Surah 14 · 14:28
Surah Ibrahim 14:28
Ibrahim · Abraham
۞ أَلَمْ تَرَ إِلَى
Alam tara ila allatheenabaddaloo niAAmata Allahi kufran waahalloo qawmahumdara albawar
Have you not considered those who exchanged the favor of Allāh for disbelief and settled their people [in] the home of ruin?
Tidakkah kamu memperhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan ingkar kepada Allah dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan,
Tafsir
Ibn Kathir (Abridged)
The Recompense of Those Who have changed the Blessings of Allah into Disbelief
Al-Bukhari said, "Allah's statement,
أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ بَدَّلُواْ نِعْمَتَ اللَّهِ كُفْرًا
Have you not seen those who have changed the blessings of Allah into disbelief..., means, do you have knowledge in. Allah said in other Aya0t,
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ
(Saw you not how.) and,
أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ خَرَجُواْ
(Did you not think of those who went forth.)
قَوْماً بُوراً
(A lost people) 25:18 Ali bin `Abdullah narrated that Sufyan said that `Amr said that `Ata said that he heard Ibn `Abbas saying that,
أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ بَدَّلُواْ نِعْمَتَ اللَّهِ كُفْرًا
"(Have you not seen those who have changed the blessings of Allah into disbelief), is in reference to the people of Makkah." Ibn Abi Hatim recorded that Abu At-Tufayl said that Ibn Al-Kawwa' asked `Ali about Allah's statement,
الَّذِينَ بَدَّلُواْ نِعْمَتَ اللَّهِ كُفْرًا وَأَحَلُّواْ قَوْمَهُمْ دَارَ الْبَوَارِ
(those who have changed the blessings of Allah into disbelief, and caused their people to dwell in the house of destruction) and `Ali said that it refers to the disbelievers of Quraysh on the day of Badr. He also said that the blessing of Allah was faith that came to the polytheists of Quraysh, and they changed this blessing into disbelief and led their people to utter destruction. This includes all disbelievers, for Allah sent Muhammad ﷺ as a mercy and a blessing to all mankind. Those who accepted this blessing and were thankful for it, will enter Paradise, while those who denied it and disbelieved in it, will enter the Fire. Allah said next,
وَجَعَلُواْ للَّهِ أَندَادًا لِّيُضِلُّواْ عَن سَبِيلِهِ
(And they set up rivals to Allah, to mislead from His path!) meaning, they set up partners to Allah whom they worship besides Him and called the people to worship them. Allah threatened them and warned them by the words of His Prophet ,
قُلْ تَمَتَّعُواْ فَإِنَّ مَصِيرَكُمْ إِلَى النَّارِ
(Say: "Enjoy (your brief life)! But certainly, your destination is the (Hell) Fire!") `Whatever you are able to do in this life, then do it, for no matter what will happen,
فَإِنَّ مَصِيرَكُمْ إِلَى النَّارِ
(But certainly, your destination is the (Hell) Fire!) for to Us will be your destination and end.' Allah said in other Ayat,
نُمَتِّعُهُمْ قَلِيلاً ثُمَّ نَضْطَرُّهُمْ إِلَى عَذَابٍ غَلِيظٍ
(We let them enjoy for a little while, then in the end We shall force them to (enter) a great torment.)31:24 and,
مَتَـعٌ فِى الدُّنْيَا ثُمَّ إِلَيْنَا مَرْجِعُهُمْ ثُمَّ نُذِيقُهُمُ الْعَذَابَ الشَّدِيدَ بِمَا كَانُواْ يَكْفُرُونَ
((A brief) enjoyment in this world! And then unto Us will be their return, then We shall make them taste the severest torment because they used to disbelieve.)10:70
Tafsir Kemenag RI
Ayat ini disampaikan dalam bentuk pertanyaan, tetapi bukan untuk dijawab, melainkan hanyalah sebagai peringatan bagi kaum Muslimin agar mereka jangan sekali-kali berbuat dan bertindak seperti yang dilakukan oleh orang kafir. Hendaklah mereka selalu taat, tunduk, dan patuh kepada perintah-perintah Allah dan menghentikan semua larangan-Nya. Jika mereka ingkar kepada Allah, mereka pasti akan diazab di dunia dan di akhirat seperti yang ditimpakan kepada orang kafir.
Menurut Ibnu Abbas yang dimaksud dengan "orang-orang yang telah menukar nikmat Allah" dalam ayat ini ialah orang-orang kafir Mekah. Mereka telah dianugerahi bermacam-macam nikmat yang tidak diberikan Allah kepada bangsa lain. Negeri Mekah telah dijadikan sebagai tanah haram yakni tanah yang dihormati, tanah yang terjamin keamanannya, dan tempat berdirinya Kabah yang dikunjungi manusia dari segala penjuru dunia setiap tahun. Allah swt telah mendatangkan air, makanan, dan buah-buahan ke tanah yang tandus itu. Nikmat yang lebih besar lagi ialah diangkatnya Muhammad dari bangsa mereka sendiri sebagai nabi dan rasul penutup, yang membawa agama Allah, yang menjadi petunjuk dan pegangan hidup bagi seluruh manusia.
Semua nikmat yang telah dilimpahkan itu mereka ingkari. Bahkan mereka menyiksa Nabi Muhammad saw dan kaum Muslimin dan menghambat tersiarnya agama Islam. Oleh karena itu, Allah swt menimpakan azab dan siksa kepada mereka berupa musim kemarau yang kering dan lama, sehingga mereka banyak yang mati kelaparan. Menurut riwayat, ada di antara mereka yang sampai memakan tulang karena tidak ada lagi makanan yang akan dimakan.
Allah menerangkan bahwa mereka adalah orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dan telah menempatkan kaum mereka yang jadi pengikut-pengikut mereka di tempat yang penuh kesengsaraan, yaitu neraka Jahanam yang menyala-nyala, yang bahan bakarnya adalah batu dan manusia.
Dari ayat ini dipahami bahwa Allah swt memerintahkan manusia agar selalu mensyukuri nikmat-Nya dengan mengikuti perintah-perintah-Nya dan menghentikan larangan-larangan-Nya. Seluruh manusia dan makhluk sangat tergantung kepada nikmat itu, baik nikmat dalam bentuk lahir, maupun nikmat dalam bentuk batin atau yang tidak nampak.
Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.
Word by word
۞ أَلَمۡ
alam
Have not
تَرَ
tara
you seen
إِلَى
ilā
[to]
ٱلَّذِينَ
alladhīna
those who
بَدَّلُواْ
baddalū
(have) changed
نِعۡمَتَ
niʿ'mata
(the) Favor
ٱللَّهِ
l-lahi
(of) Allah
كُفۡرٗا
kuf'ran
(for) disbelief
وَأَحَلُّواْ
wa-aḥallū
and they led
قَوۡمَهُمۡ
qawmahum
their people
دَارَ
dāra
(to the) house
ٱلۡبَوَارِ
l-bawāri
(of) destruction