan misterius dari alam semesta. Bukti bahwa alam memiliki kekuatan yang kreatif, dan mampu menciptakan berbagai variasi-variasi struktur dan bentuk yang kompleks, seringkali membatalkan hukumhukum alam yang sebelumnya dibuat manusia. Dengan demikian, tidaklah berlebihan apabila beberapa ahli filosofi menyatakan bahwa alam semesta, yang sementara ini dianggap sebagai benda mati, adalah sesuatu yang sangat kreatif. Apabila penciptaan itu belum selesai, tentunya banyak "barang baru", yang sebelumnya belum pernah ada, yang muncul di alam semesta. Banyak ilmuwan percaya bahwa alam semesta ini masih terus berkembang. Ini dikenal di antara para ilmuwan dengan nama teori ekspansi.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Word by word

أَفَعَيِينَا

afaʿayīnā

Were We then tired

بِٱلۡخَلۡقِ

bil-khalqi

with the creation

ٱلۡأَوَّلِۚ

l-awali

the first

بَلۡ

bal

Nay

هُمۡ

hum

they

فِي

(are) in

لَبۡسٖ

labsin

doubt

مِّنۡ

min

about

خَلۡقٖ

khalqin

a creation

جَدِيدٖ

jadīdin

new