Surah 26 · 26:182

Surah Ash-Shu'ara 26:182

Ash-Shu'ara · The Poets

وَزِنُواْ بِٱلْقِسْطَاسِ ٱلْمُسْتَقِيمِ

Wazinoo bilqistasialmustaqeem

And weigh with an even [i.e., honest] balance.

dan timbanglah dengan timbangan yang benar.

SurahAsh-Shu'ara
Juz19
Page374
Revelationmakkah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

The Command to give Full Measure

Allah commanded them to give full measure, and forbade them to give short measure. He said:

أَوْفُواْ الْكَيْلَ وَلاَ تَكُونُواْ مِنَ الْمُخْسِرِينَ

(Give full measure, and cause no loss.) meaning, `when you give to people, give them full measure, and do not cause loss to them by giving them short measure, while taking full measure when you are the ones who are taking. Give as you take, and take as you give.'

وَزِنُواْ بِالْقِسْطَاسِ الْمُسْتَقِيمِ

(And weigh with the true and straight balance.) The balance is the scales.

وَلاَ تَبْخَسُواْ النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ

(And defraud not people by reducing their things,) means, do not shortchange them.

وَلاَ تَعْثَوْاْ فِى الاٌّرْضِ مُفْسِدِينَ

(nor do evil, making corruption and mischief in the land.) means, by engaging in banditry. This is like the Ayah,

وَلاَ تَقْعُدُواْ بِكُلِّ صِرَطٍ تُوعِدُونَ

(And sit not on every road, threatening) (7:86).

وَاتَّقُواْ الَّذِى خَلَقَكُمْ وَالْجِبِلَّةَ الاٌّوَّلِينَ

(And have Taqwa of Him Who created you and the generations of the men of old. ) Here he is frightening them with the punishment of Allah Who created them and created their forefathers. This is like when Musa, peace be upon him, said:

رَبُّكُمْ وَرَبُّ ءَابَآئِكُمُ الاٌّوَّلِينَ

(Your Lord and the Lord of your ancient fathers!) (26:26). Ibn `Abbas, Mujahid, As-Suddi, Sufyan bin `Uyaynah and `Abdur-Rahman bin Zayd bin Aslam said:

وَالْجِبِلَّةَ الاٌّوَّلِينَ

(the generations of the men of old.) means, He created the early generations. And Ibn Zayd recited:

وَلَقَدْ أَضَلَّ مِنْكُمْ جِبِلاًّ كَثِيراً

(And indeed he (Shaytan) did lead astray a great multitude of you) (36:62).

قَالُواْ إِنَّمَآ أَنتَ مِنَ الْمُسَحَّرِينَ وَمَآ أَنتَ إِلاَّ بَشَرٌ مّثْلُنَا وَإِن نَّظُنُّكَ لَمِنَ الْكَـذِبِينَ-فَأَسْقِطْ عَلَيْنَا كِسَفاً مّنَ السَّمَآء إِن كُنتَ مِنَ الصَّـدِقِينَ-قَالَ رَبّى أَعْلَمُ بِمَا تَعْمَلُونَ-فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَهُمْ عَذَابُ يَوْمِ الظُّلَّةِ إِنَّهُ كَانَ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ-

Tafsir Kemenag RI

Di samping menyekutukan Allah dengan sesuatu yang lain, penduduk Madyan juga berbuat dosa dan melakukan kejahatan lain, di antaranya:

1. Mengurangi timbangan dan takaran pada waktu menjual dan minta dilebihkan pada waktu membeli.

2. Menurunkan harga barang-barang agar mereka dapat membeli barang-barang itu dengan harga yang amat rendah.

3. Membuat onar dan kerusakan di bumi.

Ayat ini menerangkan bahwa Syuaib menyeru kaumnya untuk menghentikan kejahatan yang biasa mereka lakukan. Mereka diseru untuk menyempurnakan takaran dan timbangan baik di waktu menjual maupun membeli. Mengurangi atau melebihkan takaran dan timbangan adalah perbuatan yang merugikan orang lain. Hal itu berarti membuat kerusakan di bumi. Syuaib mengingatkan kaumnya bahwa harta yang halal lebih baik bagi mereka, karena mereka adalah orang-orang yang berpenghidupan baik. Allah berfirman:

Sisa (yang halal) dari Allah adalah lebih baik bagimu jika kamu orang yang beriman. Dan aku bukanlah seorang penjaga atas dirimu." (Hud/11: 86).

Yang dimaksud dengan sisa keuntungan dari Allah (baqiyyatullah) ialah keuntungan yang halal dalam perdagangan sesudah menyempurnakan takaran dan timbangan.

Syuaib mengingatkan bahwa perbuatan jahat yang mereka lakukan itu bertentangan dengan ketentuan yang ditetapkan Allah bagi semua makhluk-Nya. Oleh karena itu, mereka diminta untuk menghentikan perbuatan itu, dan takut kepada azab Allah yang akan ditimpakan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan. Dialah yang menciptakan segala yang ada, termasuk mereka. Diciptakan-Nya dari tidak ada kepada ada untuk mengadakan kemaslahatan di bumi. Allah pernah menciptakan orang-orang yang mempunyai kekuatan dan kemampuan yang lebih kuat dan besar dari mereka, serta mempunyai harta dan kekayaan yang lebih banyak, seperti kaum Hud yang pernah mereka katakan sebagai kaum yang lebih kuat dan perkasa dari mereka. Karena kezaliman dan kejahatan umat-umat dahulu itu, Allah mengazab dan menimpakan malapetaka yang besar kepada mereka.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Word by word

وَزِنُواْ

wazinū

And weigh

بِٱلۡقِسۡطَاسِ

bil-qis'ṭāsi

with a balance

ٱلۡمُسۡتَقِيمِ

l-mus'taqīmi

[the] even