Surah 35 · 35:39

Surah Fatir 35:39

Fatir · Originator

هُوَ ٱلَّذِى جَعَلَكُمْ خَلَـٰٓئِفَ فِى ٱلْأَرْضِۚ فَمَن كَفَرَ فَعَلَيْهِ كُفْرُهُۖۥ وَلَا يَزِيدُ ٱلْكَـٰفِرِينَ كُفْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ إِلَّا مَقْتًاۖ وَلَا يَزِيدُ ٱلْكَـٰفِرِينَ كُفْرُهُمْ إِلَّا خَسَارًا

Huwa allathee jaAAalakum khala-ifafee al-ardi faman kafara faAAalayhi kufruhu walayazeedu alkafireena kufruhum AAinda rabbihim illamaqtan wala yazeedu alkafireena kufruhum illakhasara

It is He who has made you successors upon the earth. And whoever disbelieves - upon him will be [the consequence of] his disbelief. And the disbelief of the disbelievers does not increase them in the sight of their Lord except in hatred; and the disbelief of the disbelievers does not increase them except in loss.

Dialah yang menjadikan kamu sebagai khalifah-khalifah di bumi. Barangsiapa kafir, maka (akibat) kekafirannya akan menimpa dirinya sendiri. Dan kekafiran orang-orang kafir itu hanya akan menambah kemurkaan di sisi Tuhan mereka. Dan kekafiran orang-orang kafir itu hanya akan menambah kerugian mereka belaka.

SurahFatir
Juz22
Page439
Revelationmakkah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

هُوَ الَّذِى جَعَلَكُمْ خَلَـئِفَ فِى الاٌّرْضِ

(He it is Who has made you successors generations after generations in the earth,) meaning, all people succeed one another, generation after generation. This is like the Ayah:

وَيَجْعَلُكُمْ حُلَفَآءَ الاٌّرْضِ

(and makes you inheritors of the earth, generations after generations) (27:62).

فَمَن كَفَرَ فَعَلَيْهِ كُفْرُهُ

(so whosoever disbelieves, on him will be his disbelief.) means, he and no one else will have to bear the consequences of that.

وَلاَ يَزِيدُ الْكَـفِرِينَ كُفْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ إِلاَّ مَقْتاً

(And the disbelief of the disbelievers adds nothing but hatred of their Lord.) means, the longer they persist in their disbelief, the more Allah hates them, and the longer they persist in it, the more they and their families will lose on the Day of Resurrection. This is in contrast to the believers, for the longer they live and do good deeds, the higher their status in Paradise will be, the greater their reward, and the more beloved they will be to their Creator.

Tafsir Kemenag RI

Ayat ini menegaskan bahwa manusia dijadikan sebagai khalifah di bumi. Sebagai khalifah, yang dapat diartikan sebagai penguasa, manusia diberi kemampuan untuk memanfaatkan alam ini dengan sebaik-baiknya guna kesejahteraan hidup mereka. Sebagian ahli tafsir menerangkan maksud khala'if fi al-ardh ialah sebagian manusia menggantikan manusia yang lain, satu generasi menggantikan generasi lain agar mereka mengambil pelajaran karena Allah telah membinasakan umat terdahulu disebabkan dosa yang mereka lakukan.

Semuanya bertujuan agar mereka menyadari siapakah mereka itu sebenarnya. Rasa keinsafan demikian insya Allah akan mendorong untuk mensyukuri segala nikmat-Nya yang tidak terhingga, mengesakan-Nya dari segala perbuatan dan kepercayaan yang berbau syirik, serta menaati segala perintah-Nya. Semakin bertambah rasa kekafiran itu dalam lubuk hati mereka, makin bertambah pula kemarahan dan kemurkaan Allah. Akan tetapi, tidaklah berarti bahwa hal demikian akan mengurangi kebesaran dan keagungan Allah, sebab Dia tidak memerlukan puji dan syukur manusia untuk keagungan dan kemuliaan-Nya, seperti bunyi ayat:

Dan barang siapa bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah Mahakaya, Maha Terpuji. (Luqman/31: 12)

Sebaliknya, kerugian akan menimpa mereka di hari akhirat kelak karena tidak mau kembali ke jalan yang benar, dan tetap berada dalam kekafiran. Mereka kekal dalam siksaan api neraka Jahanam seperti diuraikan di atas. Sengaja kalimat, "tidaklah menambah kekafiran itu bagi orang-orang kafir" disebutkan dua kali karena mengandung maksud bahwa kufur yang menimbulkan kemarahan Allah dan kufur yang mendatangkan kerugian, keduanya terpisah dan mengandung makna sendiri-sendiri.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Word by word

هُوَ

huwa

He

ٱلَّذِي

alladhī

(is) the One Who

جَعَلَكُمۡ

jaʿalakum

made you

خَلَٰٓئِفَ

khalāifa

successors

فِي

in

ٱلۡأَرۡضِۚ

l-arḍi

the earth

فَمَن

faman

And whoever

كَفَرَ

kafara

disbelieves

فَعَلَيۡهِ

faʿalayhi

then upon him

كُفۡرُهُۥۖ

kuf'ruhu

(is) his disbelief

وَلَا

walā

And not

يَزِيدُ

yazīdu

increase

ٱلۡكَٰفِرِينَ

l-kāfirīna

the disbelievers

كُفۡرُهُمۡ

kuf'ruhum

their disbelief

عِندَ

ʿinda

near

رَبِّهِمۡ

rabbihim

their Lord

إِلَّا

illā

except

مَقۡتٗاۖ

maqtan

(in) hatred

وَلَا

walā

and not

يَزِيدُ

yazīdu

increase

ٱلۡكَٰفِرِينَ

l-kāfirīna

the disbelievers

كُفۡرُهُمۡ

kuf'ruhum

their disbelief

إِلَّا

illā

except

خَسَارٗا

khasāran

(in) loss