Surah 21 · 21:51

Surah Al-Anbya 21:51

Al-Anbya · The Prophets

۞ وَلَقَدْ ءَاتَيْنَآ إِبْرَٲهِيمَ رُشْدَهُۥ مِن قَبْلُ وَكُنَّا بِهِۦ عَـٰلِمِينَ

Walaqad atayna ibraheemarushdahu min qablu wakunna bihi AAalimeen

And We had certainly given Abraham his sound judgement before, and We were of him well-Knowing

Dan sungguh, sebelum dia (Musa dan Harun) telah Kami berikan kepada Ibrahim petunjuk, dan Kami telah mengetahui dia.

SurahAl-Anbya
Juz17
Page326
Revelationmakkah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

The Story of Ibrahim and his People

Allah tells us about His close Friend Ibrahim, peace be upon him, and how He bestowed upon him guidance aforetime, i.e., from an early age He inspired him with truth and evidence against his people, as Allah says elsewhere:

وَتِلْكَ حُجَّتُنَآ ءَاتَيْنَـهَآ إِبْرَهِيمَ عَلَى قَوْمِهِ

(And that was Our proof which We gave Ibrahim against his people) 6:83. The point here is that Allah is telling us that He gave guidance to Ibrahim aforetime, i.e., He had already guided him at an early age.

وَكُنَّا بِهِ عَـلِمِينَ

(and We were Well-Acquainted with him.) means, and he was worthy of that. Then Allah says:

إِذْ قَالَ لاًّبِيهِ وَقَوْمِهِ مَا هَـذِهِ التَّمَـثِيلُ الَّتِى أَنتُمْ لَهَا عَـكِفُونَ

(When he said to his father and his people: "What are these images, to which you are devoted") This is the guidance which he had been given during his youth: his denunciation of his people's worship of idols instead of Allah. Ibrahim said:

مَا هَـذِهِ التَّمَـثِيلُ الَّتِى أَنتُمْ لَهَا عَـكِفُونَ

("What are these images, to which you are devoted") meaning, which you worship with such devotion.

قَالُواْ وَجَدْنَآ ءَابَآءَنَا لَهَا عَـبِدِينَ

(They said: "We found our fathers worshipping them.") means, they had no other evidence apart from the misguided actions of their forefathers. Ibrahim said:

لَقَدْ كُنتُمْ أَنتُمْ وَءَابَآؤُكُمْ فِى ضَلَـلٍ مُّبِينٍ

(Indeed you and your fathers have been in manifest error.) meaning, Speaking to your fathers whose actions you cite as evidence would be the same as speaking to you. Both you and they are misguided and are not following any straight path.' When he called their intelligence into question, and said that their fathers were misguided and belittled their gods,

قَالُواْ أَجِئْتَنَا بِالْحَقِّ أَمْ أَنتَ مِنَ اللَّـعِبِينَ

(They said: "Have you brought us the Truth, or are you one of those who play about") They said: `These words that you are saying, are you speaking in jest or are you telling the truth For we have never heard such a thing before.'

قَالَ بَل رَّبُّكُمْ رَبُّ السَّمَـوَتِ وَالاٌّرْضِ الَّذِى فطَرَهُنَّ

(He said: "Nay, your Lord is the Lord of the heavens and the earth, Who created them...") meaning, your Lord, beside Whom there is no other god, is the One Who created the heavens and the earth and all that they contain; He is the One Who initiated their creation; He is the Creator of all things.

وَأَنَاْ عَلَى ذلِكُمْ مِّنَ الشَّـهِدِينَ

(and to that I am one of the witnesses. ) means, and I bear witness that there is no God other than Him and no Lord except Him.

Tafsir Kemenag RI

Dalam ayat ini diterangkan bahwa Allah telah mengutus Nabi Ibrahim a.s., dan Dia telah mengkaruniakan hidayah kepadanya dan menjadikannya pemimpin umatnya dalam mencapai keselamatan dunia dan akhirat. Dengan hidayah tersebut ia telah dapat menyelamatkan dirinya dan umatnya dari kepercayaan yang sesat dan dari penyembahan kepada selain Allah, seperti patung dan berhala.

