Surah 16 · 16:9

Surah An-Nahl 16:9

An-Nahl · The Bee

وَعَلَى ٱللَّهِ قَصْدُ ٱلسَّبِيلِ وَمِنْهَا جَآئِرٌ‌ۚ وَلَوْ شَآءَ لَهَدَٮٰكُمْ أَجْمَعِينَ

WaAAala Allahi qasdu assabeeliwaminha ja-irun walaw shaa lahadakumajmaAAeen

And upon Allāh is the direction of the [right] way, and among them [i.e., the various paths] are those deviating. And if He willed, He could have guided you all.

Dan hak Allah menerangkan jalan yang lurus, dan di antaranya ada (jalan) yang menyimpang. Dan jika Dia menghendaki, tentu Dia memberi petunjuk kamu semua (ke jalan yang benar).

SurahAn-Nahl
Juz14
Page268
Revelationmakkah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

Explanation of the Different Religious Paths

When Allah mentioned the animals which may be used for the purpose of physical journeys, He also referred to the moral, religious routes that people may follow. Often in the Qur'an there is a shift from physical or tangible things to beneficial spiritual and religious matters, as when Allah says,

وَتَزَوَّدُواْ فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى

(And take a provision (with you) for the journey, but the best provision is Taqwa (piety, righteousness).) 2:197 And,

يَـبَنِى آدَمَ قَدْ أَنزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَرِى سَوْءَتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ

(O Children of Adam! We have granted clothing for you to cover yourselves, as well as for adornment; but the raiment of righteousness, that is better.) 7:26 Since Allah mentioned cattle and other such animals in this Surah, all of which are ridden or can be used in any way necessary, carrying people's necessities for them to distant places and on difficult journeys - then He mentions the ways which people follow to try to reach Him, and explains that the right way is the one that does reach Him. He says:

وَعَلَى اللَّهِ قَصْدُ السَّبِيلِ

(And it is up to Allah to show the right way.) This is like the Ayat,

وَأَنَّ هَـذَا صِرَطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلاَ تَتَّبِعُواْ السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَن سَبِيلِهِ

(And verily, this is My straight path, so follow it, and do not follow the (other) paths, for they will separate you away from His path.) 6:153 and,

قَالَ هَذَا صِرَطٌ عَلَىَّ مُسْتَقِيمٌ

((Allah) said: "This is the way which will lead straight to Me.") (15:41)

وَعَلَى اللَّهِ قَصْدُ السَّبِيلِ

(And it is up to Allah to show the right way.) Mujahid said: "The true way is up to Allah."

وَعَلَى اللَّهِ قَصْدُ السَّبِيلِ

(And it is up to Allah to show the right way.) Al-`Awfi said that Ibn `Abbas said: "It is up to Allah to clarify, to explain the guidance and misguidance." This was also reported by `Ali bin Abi Talhah, and was also the opinion of Qatadah and Ad-Dahhak. Hence Allah said:

وَمِنْهَا جَآئِرٌ

(But there are ways that stray.) meaning they deviate from the truth. Ibn `Abbas and others said: "These are the different ways," and various opinions and whims, such as Judaism, Christianity and Zoroastrianism. Ibn Mas`ud recited it as (وَمِنْكُمْ جَائِرٌ) "But among you are those who stray. " Then Allah tells us that all of that happens by His will and decree. He says:

وَلَوْ شَآءَ لَهَدَاكُمْ أَجْمَعِينَ

(And had He willed, He would have guided you all.) And Allah says:

وَلَوْ شَآءَ رَبُّكَ لآمَنَ مَن فِى الاٌّرْضِ كُلُّهُمْ جَمِيعًا

(If your Lord had willed, then all who are in the earth would have believed.) 10:99

وَلَوْ شَآءَ رَبُّكَ لَجَعَلَ النَّاسَ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلاَ يَزَالُونَ مُخْتَلِفِينَ إِلاَّ مَن رَّحِمَ رَبُّكَ وَلِذلِكَ خَلَقَهُمْ وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبّكَ لاَمْلاَنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ-

(And if your Lord had so willed, He could surely, have made humanity one Ummah, but they will not stop disagreeing. Except those for whom your Lord has granted mercy. And it is for this that He did create them; and the Word of your Lord has been fulfilled (i.e. His saying): "Surely, I shall fill Hell with Jinn and men all together.") (11:118-119).

Tafsir Kemenag RI

Allah swt menyebutkan nikmat-Nya yang berguna untuk kepentingan jiwa manusia, agar mereka mengetahui dan mensyukuri Pencipta alam semesta dan nikmat yang sangat luas ini. Allah menjelaskan bahwa Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi untuk membimbing manusia melalui wahyu kepada para rasul-Nya dan memerintahkan mereka untuk menaatinya. Ini bertujuan agar manusia sampai pada kebenaran. Dengan demikian, barang siapa mengikuti bimbingan itu berarti ia akan memperoleh kebahagiaan yang sangat berguna bagi dirinya. Akan tetapi, barang siapa yang menempuh jalan sesat maka akibatnya akan diderita dan dirasakannya sendiri.

Allah swt berfirman:

Dan sungguh, inilah jalan-Ku yang lurus. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain) yang akan mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu bertakwa. (al-An'am/6: 153)

Dan firman-Nya:

Dia (Allah) berfirman, "Ini adalah jalan yang lurus (menuju) kepada-Ku." (al-hijr/15: 41)

Dan firman-Nya:

Sesungguhnya Kamilah yang memberi petunjuk. (al-Lail/92: 12)

Di samping jalan lurus itu, ada jalan yang menyimpang dari kebenaran. Apabila manusia melalui jalan itu, mereka tidak akan mencapai kebahagiaan. Jalan itu adalah jalan kesesatan, yang membawa manusia pada perpecahan dan kehancuran.

Menurut ayat ini, jalan lurus yang mengantarkan manusia untuk mem-peroleh kebahagiaan hanyalah agama Islam, yaitu agama yang hanif, disyariatkan Allah dan diwahyukan-Nya kepada Nabi Muhammad saw, serta sesuai dengan fitrah manusia.

Allah swt berfirman:

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam); (sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (ar-Rum/30: 30)

Sesungguhnya Allah berkuasa untuk membimbing manusia seluruhnya untuk beragama tauhid. Akan tetapi, Allah swt Maha Bijaksana. Ia memberi hak pilih kepada manusia karena mereka memiliki akal dan pikiran untuk digunakan sebagaimana mestinya. Allah juga memberikan bimbingan wahyu kepada manusia melalui rasul-Nya, agar mereka melaksanakan tuntunan itu berdasarkan pilihannya. Firman Allah:

Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang di bumi seluruhnya. (Yunus/10: 99)

Untuk mendorong minat manusia melakukan amal yang baik, Allah swt menjanjikan pahala. Sebagai upaya menghilangkan kecenderungan mereka melakukan amal yang jelek, Allah juga memberi peringatan dengan ancaman yang pedih. Hal ini dimaksudkan agar manusia mau mengikuti petunjuk-Nya dan menghindari larangan-Nya.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Word by word

وَعَلَى

waʿalā

And upon

ٱللَّهِ

l-lahi

Allah

قَصۡدُ

qaṣdu

(is) the direction

ٱلسَّبِيلِ

l-sabīli

(of) the way

وَمِنۡهَا

wamin'hā

and among them

جَآئِرٞۚ

jāirun

(are) crooked

وَلَوۡ

walaw

And if

شَآءَ

shāa

He willed

لَهَدَىٰكُمۡ

lahadākum

surely He would have guided you

أَجۡمَعِينَ

ajmaʿīna

all