Surah 19 · 19:56
Surah Maryam 19:56
Maryam · Mary
وَ
Wathkur fee alkitabiidreesa innahu kana siddeeqan nabiyya
And mention in the Book, Idrees. Indeed, he was a man of truth and a prophet.
Dan ceritakanlah (Muhammad), kisah Idris di dalam Kitab (Alquran). Sesungguhnya dia seorang yang sangat mencintai kebenaran dan seorang nabi,
Tafsir
Ibn Kathir (Abridged)
Mentioning Idris
Allah complimented Idris for being a truthful Prophet and He mentioned that he raised him to a high station. It has previously been mentioned that in the Sahih it is recorded that the Messenger of Allah ﷺ passed by Idris on the night of the Isra (Night Journey) and he (Idris) was in the fourth heaven. Sufyan reported from Mansur that Mujahid said,
وَرَفَعْنَاهُ مَكَاناً عَلِيّاً
(And We raised him to a high station.) "This means the fourth heaven." Al-Hasan and others said concer- ning Allah's statement,
وَرَفَعْنَاهُ مَكَاناً عَلِيّاً
(And We raised him to a high station.) "This means Paradise."
Tafsir Kemenag RI
Pada kedua ayat ini Nabi Muhammad diperintahkan supaya menerangkan pula sekelumit berita tentang Nabi Idris. Menurut sementara riwayat mengatakan bahwa Nabi Idris adalah nenek Nabi Nuh a.s. Menurut riwayat yang termasyhur ia adalah nenek bapak Nabi Nuh. Ia adalah orang yang pertama menyelidiki ilmu bintang-bintang dan ilmu hisab, sebagai salah satu mukjizat yang diberikan Allah kepadanya. Ia adalah rasul pertama yang diutus Allah sesudah Adam a.s., dan diturunkan kepadanya kitab yang terdiri atas tiga puluh lembar. Ia dianggap pula sebagai orang yang mula-mula menciptakan timbangan dan takaran, pena untuk menulis, pakaian berjahit sebagai ganti pakaian kulit binatang dan senjata untuk berperang. Allah menerangkan pada ayat ini posisi yang tinggi bagi Nabi Idris karena ia adalah seorang yang beriman membenarkan kekuasaan dan keesaan Allah dan diangkat-Nya menjadi nabi dan meninggikan derajatnya ke tingkat yang paling tinggi, baik di dunia maupun di akhirat. Adapun di dunia ialah dengan diterimanya risalah yang dibawanya oleh kaumnya dan keharuman namanya di kalangan umat manusia. Hal ini sama dengan karunia Allah kepada Nabi Muhammad seperti tersebut dalam firman Allah:
"Dan Kami tinggikan sebutan (nama)mu bagimu." (asy-Syarh/94: 4)
Di akhirat nanti ia ditempatkan di surga pada tempat yang paling tinggi dan mulia, tempat para nabi dan para shiddiqin seperti tersebut dalam ayat:
Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul (Muhammad), maka mereka itu akan bersama-sama dengan orang yang diberikan nikmat oleh Allah, (yaitu) para nabi, para pecinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh. Mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. (an-Nisa'/4: 69).
Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.
Word by word
وَٱذۡكُرۡ
wa-udh'kur
And mention
فِي
fī
in
ٱلۡكِتَٰبِ
l-kitābi
the Book
إِدۡرِيسَۚ
id'rīsa
Idris
إِنَّهُۥ
innahu
Indeed, he
كَانَ
kāna
was
صِدِّيقٗا
ṣiddīqan
truthful
نَّبِيّٗا
nabiyyan
a Prophet