Surah 40 · 40:80

Surah Ghafir 40:80

Ghafir · The Forgiver

وَلَكُمْ فِيهَا مَنَـٰفِعُ وَلِتَبْلُغُواْ عَلَيْهَا حَاجَةً فِى صُدُورِكُمْ وَعَلَيْهَا وَعَلَى ٱلْفُلْكِ تُحْمَلُونَ

Walakum feeha manafiAAuwalitablughoo AAalayha hajatan fee sudoorikumwaAAalayha waAAala alfulki tuhmaloon

And for you therein are [other] benefits and that you may realize upon them a need which is in your breasts; and upon them and upon ships you are carried.

Dan bagi kamu (ada lagi) manfaat-manfaat yang lain padanya (hewan ternak itu) dan agar kamu mencapai suatu keperluan (tujuan) yang tersimpan dalam hatimu (dengan mengendarainya). Dan dengan mengendarai binatang-binatang itu, dan di atas kapal mereka diangkut.

SurahGhafir
Juz24
Page476
Revelationmakkah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

The Cattle are also a Blessing from Allah and a Sign from Him

Allah reminds His servants of His blessing in that He created the cattle Al-An`am for them, which refers to camels, cows and sheep; some of them they ride and some of them they eat. Camels may be ridden or eaten; their milk is drunk and they are used for carrying heavy burdens on journeys to distant lands. Cattle are eaten and their milk is drunk; they are also used for plowing the earth. Sheep are eaten and their milk is also drunk. The hair and wool of all of these animals is used to make tents, clothing and furnishings, as we have already discussed in Surat Al-An`am and Surat An-Nahl, etc. Allah says here:

اللَّهُ الَّذِى جَعَلَ لَكُمُ الاٌّنْعَـمَ لِتَرْكَـبُواْ مِنْهَا وَمِنْهَا تَأْكُلُونَ - وَلَكُمْ فِيهَا مَنَـفِعُ وَلِتَـبْلُغُواْ عَلَيْهَا حَاجَةً فِى صُدُورِكُمْ وَعَلَيْهَا وَعَلَى الْفُلْكِ تُحْمَلُونَ

(Allah, it is He Who has made cattle for you, that you may ride on some of them, and of some you eat. And you have (many other) benefits from them, and that you may reach by their means a desire that is in your breasts, and on them and on ships you are carried.)

وَيُرِيكُمْ آيَـتِهِ

(And He shows you His Ayat.) means, `His proof and evidence, on the horizons and in yourselves.'

فَأَىَّ ءَايَـتِ اللَّهِ تُنكِرُونَ

(Which, then of the Ayat of Allah do you deny) means, you cannot deny any of His signs and proofs, unless you are stubborn and arrogant.

أَفَلَمْ يَسِيرُواْ فِى الاٌّرْضِ فَيَنظُرُواْ كَيْفَ كَانَ عَـقِبَةُ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ كَانُواْ أَكْـثَرَ مِنْهُمْ وَأَشَدَّ قُوَّةً وَءَاثَاراً فِى الاٌّرْضِ فَمَآ أَغْنَى عَنْهُم مَّا كَانُواْ يَكْسِبُونَ - فَلَمَّا جَآءَتْهُمْ رُسُلُهُم بِالْبَيِّنَـتِ فَرِحُواْ بِمَا عِندَهُمْ مِّنَ الْعِلْمِ وَحَاقَ بِهِم مَّا كَانُواْ بِهِ يَسْتَهْزِءُونَ - فَلَمَّا رَأَوْاْ بَأْسَنَا قَالُواْ ءَامَنَّا بِاللَّهِ وَحْدَهُ وَكَـفَرْنَا بِمَا كُنَّا بِهِ مُشْرِكِينَ

Tafsir Kemenag RI

Kebanyakan ahli tafsir berpendapat bahwa yang dimaksud dengan binatang ternak dalam ayat ini ialah unta, karena binatang itulah yang sesuai dengan sifat-sifat yang disebutkan pada ayat ini. Ibnu Katsir berpendapat bahwa yang dimaksud adalah unta, sapi, dan kambing. Unta berguna untuk dimakan, diperah susunya, digunakan untuk mengangkut barang yang berat dan ditunggangi dalam bepergian. Sapi bisa dimanfaatkan untuk dimakan dagingnya, diperah susunya, dan digunakan tenaganya untuk membajak tanah. Sedangkan kambing bisa dimakan dagingnya dan diperah susunya. Semua binatang itu bisa dimanfaatkan bulu, kulit, dan rambutnya. Firman Allah:

¦Dan Dia menjadikan bagimu rumah-rumah (kemah-kemah) dari kulit hewan ternak yang kamu merasa ringan (membawa)nya pada waktu kamu bepergian dan pada waktu kamu bermukim dan (dijadikan-Nya pula) dari bulu domba, bulu unta, dan bulu kambing, alat-alat rumah tangga dan kesenangan sampai waktu (tertentu). (an-Nahl/16: 80)

