Surah 11 · 11:90
Surah Hud 11:90
Hud · Hud
وَ
Wastaghfiroo rabbakum thumma toobooilayhi inna rabbee raheemun wadood
And ask forgiveness of your Lord and then repent to Him. Indeed, my Lord is Merciful and Affectionate."
Dan mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sungguh, Tuhanku Maha Penyayang, Maha Pengasih.
Tafsir
Ibn Kathir (Abridged)
(And O my people! Let not my Shiqaq cause you) This means, "Do not let your hatred and enmity of me cause you to persist in your corruption and disbelief. If you continue this way, you will suffer the same vengeance and torment that overcame Nuh's people, Hud's people, Salih's people and Lut's people." Qatadah said,
وَيقَوْمِ لاَ يَجْرِمَنَّكُمْ شِقَاقِى(And O my people! Let not my Shiqaq cause you) "He is saying, `Do not be influenced by your differing with me."' As-Suddi said, "This means your enmity of me should not lead you to continue in misguidance and disbelief, or else you will be afflicted by what afflicted them." Concerning His statement,
وَمَا قَوْمُ لُوطٍ مِّنكُم بِبَعِيدٍ(and the people of Lut are not far off from you!) It has been said that this refers to the period of time. Qatadah said, "This means that they were only destroyed before you yesterday." It has also been said that it refers to place. Actually, the verse carries both meanings.
وَاسْتَغْفِرُواْ رَبَّكُمْ(And ask forgiveness of your Lord) from the previous sins.
ثُمَّ تُوبُواْ إِلَيْهِ(and turn unto Him in repentance.) In whatever evil actions you may encounter in the future. Concerning his statement,
إِنَّ رَبِّى رَحِيمٌ وَدُودٌ(Verily, my Lord is Most Merciful, Most Loving.) to those who repent.
Tafsir Kemenag RI
Pada ayat ini diterangkan bahwa Nabi Syuaib a.s. menyuruh kaumnya untuk memohon ampun kepada Allah Yang Maha Esa dengan beriman kepada-Nya dan tidak mempersekutukan-Nya dengan menyembah berhala-berhala dan patung-patung, dan tidak mengurangi takaran, timbangan dan mengambil harta orang lain dengan jalan yang tidak halal. Kemudian ia menyuruh mereka supaya tobat yakni kembali kepada jalan yang benar dengan menaati Allah dan menjauhi larangan-Nya, karena sesungguhnya Allah Maha Penyayang dan Pengasih terhadap hamba-Nya yang sudah bertobat dan kembali kepada jalan yang benar dengan memberikan ampunan dan membebaskan dari azab dunia dan akhirat.
Perintah minta ampun dan tobat disebut secara bergandengan sebagaimana terdapat dalam ayat-ayat lain yang maksudnya hampir sama. Akan tetapi, kalau perintah istigfar itu ditujukan kepada orang-orang yang masih kafir, maka maksudnya bukan sekedar minta ampun tetapi supaya beriman kepada Allah. Adapun tobat ialah menyesali kesalahan yang diperbuat dan kembali kepada jalan yang benar. Kesalahan yang dimaksud ialah kesalahan-kesalahan yang dilakukan sesudah beriman, sebab kesalahan-kesalahan yang diperbuat di dalam kekafiran bisa hapus sendiri dengan beriman, dan masuk Islam.
Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.
Word by word
وَٱسۡتَغۡفِرُواْ
wa-is'taghfirū
And ask forgiveness
رَبَّكُمۡ
rabbakum
(of) your Lord
ثُمَّ
thumma
then
تُوبُوٓاْ
tūbū
turn in repentance
إِلَيۡهِۚ
ilayhi
to Him
إِنَّ
inna
Indeed
رَبِّي
rabbī
my Lord
رَحِيمٞ
raḥīmun
(is) Most Merciful
وَدُودٞ
wadūdun
Most Loving