Surah 46 · 46:3

Surah Al-Ahqaf 46:3

Al-Ahqaf · The Wind-Curved Sandhills

مَا خَلَقْنَا ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَآ إِلَّا بِٱلْحَقِّ وَأَجَلٍ مُّسَمًّى‌ۚ وَٱلَّذِينَ كَفَرُواْ عَمَّآ أُنذِرُواْ مُعْرِضُونَ

Ma khalaqna assamawatiwal-arda wama baynahuma illabilhaqqi waajalin musamman wallatheenakafaroo AAamma onthiroo muAAridoon

We did not create the heavens and earth and what is between them except in truth and [for] a specified term. But those who disbelieve, from that of which they are warned, are turning away.

Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan dalam waktu yang ditentukan. Namun orang-orang yang kafir berpaling dari peringatan yang diberikan kepada mereka.

SurahAl-Ahqaf
Juz26
Page502
Revelationmakkah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

Which was revealed in Makkah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـنِ الرَّحِيمِ

In the Name of Allah, the Most Gracious, the Most Merciful.

The Qur'an is a Revelation from Allah and the Universe is His True Creation

Allah informs that He has revealed the Book to His servant and Messenger Muhammad -- may Allah's blessings be upon him until the Day of Judgement. Allah then describes Himself as being of unimaginable glory, possessing ultimate wisdom in His statements and actions. Allah then says,

مَا خَلَقْنَا السَّمَـوَتِ وَالاٌّرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَآ إِلاَّ بِالْحَقِّ

(We created not the heavens and the earth and all that is between them except in truth,) meaning, not in idle play and falsehood.

وَأَجَلٌ مُّسَمًّى

(and for a specified term.) meaning, for a fixed and specified duration that will not increase or decrease. Allah continues,

وَالَّذِينَ كَفَرُواْ عَمَّآ أُنذِرُواْ مُعْرِضُونَ

(But those who disbelieve, turn away from that of which they are warned.) Meaning, the disbelievers are distracted from what is intended for them. Allah has indeed revealed to them a Book and sent to them a Messenger. Yet, they obstinately turn away from all of that. Therefore, they will soon realize the consequence of their behavior.

Refuting the Idolators

Allah then says,

قُلْ

(Say) meaning, to these idolators who worship others besides Allah.

أَرَأَيْتُمْ مَّا تَدْعُونَ مِن دُونِ اللَّهِ أَرُونِى مَاذَا خَلَقُواْ مِنَ الاٌّرْضِ

(Think you about all that you invoke besides Allah Show me what they have created of the earth) (46:4) meaning, `show me the place that they have independently created from the earth.'

أَمْ لَهُمْ شِرْكٌ فِى السَّمَـوَتِ

(Or have they a share in the heavens) which means that they are not partners in anything in the heavens, nor on earth. They do not own even the thin membrane covering a date's pit. The dominion and control only belong to Allah, Exalted is He. `How then would you worship others or join them as partners with Him Who guided you to that Who called you to that Did He command you to do it, or is it something that you suggested yourselves' Thus, He says,

ائْتُونِى بِكِتَـبٍ مِّن قَبْلِ هَـذَآ

(Bring me a scripture prior to this) meaning, `bring a book from among the Books of Allah that have been revealed to the Prophets, that commands you to worship these idols.'

أَوْ أَثَـرَةٍ مِّنْ عِلْمٍ

(or some trace of knowledge,) meaning, `some clear evidence justifying this way you have chosen.'

إِن كُنتُمْ صَـدِقِينَ

(if you are truthful!) meaning, `you have absolutely no evidence for that -- neither textual (from revelation) nor rational.' For this reason, some recited it; (أَوْ أَثَرَةٍ مِنْ عِلْمٍ) "or something inherited from knowledge" meaning, `or true knowledge that you have inherited from anyone before you.' This is similar to Mujahid's statement when he said,

أَوْ أَثَـرَةٍ مِّنْ عِلْمٍ

(or some trace of knowledge.) "Or anyone who has inherited any knowledge." Allah then says,

وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّن يَدْعُو مِن دُونِ اللَّهِ مَن لاَّ يَسْتَجِيبُ لَهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَـمَةِ وَهُمْ عَن دُعَآئِهِمْ غَـفِلُونَ

(And who is more astray than those who invokes besides Allah others who will not answer them until the Day of Resurrection, and who are unaware of their invocations to them) meaning, no one is more misguided than those who invoke idols instead of Allah, asking them for things that they cannot give -- until the Day of Judgment. They (the idols) are unaware of what he asks, they can neither hear, see, or act. This is because they are inanimate, senseless stones. Allah then says,

وَإِذَا حُشِرَ النَّاسُ كَانُواْ لَهُمْ أَعْدَآءً وَكَانُواْ بِعِبَادَتِهِمْ كَـفِرِينَ

(And when mankind are gathered, they will become their enemies and will deny their worship.) This is similar to Allah's saying:

وَاتَّخَذُواْ مِن دُونِ اللَّهِ ءالِهَةً لِّيَكُونُواْ لَهُمْ عِزّاً كَلاَّ سَيَكْفُرُونَ بِعِبَـدَتِهِمْ وَيَكُونُونَ عَلَيْهِمْ ضِدّاً

(They have taken gods beside Allah, that they might give them dignity. No! They will deny their worship of them, and will be opponents to them.) (19:81, 82) meaning, they will betray them when they need them the most. (Ibrahim) Al-Khalil, peace be upon him, said:

