Surah 67 · 67:11
Surah Al-Mulk 67:11
Al-Mulk · The Sovereignty
فَ
FaAAtarafoo bithanbihim fasuhqanli-as-habi assaAAeer
And they will admit their sin, so [it is] alienation for the companions of the Blaze.
Maka mereka mengakui dosanya. Tetapi jauhlah (dari rahmat Allah) bagi penghuni neraka yang menyala-nyala itu.
Tafsir
Ibn Kathir (Abridged)
The Description of Hell and Those Who will enter into it
Allah the Exalted says,
وَ
(and) meaning, `and We have prepared,'
لِلَّذِينَ كَفَرُواْبِرَبِّهِمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ
(for those who disbelieve in their Lord is the torment of Hell, and worst indeed is that destination.) This means that this will be the worst end and a terrible destiny.
إِذَآ أُلْقُواْ فِيهَا سَمِعُواْ لَهَا شَهِيقًا
(When they are cast therein, they will hear its Shahiq) Ibn Jarir said, "This means the sound of shouting."
وَهِىَ تَفُورُ
(while it is simmering.) Ath-Thawri said, "It will boil them just as a small number of seeds are boiled in a lot of water." Then Allah says,
تَكَادُ تَمَيَّزُ مِنَ الغَيْظِ
(It almost bursts up with fury.) meaning, some parts of it almost break apart from other parts due to the severity of its rage and anger with them.
تَكَادُ تَمَيَّزُ مِنَ الغَيْظِ كُلَّمَا أُلْقِىَ فِيهَا فَوْجٌ سَأَلَهُمْ خَزَنَتُهَآ أَلَمْ يَأْتِكُمْ نَذِيرٌ - قَالُواْ بَلَى قَدْ جَآءَنَا نَذِيرٌ فَكَذَّبْنَا وَقُلْنَا مَا نَزَّلَ اللَّهُ مِن شَىْءٍ إِنْ أَنتُمْ إِلاَّ فِى ضَلَـلٍ كَبِيرٍ
(Every time a group is cast therein, its keepers will ask: "Did no warner come to you" They will say: "Yes, indeed a warner did come to us, but we rejected him and said: `Allah never sent down anything; you are only in great error."') In these Ayat Allah reminds of His justice in dealing with His creatures and that He does not punish anyone until the proof has been established against them and a Messenger has been sent to them. This is similar to Allah's statement,
وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّى نَبْعَثَ رَسُولاً
(And We never punish until We have sent a Messenger.) 17:15 Allah also says,
حَتَّى إِذَا جَآءُوهَا فُتِحَتْ أَبْوَبُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَآ أَلَمْ يَأْتِكُمْ رُسُلٌ مِّنكُمْ يَتْلُونَ عَلَيْكُمْ ءَايَـتِ رَبِّكُمْ وَيُنذِرُونَكُمْ لِقَـآءَ يَوْمِكُمْ هَـذَا قَالُواْ بَلَى وَلَـكِنْ حَقَّتْ كَلِمَةُ الْعَذَابِ عَلَى الْكَـفِرِينَ
(till when they reach it, the gates thereof will be opened. And its keepers will say, "Did not the Messengers come to you from yourselves, reciting to you the Ayat of your Lord, and warning you of the meeting of this Day of yours" They will say: "Yes," but the Word of torment has been justified against the disbelievers!") 39:71 Thus, they have no recourse but to blame themselves and they will feel remorseful when such remorse will be of no benefit to them. They will say,
لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ أَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِى أَصْحَـبِ السَّعِيرِ
(Had we but listened or used our intelligence, we would not have been among the dwellers of the blazing Fire!) meaning, `if we would have benefited from our intellects or listened to the truth that Allah revealed, we would not have been disbelieving in Allah and misguided about Him. But we did not have understanding to comprehend what the Messengers came with, and we did not have the intelligence to guide us to following them.' Allah then says,
فَاعْتَرَفُواْ بِذَنبِهِمْ فَسُحْقًا لاًّصْحَـبِ السَّعِيرِ
(Then they will confess their sin. So, away with the dwellers of the blazing Fire!) Imam Ahmad recorded from Abu Al-Bakhtari At-Ta'i that he heard from one of the Companions that the Messenger of Allah ﷺ said,
«لَنْ يَهْلِكَ النَّاسُ حَتْى يُعْذِرُوا مِنْ أَنْفُسِهِم»
(The people will not be destroyed until they themselves confess their guilt.)
