Surah 39 · 39:65
Surah Az-Zumar 39:65
Az-Zumar · The Troops
وَلَقَ
Walaqad oohiya ilayka wa-ilaallatheena min qablika la-in ashrakta layahbatannaAAamaluka walatakoonanna mina alkhasireen
And it was already revealed to you and to those before you that if you should associate [anything] with Allāh, your work would surely become worthless, and you would surely be among the losers.
Dan sungguh, telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu, "Sungguh, jika engkau mempersekutukan (Allah), niscaya akan terhapuslah amalmu dan tentulah engkau termasuk orang yang rugi.
Tafsir
Ibn Kathir (Abridged)
Allah is the Creator and Controller, and associating others in worship with Him cancels out Good ...
Allah tells us that He is the Creator, Lord, Sovereign and Controller of all things; everything is subject to His dominion, power and guardianship.
لَّهُ مَقَالِيدُ السَّمَـوَتِ وَالاٌّرْضِ
(To Him belong the Maqalid of the heavens and the earth.) Mujahid said, "Maqalid means `keys' in Persian." This was also the view of Qatadah, Ibn Zayd and Sufyan bin `Uyaynah. As-Suddi said:
لَّهُ مَقَالِيدُ السَّمَـوَتِ وَالاٌّرْضِ
(To Him belong the Maqalid of the heavens and the earth.) "The treasures of the heavens and the earth." Both opinions mean that the control of all things is in the Hand of Allah, may He be blessed and exalted, for His is the dominion and to Him is the praise, and He is able to do all things. He says:
وَالَّذِينَ كَفَرُواْ بِـَايَـتِ اللَّهِ
(And those who disbelieve in the Ayat of Allah,) meaning, His proof and evidence,
أُولَـئِكَ هُمُ الْخَـسِرُونَ
(such are they who will be the losers.)
قُلْ أَفَغَيْرَ اللَّهِ تَأْمُرُونِّى أَعْبُدُ أَيُّهَا الْجَـهِلُونَ
(Say: "Do you order me to worship other than Allah O you fools!") The reason for the revelation of this Ayah was narrated by Ibn Abi Hatim and others from Ibn `Abbas, may Allah be pleased with him, that the idolators in their ignorance called the Messenger of Allah ﷺ to worship their gods, then they would worship his God with him. Then these words were revealed:
قُلْ أَفَغَيْرَ اللَّهِ تَأْمُرُونِّى أَعْبُدُ أَيُّهَا الْجَـهِلُونَ - وَلَقَدْ أُوْحِىَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَـسِرِينَ
(Say: "Do you order me to worship other than Allah O you fools!" And indeed it has been revealed to you, as it was to those before you: "If you join others in worship with Allah, surely your deeds will be in vain, and you will certainly be among the losers.") This is like the Ayah:
وَلَوْ أَشْرَكُواْ لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَّا كَانُواْ يَعْمَلُونَ
(But if they had joined in worship others with Allah, all that they used to do would have been of no benefit to them.) (6:88).
بَلِ اللَّهَ فَاعْبُدْ وَكُن مِّنَ الشَّـكِرِينَ
(Nay! But worship Allah, and be among the grateful.) means, `you and those who follow you and believe in you should make your worship sincerely for Allah Alone, with no partner or associate.'
Tafsir Kemenag RI
Pada ayat ini, Allah menegaskan kepada Nabi Muhammad saw bahwa Dia telah mewahyukan kepadanya dan nabi-nabi sebelumnya, bahwa sesungguhnya apabila dia mempersekutukan Allah, maka terhapuslah segala amal baiknya yang telah lalu. Inilah suatu peringatan keras dari Allah kepada manusia agar jangan sekali-kali mempersekutukan Allah dengan yang lain, karena perbuatan itu adalah syirik dan dosa syirik itu adalah dosa yang tidak akan diampuni oleh Allah. Bila seseorang mati dalam keadaan syirik akan terhapuslah pahala semua amal baiknya dan dia akan dijerumuskan ke dalam neraka Jahanam sebagaimana tersebut dalam ayat ini:
Barang siapa murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itu sia-sia amalnya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. (al-Baqarah/2: 217)
Kepada Nabi Muhammad sendiri, Allah memberi peringatan sedangkan dia adalah rasul yang diutus-Nya. Rasul kesayangan-Nya yang tidak mungkin akan mempersekutukan-Nya. Kendati demikian, Allah memberi peringatan juga kepadanya agar jangan sekali-kali terlintas dalam pikirannya untuk menganut agama syirik. Apalagi kepada manusia lainnya tentu peringatan ini harus mendapat perhatian yang serius. Sungguh tidaklah pantas seseorang yang mengetahui betapa besar nikmat Allah terhadapnya, terhadap manusia seluruhnya, akan mengingkari nikmat itu dan melanggar perintah pemberi nikmat itu dengan mempersekutukan-Nya, dengan memohonkan pertolongan kepada berhala, kuburan, pohon, dan sebagainya.
Allah lalu mempertegas perintah-Nya dengan mengeluarkan suatu perintah lagi yaitu hanya Allah sajalah yang harus disembah, hanya kepada-Nya manusia harus mempersembahkan semua amal ibadahnya, dan kepada Allah juga manusia memanjatkan doa dan mengucapkan syukur karena Dialah pemberi nikmat yang sebenarnya, sebagaimana yang dibaca setiap Muslim dalam salat:
Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam. (al-An'am/6: 162)
Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.
Kata per kata
وَلَقَدۡ
walaqad
And verily
أُوحِيَ
ūḥiya
it has been revealed
إِلَيۡكَ
ilayka
to you
وَإِلَى
wa-ilā
and to
ٱلَّذِينَ
alladhīna
those who
مِن
min
(were) before you
قَبۡلِكَ
qablika
(were) before you
لَئِنۡ
la-in
if
أَشۡرَكۡتَ
ashrakta
you associate (with Allah)
لَيَحۡبَطَنَّ
layaḥbaṭanna
surely, will become worthless
عَمَلُكَ
ʿamaluka
your deeds
وَلَتَكُونَنَّ
walatakūnanna
and you will surely be
مِنَ
mina
among
ٱلۡخَٰسِرِينَ
l-khāsirīna
the losers