Surah 17 · 17:53

Surah Al-Isra 17:53

Al-Isra · The Night Journey

وَقُل لِّعِبَادِى يَقُولُواْ ٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ‌ۚ إِنَّ ٱلشَّيْطَـٰنَ يَنزَغُ بَيْنَهُمْ‌ۚ إِنَّ ٱلشَّيْطَـٰنَ كَانَ لِلْإِنسَـٰنِ عَدُوًّا مُّبِينًا

Waqul liAAibadee yaqooloo allateehiya ahsanu inna ashshaytana yanzaghubaynahum inna ashshaytana kana lil-insaniAAaduwwan mubeena

And tell My servants to say that which is best. Indeed, Satan induces [dissension] among them. Indeed Satan is ever, to mankind, a clear enemy.

Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, "Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sungguh, setan itu (selalu) menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sungguh, setan adalah musuh yang nyata bagi manusia.

SurahAl-Isra
Juz15
Page287
Revelationmakkah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

People should speak Good Words with Politeness

Allah commands His servant Muhammad ﷺ to tell the believing servants of Allah that they should address one another in their conversations and discussions with the best and politest of words, for if they do not do that, Shaytan will sow discord among them, and words will lead to actions, so that evil and conflicts and fights will arise among them. For Shaytan is the enemy of Adam and his descendants, and has been since he refused to prostrate to Adam. His enmity is obvious and manifest. For this reason it is forbidden for a man to point at his Muslim brother with an iron instrument, for Shaytan may cause him to strike him with it. (Imam Ahmad recorded that Abu Hurayrah said: "The Messenger of Allah ﷺ said:

«لَا يُشِيرَنَّ أَحَدُكُمْ إِلَى أَخِيهِ بِالسِّلَاحِ، فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي أَحَدُكُمْ لَعَلَّ الشَّيْطَانَ أَنْ يَنْزِعَ فِي يَدِهِ فَيَقَعَ فِي حُفْرَةٍ مِنَ النَّار»

(No one of you should point at his brother with a weapon, for he does not know whether Shaytan will cause him to strike him with it and thus be thrown into a pit of Fire.) Al-Bukhari and Muslim recorded this Hadith with the chain of narration from `Abdur-Razzaq.

Tafsir Kemenag RI

Allah memerintahkan kepada Rasulullah agar mengatakan kepada semua hamba-Nya supaya mengucapkan perkataan yang lebih baik pada saat berbicara atau berdebat dengan orang-orang musyrik ataupun yang lainnya. Agar mereka tidak menggunakan kata-kata yang kasar dan caci-maki yang akan menimbulkan kebencian, tetapi hendaklah menggunakan kata-kata yang benar dan mengandung pelajaran yang baik.

Allah swt berfirman:

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik. (an-Nahl/16: 125). Perhatikan pula al-'Ankabut/29: 46.

Allah swt menjelaskan alasan larangan-Nya itu, yaitu setan bisa merusak suasana dan menyebarkan bencana di antara kaum Mukminin dengan orang-orang musyrik ketika mereka berbicara kasar dan berselisih. Perselisihan di kalangan mereka bisa menimbulkan pertentangan, bahkan perkelahian. Dalam hal ini, Rasulullah saw pernah melarang seorang laki-laki Muslim menudingnya dengan menggunakan sepotong besi, karena khawatir kalau-kalau setan melepaskan senjata itu dari tangannya lalu meluncur mengenai Rasul. Hal ini akan menyebabkan orang itu berdosa dan dimasukkan ke dalam neraka.

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:

Janganlah seorang di antara kamu mengacung- acungkan senjata kepada saudaranya, karena sesungguhnya ia tidak mengetahui, boleh jadi setan melepaskan senjata dari tangannya, sehingga dia akan masuk ke lembah neraka. (Riwayat Imam Ahmad dari Abu Hurairah)

Kemudian Allah menegaskan bahwa setan adalah musuh yang nyata bagi manusia. Permusuhan di antara keduanya sudah berlangsung lama. Dalam ayat lain Allah swt berfirman:

Kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. (al-A'raf/7: 17)

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Word by word

وَقُل

waqul

And say

لِّعِبَادِي

liʿibādī

to My slaves

يَقُولُواْ

yaqūlū

(to) say

ٱلَّتِي

allatī

that

هِيَ

hiya

which

أَحۡسَنُۚ

aḥsanu

(is) best

إِنَّ

inna

Indeed

ٱلشَّيۡطَٰنَ

l-shayṭāna

the Shaitaan

يَنزَغُ

yanzaghu

sows discord

بَيۡنَهُمۡۚ

baynahum

between them

إِنَّ

inna

Indeed

ٱلشَّيۡطَٰنَ

l-shayṭāna

the Shaitaan

كَانَ

kāna

is

لِلۡإِنسَٰنِ

lil'insāni

to the man

عَدُوّٗا

ʿaduwwan

an enemy

مُّبِينٗا

mubīnan

clear