Surah 28 · 28:78
Surah Al-Qasas 28:78
Al-Qasas · The Stories
قَالَ إِ
Qala innama ooteetuhu AAalaAAilmin AAindee awa lam yaAAlam anna Allaha qad ahlaka minqablihi mina alqurooni man huwa ashaddu minhu quwwatan waaktharujamAAan wala yus-alu AAan thunoobihimu almujrimoon
He said, "I was only given it because of knowledge I have." Did he not know that Allāh had destroyed before him of generations those who were greater than him in power and greater in accumulation [of wealth]? But the criminals, about their sins, will not be asked.
Dia (Karun) berkata, "Sesungguhnya aku diberi (harta itu), semata-mata karena ilmu yang ada padaku." Tidakkah dia tahu, bahwa Allah telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta? Dan orang-orang yang berdosa itu tidak perlu ditanya tentang dosa-dosa mereka.
Tafsir
Ibn Kathir (Abridged)
Allah informs us how Qarun responded to the exhortations of his people when they sought to guide him
قَالَ إِنَّمَآ أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ عِندِى(He said: "This has been given to me only because of the knowledge I possess.") meaning, `I have no need of your advice; Allah has only given me this wealth because He knows that I deserve it and because He loves me. ' In other words: `He has given it to me because He knows that I am fit for this.' This is like the Ayat:
فَإِذَا مَسَّ الإِنسَـنَ ضُرٌّ دَعَانَا ثُمَّ إِذَا خَوَّلْنَـهُ نِعْمَةً مِّنَّا قَالَ إِنَّمَآ أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ(When harm touches man, he calls upon Us; then when We have changed it into a favor from Us, he says: "Only because of knowledge I obtained it.") (39:49) An alternative interpretation of this Ayah says that the meaning is: "Only because of what Allah knows about me did I obtain this favor." This is like His saying:
وَلَئِنْ أَذَقْنَـهُ رَحْمَةً مِّنَّا مِن بَعْدِ ضَرَّآءَ مَسَّتْهُ لَيَقُولَنَّ هَـذَا لِى(And truly, if We give him a taste of mercy from Us, after some adversity has touched him, he is sure to say: "This is from me.") (41:50) meaning, "I deserved it." Imam `Abdur-Rahman bin Zayd bin Aslam explained this Ayah very well. Concerning the phrase,
قَالَ إِنَّمَآ أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ عِندِى(He said: "This has been given to me only because of the knowledge I possess.") He said: "Were it not for the fact that Allah is pleased with me and knows my virtue, He would not have given me this wealth." And He said:
أَوَلَمْ يَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ قَدْ أَهْلَكَ مِن قَبْلِهِ مِنَ الْقُرُونِ مَنْ هُوَ أَشَدُّ مِنْهُ قُوَّةً وَأَكْثَرُ جَمْعاً(Did he not know that Allah had destroyed before him generations, men who were stronger than him in might and greater in the amount they had collected) This is what those who have little knowledge say when they see a person whom Allah has granted a lot of wealth; they say that if he did not deserve it, Allah would not have given it to him.
Tafsir Kemenag RI
Ayat ini menerangkan reaksi Karun atas nasihat dan petunjuk yang diberikan oleh kaumnya. Dengan sombong ia berkata, "Harta yang diberikan Allah kepadaku adalah karena ilmu yang ada padaku. Allah mengetahui hal itu. Oleh karena itu, Ia rida padaku dan memberikan harta itu kepadaku." Tidak sedikit manusia apabila ditimpa bahaya, ia kembali kepada Tuhan, dan berdoa sepenuh hati. Semua doa yang diketahuinya dibaca dengan harapan supaya bahaya yang menimpanya itu lenyap. Jika maksudnya itu tercapai, ia kemudian lupa kepada Tuhan yang mencabut bahaya itu darinya. Bahkan, ia mengaku bahwa hal itu terjadi karena kepintarannya, karena perhitungan yang tepat, dan sebagainya. Firman Allah:
Maka apabila manusia ditimpa bencana dia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan nikmat Kami kepadanya dia berkata, "Sesungguhnya aku diberi nikmat ini hanyalah karena kepintaranku." Sebenarnya, itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. (az-Zumar/39: 49)
Pengakuan seperti tersebut di atas ditolak oleh Allah dengan firman Nya, "Apakah ia lupa ataukah tidak pernah mengetahui bahwa Allah telah membinasakan umat dahulu sebelum dia, padahal mereka itu jauh lebih kuat dan lebih banyak harta yang dikumpulkannya." Sekiranya Allah memberi seseorang harta kekayaan dan lainnya hanya karena kepintaran dan kebaikan yang ada padanya, sehingga Allah rida kepadanya, tentu Dia tidak akan membinasakan orang-orang dahulu yang jauh lebih kaya, kuat dan pintar dari Karun. Orang yang diridai Allah tentu tidak akan dibinasakan-Nya. Tidakkah ia menyaksikan nasib Fir'aun yang mempunyai kerajaan besar dan pengikutnya yang banyak dengan sekejap mata dihancurkan oleh Allah.
Pada akhir ayat ini, Allah menegaskan bahwa apabila Dia hendak mengazab orang-orang yang bergelimang dosa itu, Dia tidak akan menanyakan berapa banyak dosa yang telah diperbuatnya, begitu juga jenisnya, karena Dia Maha Mengetahui semuanya itu. Dalam ayat lain ditegaskan juga sebagai berikut:
Maka pada hari itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya. (ar-Rahman/55: 39)
Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.
Word by word
قَالَ
qāla
He said
إِنَّمَآ
innamā
Only
أُوتِيتُهُۥ
ūtītuhu
I have been given it
عَلَىٰ
ʿalā
on (account)
عِلۡمٍ
ʿil'min
(of) knowledge
عِندِيٓۚ
ʿindī
I have
أَوَلَمۡ
awalam
Did not
يَعۡلَمۡ
yaʿlam
he know
أَنَّ
anna
that
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
قَدۡ
qad
indeed
أَهۡلَكَ
ahlaka
destroyed
مِن
min
before him
قَبۡلِهِۦ
qablihi
before him
مِنَ
mina
of
ٱلۡقُرُونِ
l-qurūni
the generations
مَنۡ
man
who
هُوَ
huwa
[they]
أَشَدُّ
ashaddu
(were) stronger
مِنۡهُ
min'hu
than him
قُوَّةٗ
quwwatan
(in) strength
وَأَكۡثَرُ
wa-aktharu
and greater
جَمۡعٗاۚ
jamʿan
(in) accumulation
وَلَا
walā
And not
يُسۡـَٔلُ
yus'alu
will be questioned
عَن
ʿan
about
ذُنُوبِهِمُ
dhunūbihimu
their sins
ٱلۡمُجۡرِمُونَ
l-muj'rimūna
the criminals