Surah 18 · 18:7

Surah Al-Kahf 18:7

Al-Kahf · The Cave

إِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى ٱلْأَرْضِ زِينَةً لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً

Inna jaAAalna ma AAalaal-ardi zeenatan laha linabluwahum ayyuhum ahsanuAAamala

Indeed, We have made that which is on the earth adornment for it that We may test them [as to] which of them is best in deed.

Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami menguji mereka, siapakah diantaranya yang terbaik perbuatannya.

SurahAl-Kahf
Juz15
Page294
Revelationmakkah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

Do not feel sorry because the Idolators do not believe Allah consoles His Messenger for his sorrow

فَلاَ تَذْهَبْ نَفْسُكَ عَلَيْهِمْ حَسَرَتٍ

(So destroy not yourself in sorrow for them.) 35:8

وَلاَ تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ

(And grieve not over them.) 16:127

لَعَلَّكَ بَـخِعٌ نَّفْسَكَ أَلاَّ يَكُونُواْ مُؤْمِنِينَ

(It may be that you are going to kill yourself with grief, that they do not become believers.) 26:3 meaning, maybe you will destroy yourself with your grief over them. Allah says:

فَلَعَلَّكَ بَـخِعٌ نَّفْسَكَ عَلَى ءَاثَـرِهِمْ إِن لَّمْ يُؤْمِنُواْ بِهَـذَا الْحَدِيثِ

(Perhaps, you would kill yourself in grief, over their footsteps, because they believe not in this narration.) meaning the Qur'an.

أَسَفاً

(in grief) Allah is saying, `do not destroy yourself with regret.' Qatadah said: "killing yourself with anger and grief over them." Mujahid said: "with anxiety." These are synonymous, so the meaning is: `Do not feel sorry for them, just convey the Message of Allah to them. Whoever goes the right way, then he goes the right way only for the benefit of himself. And whoever goes astray, then he strays at his own loss, so do not destroy yourself in sorrow for them.'

This World is the Place of Trial Then Allah tells us that He has made this world a temporary abode, adorned with transient beauty, andHe made it a place of trial, not a place of settlement. So He says

إِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الاٌّرْضِ زِينَةً لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُم أَحْسَنُ عَمَلاً

(Verily, we have made that which is on earth an adornment for it, in order that We may test which of them are best in deeds.) Abu Maslamah narrated from Abu Nadrah from Abu Sa`id that the Messenger of Allah ﷺ said:

«إِنَّ الدُّنْيَا حُلْوَةٌ خَضِرَةٌ، وَإِنَّ اللهَ مُسْتَخْلِفُكُمْ فِيهَا فَنَاظِرٌ مَاذَا تَعْمَلُونَ، فَاتَّقُوا الدُّنْيَا، وَاتَّقُوا النِّسَاءَ، فَإِنَّ أَوَّلَ فِتْنَةِ بَنِي إِسْرَائِيلَ كَانَتْ فِي النِّسَاء»

(This world is sweet and green, and Allah makes you generations succeeding one another, so He is watching what you will do. Beware of (the beguilements of) this world and beware of women, for the first affliction that Children of Israel suffered from was that of women.) Then Allah tells us that this world will pass away and come to an end, as He says:

وَإِنَّا لَجَاعِلُونَ مَا عَلَيْهَا صَعِيداً جُرُزاً

(And verily, We shall make all that is on it bare, dry soil.) means, `after having adorned it, We will destroy it and make everything on it bare and dry, with no vegetation or any other benefit.' Al-`Awfi reported from Ibn `Abbas that this means everything on it would be wiped out and destroyed. Mujahid said: "a dry and barren plain." Qatadah said, "A plain on which there are no trees or vegetation."

Tafsir Kemenag RI

Dalam ayat ini, Allah swt menerangkan bahwa segala yang ada di atas bumi ini diciptakan sebagai perhiasan bagi bumi itu, baik binatang dan tumbuh-tumbuhan yang terdiri dari berbagai jenis di lautan dan di daratan, maupun barang-barang tambang yang beraneka ragam dan sebagainya. Semua itu untuk menguji manusia apakah mereka dapat memahami dengan akal pikiran bahwa perhiasan-perhiasan bumi itu dapat memberi gambaran akan adanya Sang Pencipta, untuk kemudian menaati perintah dan menjauhi larangan-Nya. Bilamana mereka menggunakan segala benda-benda alam, hewan, dan tumbuh-tumbuhan itu untuk pengabdian diri kepada Allah dan kemaslahatan manusia, maka Allah akan memberi mereka pahala yang sebesar-besarnya. Akan tetapi, bilamana mereka menggunakannya untuk mendurhakai Allah dan merusak peradaban dan kemanusiaan, maka Allah swt akan menimpakan kepada mereka azab yang besar pula. Sejarah umat manusia membuktikan bahwa mereka selalu berlomba-lomba untuk mem-peroleh benda-benda perhiasan bumi itu, karena merupakan benda-benda ekonomi yang menjadi sumber penghidupan umat manusia. Karena benda-benda itu pula, mereka saling berbunuh-bunuhan satu sama lain yang akhirnya menimbulkan kehancuran. Hal itu tidak akan terjadi jika mereka menyadari bahwa benda-benda hiasan bumi itu adalah anugerah Allah, dan dimanfaatkan untuk kemanusiaan dan pengabdian kepada Tuhan Rabbul Alamin.

Demikianlah, barang siapa yang dapat memahami dan mengambil pelajaran serta hikmah dari benda-benda hiasan bumi itu akan berbahagia di dunia dan di akhirat. Semua benda alam ini memang diperuntukkan bagi manusia, terserah kepada mereka mau melakukan apa saja terhadap benda-benda hiasan di permukaan bumi itu?

Firman Allah swt:

Tidakkah engkau memperhatikan bahwa Allah menundukkan bagimu (manusia) apa yang ada di bumi dan kapal yang berlayar di lautan dengan perintah-Nya. (al-hajj/22: 65)

Sabda Nabi Muhammad saw:

Sesungguhnya dunia ini manis dan hijau. Dan sesungguhnya Allah menunjuk kamu sebagai penguasa di atasnya, lalu Dia melihat apa yang kamu kerjakan. (Riwayat Muslim dari Abu Sa'id al-Khudri)

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Word by word

إِنَّا

innā

Indeed, We

جَعَلۡنَا

jaʿalnā

We have made

مَا

what

عَلَى

ʿalā

(is) on

ٱلۡأَرۡضِ

l-arḍi

the earth

زِينَةٗ

zīnatan

adornment

لَّهَا

lahā

for it

لِنَبۡلُوَهُمۡ

linabluwahum

that We may test [them]

أَيُّهُمۡ

ayyuhum

which of them

أَحۡسَنُ

aḥsanu

(is) best

عَمَلٗا

ʿamalan

(in) deed