Surah 3 · 3:17

Surah Ali 'Imran 3:17

Ali 'Imran · Family of Imran

ٱلصَّـٰبِرِينَ وَٱلصَّـٰدِقِينَ وَٱلْقَـٰنِتِينَ وَٱلْمُنفِقِينَ وَٱلْمُسْتَغْفِرِينَ بِٱلْأَسْحَارِ

Assabireena wassadiqeenawalqaniteena walmunfiqeena walmustaghfireenabil-ashar

The patient, the true, the obedient, those who spend [in the way of Allāh], and those who seek forgiveness before dawn.

(Juga) orang yang sabar, orang yang jujur, orang yang taat, orang yang menginfakkan hartanya, dan orang yang memohon ampunan pada waktu sebelum fajar.

SurahAli 'Imran
Juz3
Page52
Revelationmadinah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

The Supplication and Description of Al-Muttaqin

Allah describes the Muttaqin, His pious servants, whom He promised tremendous rewards,

الَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَآ إِنَّنَآ ءَامَنَّا

(Those who say: "Our Lord! We have indeed believed") in You, Your Book and Your Messenger.

فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا

(so forgive us our sins) because of our faith in You and in what You legislated for us. Therefore, forgive us our errors and shortcomings, with Your bounty and mercy,

وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

(and save us from the punishment of the Fire.)

Allah then said,

الصَّـبِرِينَ

((They are) those who are patient) while performing acts of obedience and abandoning the prohibitions.

وَالصَّـدِقِينَ

(those who are true) concerning their proclamation of faith, by performing the difficult deeds.

وَالْقَـنِتِينَ

(and obedient) meaning, they submit and obey Allah,

وَالْمُنَـفِقِينَ

(those who spend) from their wealth on all the acts of obedience they were commanded, being kind to kith and kin, helping the needy, and comforting the destitute.

وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالاٌّسْحَارِ

(and those who pray and beg Allah's pardon in the last hours of the night) and this testifies to the virtue of seeking Allah's forgiveness in the latter part of the night. It was reported that when Ya`qub said to his children,

سَوْفَ أَسْتَغْفِرُ لَكُمْ رَبِّى

(I will ask my Lord for forgiveness for you) 12:98 he waited until the latter part of the night to say his supplication.

Furthermore, the Two Sahihs, the Musnad and Sunan collections recorded through several Companions that the Messenger of Allah ﷺ said,

«يَنْزِلُ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالى فِي كُلِّ لَيْلَةٍ إِلى سَمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ، فَيَقُولُ: هَلْ مِنْ سَائِلٍ فَأُعْطِيَهُ؟ هَلْ مِنْ دَاعٍ فَأَسْتَجِيبَ لَهُ؟ هَلْ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ فَأَغْفِرَ لَهُ؟»

(Every night, when the last third of it remains, our Lord, the Blessed, the Superior, descends to the lowest heaven saying, "Is there anyone to ask Me, so that I may grant him his request Is there anyone to invoke Me, so that I may respond to his invocation Is there anyone seeking My forgiveness, so that I may forgive him")

The Two Sahihs recorded that `A'ishah said, "The Messenger of Allah ﷺ performed Witr during the first part, the middle and latter parts of the night. Then, later (in his life), he would perform it (only) during the latter part." `Abdullah bin `Umar used to pray during the night and would ask, "O Nafi`! Is it the latter part of the night yet" and if Nafi` said, "Yes," Ibn `Umar would start supplicating to Allah and seeking His forgiveness until dawn. This Hadith was collected by Ibn Abi Hatim.

Tafsir Kemenag RI

Pada ayat ini disebutkan sifat-sifat orang beriman yang membedakan mereka dari yang lain. Dengan sifat tersebut mereka mendapatkan keridaan Allah swt. Semua sifat tersebut mereka miliki, dan masing-masing sifat itu mempunyai tingkatan keutamaan, berkat sifat-sifat itu mereka memperoleh apa yang dijanjikan Allah kepada mereka. Sifat-sifat tersebut ialah:

1.Sabar. Sabar yang paling sempurna, ialah sabar dan tabah menderita di dalam melaksanakan ketaatan dan menjauhi larangan Allah. Apabila gelora syahwat sudah bergejolak, dan jiwa pun sudah tunduk untuk melakukan kemaksiatan maka kesabaranlah yang akan membendungnya. Sifat sabar pulalah yang menetapkan (mengokohkan) iman dan memelihara ketaatan pada batas-batas yang telah ditetapkan syariat (hukum agama). Sabarlah yang dapat memelihara martabat manusia di waktu mendapat kesulitan di dunia, dan memelihara hak-hak orang dari gangguan tangan orang yang rakus. Sifat sabar merupakan syarat bagi tercapainya sifat-sifat jujur, taat, dan istigfar.

2.Bersifat benar. Benar adalah puncak kesempurnaan. Benar dan jujur dalam iman, perkataan dan niat.

3.Taat. Taat ialah ketekunan dalam melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya dengan tunduk dan khusyuk kepada Allah. Tunduk dan khusyuk adalah jiwa dan intisari ibadah. Tanpa tunduk dan khusyuk ibadah menjadi hampa, bagaikan pohon tiada berbuah.

4.Membelanjakan harta di jalan Allah, baik yang bersifat wajib, maupun yang sunah, karena mengeluarkan harta untuk amal kebajikan sangat ditekankan dan dianjurkan oleh agama.

5.Beristigfar pada waktu sahur, yaitu waktu sebelum fajar menyingsing dekat subuh. Maksudnya salat tahajud di akhir malam, yaitu waktu tidur paling enak dan sukar untuk meninggalkannya. Tetapi jiwa dan hati pada waktu itu sangat bening dan tenang. Salat ini diikuti dengan bacaan istigfar dan doa. Terdapat di dalam kitab hadis Sahih Bukhari dan Muslim, dan dalam kitab-kitab musnad serta sunan, riwayat dari sejumlah sahabat.

Rasulullah berkata:

'Tuhan kita Yang Mahasuci dan Mahatinggi, turun pada setiap malam ke langit dunia pada waktu sepertiga akhir malam. Dia berfirman, "Siapa yang berdoa kepada-Ku maka Aku akan mengabulkannya. Siapa yang meminta kepada-Ku, Aku akan memberinya. Siapa yang meminta ampun kepada-Ku maka Aku akan mengampuninya". (Riwayat al-Bukhari dan Muslim)

Adapun istigfar (minta ampun) yang dimaksud oleh agama ialah istigfar yang disertai tobat nasuha, serta menyesuaikan perbuatan dengan ketentuan agama. Tobat nasuha adalah tobat dengan benar-benar menghentikan perbuatan dosa dan tidak mengulangi lagi, serta berusaha menggantinya dengan perbuatan yang baik.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Word by word

ٱلصَّٰبِرِينَ

al-ṣābirīna

The patient

وَٱلصَّٰدِقِينَ

wal-ṣādiqīna

and the truthful

وَٱلۡقَٰنِتِينَ

wal-qānitīna

and the obedient

وَٱلۡمُنفِقِينَ

wal-munfiqīna

and those who spend

وَٱلۡمُسۡتَغۡفِرِينَ

wal-mus'taghfirīna

and those who seek forgiveness

بِٱلۡأَسۡحَارِ

bil-asḥāri

[in the] before dawn