Tafsir Kemenag RI
Dalam ayat ini, Allah menerangkan pula bahwa sekalipun orang-orang kafir yang sedang diazab di dalam neraka itu telah mengakui perbuatan dosa yang telah mereka lakukan selama hidup di dunia dan menyatakan tobat dengan sesungguhnya, namun pengakuan dan pernyataan tobat mereka itu tidak ada manfaatnya sedikit pun. Sebab, tobat yang diterima Allah hanyalah tobat yang dilakukan oleh seseorang pada waktu ia hidup di dunia, dengan syarat:
1.Meninggalkan dosa yang dilakukan dengan segera.
2.Menyesali perbuatan dosa yang telah dilakukan.
3.Berjanji tidak akan melakukan perbuatan dosa yang telah dikerjakannya dan perbuatan-perbuatan yang lain yang dilarang oleh Allah.
Di akhirat, orang-orang kafir itu telah dijauhkan dari rahmat Allah sehingga apa pun yang berupa rahmat-Nya, seperti pengampunan dosa, kebahagiaan hidup, dan lain-lain, tidak akan mereka dapatkan lagi. Hanya kebinasaan yang akan menimpa mereka.
Dari ayat ini dapat dipahami bahwa sebenarnya seruan agar menganut agama Allah dan mengikuti seruan rasul itu telah sampai kepada hampir seluruh tempat di dunia ini dan kepada seluruh manusia. Sementara itu, ajaran agama yang disampaikan rasul itu mudah diterima dan dilaksanakan oleh manusia mana pun yang telah balig dan berakal, karena tujuan ajaran agama itu ialah untuk kemaslahatan umat manusia dalam hidup di dunia dan di akhirat nanti, bukan untuk memberatkan dan menyempitkan. Di samping itu, ajaran agama itu mudah diterima akal yang sehat karena sifatnya yang mudah dimengerti dan sesuai dengan akal budi manusia. Akan tetapi, karena hawa nafsu, kedudukan, pangkat, harta, dan ingin mendapat simpati, kehormatan, dan ditambah lagi dengan godaan setan yang tujuannya hanyalah untuk menyesatkan manusia, mereka tidak mengindahkan seruan itu. Akibatnya, mereka mendapat balasan yang setimpal dengan kekafiran dan keingkaran mereka itu. Betapa banyak orang yang tadinya telah beriman dan melakukan ajaran agama Islam dengan baik tetapi kemudian karena pengaruh hawa nafsu dan godaan setan, mereka tidak segan-segan meninggalkan kepercayaan dan keyakinan yang telah tumbuh dengan subur dalam hati mereka, bahkan mereka tidak segan-segan menghancurkan Islam dan kaum Muslimin.
Allah sendiri selalu mengingatkan mereka dengan memberikan cobaan-cobaan berupa kesenangan dan penderitaan, tetapi mereka hanya sadar sampai cobaan itu hilang dari mereka. Setelah itu, mereka kembali mengingkari ajaran dan seruan rasul. Oleh karena itu, sudah sepantasnya jika di akhirat nanti mereka tidak akan mendapat pertolongan dari Allah dan akan dijauhkan dari rahmat-Nya.
Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.
Word by word
فَٱعۡتَرَفُواْ
fa-iʿ'tarafū
Then they (will) confess
بِذَنۢبِهِمۡ
bidhanbihim
their sins
فَسُحۡقٗا
fasuḥ'qan
so away with
لِّأَصۡحَٰبِ
li-aṣḥābi
(the) companions
ٱلسَّعِيرِ
l-saʿīri
(of) the Blaze