Surah 15 · 15:6
Surah Al-Hijr 15:6
Al-Hijr · The Rocky Tract
وَقَالُو
Waqaloo ya ayyuha allatheenuzzila AAalayhi aththikru innaka lamajnoon
And they say, "O you upon whom the message has been sent down, indeed you are mad.
Dan mereka berkata, "Wahai orang yang kepadanya diturunkan Alquran, sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar orang yang gila.
Tafsir
Ibn Kathir (Abridged)
The Accusation that the Prophet was a Madman and Demands for Him to bring down Angels
Allah tells us about the disbelief, arrogance and stubbornness of the disbelievers as reflected in their words:
يأَيُّهَا الَّذِى نُزِّلَ عَلَيْهِ الذِّكْرُ(O you (Muhammad) to whom the Dhikr (the Qur'an) has been revealed!) i.e., the one who claims to receive it.
إِنَّكَ لَمَجْنُونٌ(Verily, you are a mad man!) i.e., by your invitation to us to follow you and leave the way of our forefathers.
لَّوْ مَا تَأْتِينَا بِالْمَلَـئِكَةِ(Why do you not bring angels to us) i.e., to bear witness to the accuracy of what you have brought to us is true, if you are really telling the truth This is similar to what Pharaoh said:
فَلَوْلاَ أُلْقِىَ عَلَيْهِ أَسْوِرَةٌ مِّن ذَهَبٍ أَوْ جَآءَ مَعَهُ الْمَلَـئِكَةُ مُقْتَرِنِينَ(Why then are not golden bracelets bestowed on him, or angels sent along with him)(43:53). And Allah said:
وَقَالَ الَّذِينَ لاَ يَرْجُونَ لِقَآءَنَا لَوْلاَ أُنزِلَ عَلَيْنَا الْمَلَـئِكَةُ أَوْ نَرَى رَبَّنَا لَقَدِ اسْتَكْبَرُواْ فِى أَنفُسِهِمْ وَعَتَوْا عُتُوّاً كَبِيراً - يَوْمَ يَرَوْنَ الْمَلَـئِكَةَ لاَ بُشْرَى يَوْمَئِذٍ لِّلْمُجْرِمِينَ وَيَقُولُونَ حِجْراً مَّحْجُوراً(And those who do not expect a meeting with Us (i. e., those who deny the Day of Resurrection and the life of the Hereafter), say: "Why are not the angels sent down to us, or why do we not see our Lord" Indeed they think too highly of themselves, and are scornful with great pride. On the Day that they do see the angels - there will be no good news given on that day to the guilty. And they (angels) will say: "All kinds of glad tidings are forbidden for you.") (25:21-22) For this reason Allah said:
مَا نُنَزِّلُ الْمَلَـئِكَةَ إِلاَّ بِالحَقِّ وَمَا كَانُواْ إِذًا مُّنظَرِينَ(We do not send the angels down except with the truth, and in that case, they (the disbelievers) would have no respite!) Mujahid said in this Ayah:
مَا نُنَزِّلُ الْمَلَـئِكَةَ إِلاَّ بِالحَقِّ(We do not send the angels down except with the truth) "i.e., with the Message and the punishment." Then Allah, may He be exalted, stated that He is the One Who revealed the Dhikr to him, which is the Qur'an, and He is protecting it from being changed or altered.
Tafsir Kemenag RI
Ayat ini menerangkan perkataan dan ejekan orang-orang kafir Mekah kepada Nabi Muhammad saw ketika ayat-ayat Al-Qur'an disampaikan kepada mereka. Mereka mengatakan, "Hai Muhammad, engkau yang mengaku sebagai nabi dan rasul Allah dan telah diturunkan Al-Qur'an kepadamu. Sebenarnya ucapan dan dakwahmu itu menunjukkan bahwa kamu sesungguhnya adalah orang yang gila atau ada tanda-tanda gila pada dirimu, karena Al-Qur'an tidak mempunyai arti dan makna sedikit pun, bertentangan dengan pendapat kami, dan menyalahi kepercayaan yang telah diwariskan nenek moyang kami. Apakah mungkin kami menerima sesuatu yang tidak sesuai dengan pikiran dan tidak disukai pula oleh cerdik-pandai dan para ulama kami."
Dari ucapan orang-orang kafir itu, tampak jelas sikap mereka yang sebenarnya terhadap Al-Qur'an dan Nabi Muhammad saw. Mereka membantah Al-Qur'an tanpa memikirkan dan merenungkan bukti-bukti dan dalil-dalil yang tersebut di dalamnya yang menjelaskan tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran Allah yang ada pada diri mereka, pada hewan ternak yang mereka pelihara, pada tanaman-tanaman yang mereka tanam untuk memenuhi kebutuhan mereka, pada bumi tempat mereka bertempat tinggal, pada alam semesta, dan sebagainya. Semuanya itu mereka ingkari dan dustakan tanpa merenungkan dan memikirkan terlebih dahulu.
Sikap mereka yang demikian itu timbul karena kesesatan hati, keras kepala, dan fanatik kepada nenek moyang yang telah terhunjam dalam diri mereka, sebagaimana firman Allah swt:
Setiap diturunkan kepada mereka ayat-ayat yang baru dari Tuhan, mereka mendengarkannya sambil bermain-main. Hati mereka dalam keadaan lalai. Dan orang-orang yang zalim itu merahasiakan pembicaraan mereka, "(Orang) ini (Muhammad) tidak lain hanyalah seorang manusia (juga) seperti kamu. Apakah kamu menerimanya (sihir itu) padahal kamu menyaksikannya?" (al-Anbiya'/21: 2-3)
Karena sikap tidak mau memperhatikan dan rasa fanatik yang mendalam, mereka mendustakan ayat-ayat Al-Qur'an, sebagaimana firman Allah swt:
Dan setiap ayat dari ayat-ayat Tuhan yang sampai kepada mereka (orang kafir), semuanya selalu diingkarinya. (al-An'am/6: 4)
Sikap mereka yang demikian menimbulkan sifat sombong dan takabur pada diri mereka, sebagaimana firman Allah swt:
Dan orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami (di akhirat) berkata, "Mengapa bukan para malaikat yang diturunkan kepada kita atau (mengapa) kita (tidak) melihat Tuhan kita?" Sungguh, mereka telah menyombongkan diri mereka dan benar-benar telah melampaui batas (dalam melakukan kezaliman). (al-Furqan/25: 21)
Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.
Word by word
وَقَالُواْ
waqālū
And they say
يَٰٓأَيُّهَا
yāayyuhā
O you
ٱلَّذِي
alladhī
(to) whom
نُزِّلَ
nuzzila
has been sent down
عَلَيۡهِ
ʿalayhi
[on him]
ٱلذِّكۡرُ
l-dhik'ru
the Reminder
إِنَّكَ
innaka
indeed, you
لَمَجۡنُونٞ
lamajnūnun
(are) surely mad