Pada akhir ayat ini ditegaskan bahwa Allah benar-benar mengetahui hal ihwal Ibrahim, baik sebelum diutus menjadi rasul, maupun sesudahnya. Artinya; Allah mengetahui benar kepribadian, watak dan budi pekertinya. Ibrahim adalah seorang yang menganut kepercayaan tauhid kepada Allah, tanpa dicampuri oleh kemusyrikan sedikit pun, disamping itu ia juga mempunyai sifat-sifat dan budi pekerti luhur, sehingga tepatlah kalau ia dipilih dan diangkat menjadi nabi dan rasul.

Kebanyakan para mufasir mengatakan bahwa Allah telah memberikan petunjuk kebenaran itu kepada Ibrahim sejak sebelum ia diangkat menjadi Rasul, sehingga dengan petunjuk itu ia dapat memperhatikan alam ini sehingga ia sampai kepada keyakinan tentang adanya Allah Yang Maha Esa. Oleh sebab itu, perjuangannya dalam membasmi kemusyrikan berupa penyembahan patung dan berhala di kalangan kaumnya telah dilakukannya sebelum ia diangkat menjadi rasul.

Sebagai penjelasan layak diterangkan di sini bahwa menurut sejarah Nabi Ibrahim berasal dari Ur al-Kaldaniyah (Ur Kaldea) ibu kota Kerajaan Kaldan (Kaldea) di Mesopotamia Selatan. Kerajaan Kaldea itu diperintah oleh seorang raja yang bernama Namruz memerintah tahun 2300 SM, sebelum pemerintahan Hammurabi yang memerintah tahun 2000 SM. Raja Namruz ini terkenal sebagai seorang raja yang amat kejam dan mengaku dirinya sebagai tuhan. Orang-orang Kaldan di samping menyembah tuhan-tuhan yang berupa patung-patung, diperintahkan juga agar menyembah Namruz.

Raja Namruz inilah yang menyuruh membakar Nabi Ibrahim. Akhirnya Nabi Ibrahim bersama istrinya yang bernama Sarah dan saudara laki-lakinya yang bernama Lut meninggalkan kota Ur, berhijrah ke Harran dan kemudian ke Palestina.

Pada suatu ketika terjadi kelaparan di Palestina, maka Ibrahim bersama istrinya dan Lut bersama istrinya pergi ke Mesir. Di Mesir Ibrahim menghadap Firaun. Firaun memberi mereka hadiah-hadiah, di antara hadiah-hadiah itu seorang perempuan yang bernama Hajar untuk Sarah istri Ibrahim. Setelah kembali ke Palestina, Lut berpisah dan pergi ke Sodom, sebuah kota dekat Laut Mati di Yordania.

Oleh karena Sarah dan Ibrahim belum mempunyai putra, maka Hajar dihadiahkan oleh Sarah kepada Nabi Ibrahim untuk dijadikan istri. Dengan Hajar, Ibrahim mendapat putra, yaitu Ismail. Kemudian oleh Ibrahim Siti Hajar dan Ismail dipindahkan ke Mekah. Di Mekah Nabi Ibrahim mendirikan kembali Ka'bah, dan Ismail bermukim di Mekah.

Nabi Ibrahim di masa tuanya dikaruniai seorang putra lainnya dari istri pertamanya Sarah, yaitu Ishak. Nabi Ibrahim meninggal dunia dan dikuburkan di Hebron, yaitu tempat di mana Sarah telah dikuburkan lebih dahulu. Dari keturunan Ibrahim a.s., banyak terdapat nabi-nabi, imam-imam, orang-orang yang saleh dan pemimpin yang menyeru kepada agama Allah.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Word by word

۞ وَلَقَدۡ

walaqad

And verily

ءَاتَيۡنَآ

ātaynā

We gave

إِبۡرَٰهِيمَ

ib'rāhīma

Ibrahim

رُشۡدَهُۥ

rush'dahu

his guidance

مِن

min

before

قَبۡلُ

qablu

before

وَكُنَّا

wakunnā

and We were

بِهِۦ

bihi

about him

عَٰلِمِينَ

ʿālimīna

Well-Knowing