إِنَّمَا اتَّخَذْتُمْ مِّن دُونِ اللَّهِ أَوْثَـناً مَّوَدَّةَ بَيْنِكُمْ فِى الْحَيَوةِ الدُّنْيَا ثُمَّ يَوْمَ الْقِيَـمَةِ يَكْفُرُ بَعْضُكُمْ بِبَعْضٍ وَيَلْعَنُ بَعْضُكُمْ بَعْضاً وَمَأْوَاكُمُ النَّارُ وَمَا لَكُمْ مِّن نَّـصِرِينَ

(You have taken only idols besides Allah! The love between you is only in the life of this world. On the Day of Resurrection, you shall disown each other and curse each other, and your abode will be the Fire, and you shall have no helpers.)(29:25)

Tafsir Kemenag RI

Setelah menegaskan bahwa Al-Qur'an adalah wahyu-Nya, bukan karangan Muhammad saw, Allah menerangkan bahwa Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi serta semua yang ada di antara keduanya. Penciptaan ini mengandung hikmah, meskipun manusia belum mampu mengetahui semua hikmah tersebut. Manusia harus selalu berusaha menggali hikmah tersebut agar bisa memanfaatkan pesan-pesan Al-Qur'an.

Dalam ayat lain diterangkan bahwa di antara tujuan Allah menciptakan bumi dan semua yang ada padanya ialah untuk kepentingan manusia. Allah berfirman:

Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka. (Ali 'Imran/3: 191)

Dalam ayat yang lain diterangkan bahwa Allah menjadikan langit dan bumi bukanlah untuk menimbulkan kezaliman dan kebinasaan, tetapi untuk melahirkan dan membuktikan kebenaran serta keadilan. Dalam menyatakan keadilan itu, Allah membedakan antara orang yang berbuat baik dan orang yang berbuat buruk atau jahat, baik dalam sikap-Nya terhadap mereka, maupun dalam memberi balasan terhadap perbuatan mereka. Allah berfirman:

Dan Allah menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar dan agar setiap jiwa diberi balasan sesuai dengan apa yang dikerjakannya, dan mereka tidak akan dirugikan. (al-Jatsiyah/45: 22)

Allah menciptakan langit dan bumi untuk waktu yang ditentukan-Nya sehingga dalam masa itu ada kesempatan bagi manusia melakukan segala sesuatu yang baik baginya, sesuai dengan ketentuan- ketentuan Allah agar ia dapat menikmati kebahagiaan hidup yang hakiki. Hal ini tentu sesuai pula dengan potensi dan hak ikhtiar yang diberikan Allah kepadanya.

Karena Allah telah menciptakan langit dan bumi dengan segala hikmah dan manfaatnya, maka untuk menunjukkan keadilan-Nya dan membuktikan hikmah penciptaan keduanya, Allah menciptakan hari pembalasan. Dengan adanya hari pembalasan itu, segala perbuatan manusia dapat dibalas dengan adil. Hari pembalasan akan datang setelah berakhirnya masa yang ditentukan bagi langit dan bumi. Pada hari pembalasan itu, ditetapkan pahala bagi orang-orang yang melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya berupa kebahagiaan abadi di dalam surga. Adapun orang-orang yang mengingkari perintah Allah dan melanggar larangan-Nya memperoleh kesengsaraan yang dialaminya di dalam neraka.

Pernyataan mengenai penciptaan langit dan bumi dilakukan dengan suatu tujuan yang benar banyak ditemui dalam Al-Qur'an (antara lain Surah Ibrahim/14: 19). Pada ayat 3 Surah al-Ahqaf/46 ini, ditambahkan kata "dalam waktu yang ditentukan." Kata-kata ini dapat diartikan bahwa Tuhan memberi tahu kita mengenai waktu yang diperlukan hingga bumi terbentuk dan layak dihuni. Uraian yang lebih lugas mengenai waktu atau masa dari penciptaan terdapat pada Surah al-A'raf/7: 54 (lihat penjelasan pada juz 8).

Pada akhir ayat ini diterangkan keingkaran orang-orang musyrik terhadap peringatan yang telah disampaikan kepada mereka. Diterangkan bahwa sekalipun kepada mereka telah disampaikan bukti-bukti yang kuat tentang kebenaran Al-Qur'an sebagai firman Allah, pengangkatan Muhammad saw sebagai rasul-Nya, dan agama yang dibawa Muhammad saw, namun mereka tetap dalam kemusyrikan. Mereka tetap berpaling dari peringatan itu dengan mengingkari perintah Allah dan melanggar larangan-Nya, bahkan mereka menolak dalil-dalil dan bukti-bukti itu tanpa alasan yang benar. Mereka seakan-akan orang yang tuli, bisu, buta dan tidak berakal sehingga tidak dapat mendengar dan memahami seruan dan peringatan itu. Mereka tidak mau percaya bahwa kelalaian dan keingkaran mereka akan menimbulkan penyesalan yang terus-menerus di akhirat kelak, di samping mengalami siksaan yang amat berat.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Word by word

مَا

Not

خَلَقۡنَا

khalaqnā

We created

ٱلسَّمَٰوَٰتِ

l-samāwāti

the heavens

وَٱلۡأَرۡضَ

wal-arḍa

and the earth

وَمَا

wamā

and what

بَيۡنَهُمَآ

baynahumā

(is) between both of them

إِلَّا

illā

except

بِٱلۡحَقِّ

bil-ḥaqi

in truth

وَأَجَلٖ

wa-ajalin

and (for) a term

مُّسَمّٗىۚ

musamman

appointed

وَٱلَّذِينَ

wa-alladhīna

But those who

كَفَرُواْ

kafarū

disbelieve

عَمَّآ

ʿammā

from what

أُنذِرُواْ

undhirū

they are warned

مُعۡرِضُونَ

muʿ'riḍūna

(are) turning away