Dan firman-Nya:

Dan hewan ternak telah diciptakan-Nya, untuk kamu padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai manfaat, dan sebagiannya kamu makan. Dan kamu memperoleh keindahan padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya (ke tempat penggembalaan). Dan ia mengangkut beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup mencapainya, kecuali dengan susah payah. Sungguh, Tuhanmu Maha Pengasih, Maha Penyayang. (an-Nahl/16: 5-7)

Unta adalah binatang yang paling banyak digunakan oleh orang-orang yang hidup di padang pasir, seakan-akan unta itu tidak dapat dipisahkan dari hidup dan kehidupan mereka. Untalah yang membawa mereka ke berbagai negeri dalam usaha perdagangan. Unta merupakan sahabat setia mereka jika mereka berada di tengah-tengah padang pasir luas.

Oleh karena itu, jika unta dikemukakan oleh ayat-ayat ini kepada orang-orang Arab, sebagai salah satu binatang yang besar manfaatnya, maka maksud perumpamaan itu bisa dipahami oleh pikiran mereka. Pada zaman Pertengahan, bangsa Arab merupakan bangsa yang menghubungkan negeri Barat dan Timur. Pada waktu itu, terjadi perdagangan dari Timur ke Barat, membawa rempah-rempah ke Barat, dan membawa hasil kerajinan ke Timur.

Di Timur, rempah-rempah itu dibawa ke Arab Selatan atau ke Teluk Persia, kemudian barang itu dibawa ke Turki melalui padang pasir yang luas. Sarana angkutan utama yang digunakan oleh orang Arab waktu itu adalah binatang unta.

Selain memberikan contoh manfaat binatang ternak yaitu susu, tenaga, dan lain sebagainya, ayat ini menggarisbawahi penerapannya secara luas untuk transportasi, khususnya dalam istilah bahtera, yang secara generik berarti bahtera kapal laut, artinya wahana perjalanan laut. Akan tetapi, kalau melihat bahwa Al-Qur'an adalah kitab suci terakhir yang diturunkan untuk manusia sampai akhir zaman maka kata bahtera itu perlu diperluas artinya hingga semua wahana transportasi baik di laut, danau, sungai, rawa, maupun darat. Termasuk juga untuk wahana transportasi di udara (atmosfer) atau di luar angkasa dimana tidak ada udara.

Oleh karena itu, wahana transportasi itu meliputi kereta api, kereta api kilat (shinkansen di Jepang), sky lift (line) (kendaraan yang bergantung dan bergerak di udara di atas seutas kabel, sampai hovercraft yaitu kendaraan di paya-paya atau rawa. Termasuk ke dalamnya kendaraan speedboat yang melayang di atas permukaan air dan bisa meluncur dengan sesekali menyentuh permukaan air dan bergerak beberapa centimeter di atasnya. Ke dalam kategori ini ada pula levitation train yang terangkat beberapa sentimeter di atas rel dan tidak menyentuhnya. Oleh karena itu, kendaraan itu bergerak tanpa gesekan yang menghambat gerakan dari rel. Kereta api bisa melayang tanpa menyentuh rel karena bermuatan magnit yang sama dengan rel sehingga terjadi tolak menolak antara kereta dengan rel sehingga akibatnya kereta api melayang (levitate) bergerak tanpa bersentuhan dengan permukaan rel sehingga bebas dari gesekan. Deretan wahana itu bisa direvisi ulang dengan kendaraan angkasa seperti pesawat terbang sampai kendaraan luar angkasa (outer space) yang berbentuk roket dan satelit.

Tentu saja daftar wahana di darat, laut, maupun udara ini perlu direvisi dengan penemuan kendaraan baru sesuai dengan kemajuan teknologi, tetapi pada dasarnya semua bentuk dan wahana transportasi yang dipakai manusia berpindah, bergerak, dan berdinamika untuk lebih mempercepat mencapai sasaran hidup kita yang diridai Allah.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Word by word

وَلَكُمۡ

walakum

And for you

فِيهَا

fīhā

in them

مَنَٰفِعُ

manāfiʿu

(are) benefits

وَلِتَبۡلُغُواْ

walitablughū

and that you may reach

عَلَيۡهَا

ʿalayhā

through them

حَاجَةٗ

ḥājatan

a need

فِي

(that is) in

صُدُورِكُمۡ

ṣudūrikum

your breasts

وَعَلَيۡهَا

waʿalayhā

and upon them

وَعَلَى

waʿalā

and upon

ٱلۡفُلۡكِ

l-ful'ki

the ships

تُحۡمَلُونَ

tuḥ'malūna

you are carried