Surah 9 · 9:49

Surah At-Tawbah 9:49

At-Tawbah · The Repentance

وَمِنْهُم مَّن يَقُولُ ٱئْذَن لِّى وَلَا تَفْتِنِّىٓ‌ۚ أَلَا فِى ٱلْفِتْنَةِ سَقَطُواْ‌ۗ وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمُحِيطَةُۢ بِٱلْكَـٰفِرِينَ

Waminhum man yaqoolu i/than lee walataftinnee ala fee alfitnati saqatoo wa-innajahannama lamuheetatun bilkafireen

And among them is he who says, "Permit me [to remain at home] and do not put me to trial." Unquestionably, into trial they have fallen. And indeed, Hell will encompass the disbelievers.

Dan di antara mereka ada orang yang berkata, "Berilah aku izin (tidak pergi berperang) dan janganlah engkau (Muhammad) menjadikan aku terjerumus ke dalam fitnah." Ketahuilah, bahwa mereka telah terjerumus ke dalam fitnah. Dan sungguh, Jahanam meliputi orang-orang yang kafir.

SurahAt-Tawbah
Juz10
Halaman195
Turun dimadinah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

ائْذَن لِّي

(Grant me leave), to stay behind,

وَلاَ تَفْتِنِّى

(and put me not into trial.), if I go with you and see the women of the Romans. Allah, the Exalted, replied,

أَلا فِى الْفِتْنَةِ سَقَطُواْ

(Surely, they have fallen into trial) because of the statement they uttered. Muhammad bin Ishaq reported from Az-Zuhri, Yazid bin Ruwman, `Abdullah bin Abi Bakr, `Asim bin Qatadah and several others that they said, "The Messenger of Allah ﷺ said to Al-Jadd bin Qays from Bani Salimah,

«هَلْ لَكَ يَا جَدُّ الْعَامَ فِي جَلَادِ بَنِي الْأَصْفَرِ؟»

(`Would you like to fight the yellow ones (Romans) this year) He said, `O Allah's Messenger! Give me permission (to remain behind) and do not cause Fitnah for me. By Allah! My people know that there is not a man who is more fond of women than I. I fear that if I see the women of the yellow ones, I would not be patient.' The Messenger of Allah ﷺ turned away from him and said,

«قَدْ أَذِنْتُ لَك»

(I give you permission.) In Al-Jadd's case, this Ayah was revealed,

وَمِنْهُمْ مَّن يَقُولُ ائْذَن لِّي وَلاَ تَفْتِنِّى

(And among them is he who says: "Grant me leave and put me not into trial.") Therefore, Allah says that the Fitnah that he fell into because of not joining the Messenger of Allah ﷺ (in Jihad) and preferring his safety to the safety of the Messenger ﷺ is worse than the Fitnah that he falsely claimed to fear." It was reported from Ibn `Abbas, Mujahid and several others that this Ayah was revealed in the case of Al-Jadd bin Qays, who was among the chiefs of Bani Salimah. It is also recorded in the Sahih that the Messenger of Allah ﷺ asked,

«مَنْ سَيِّدُكُمْ يَا بَنِي سَلَمَةَ؟»

(Who is your chief, O Bani Salamah) They said, "Al-Jadd bin Qays, although we consider him a miser." The Messenger of Allah ﷺ said,

«وَأَيُّ دَاءٍ أَدْوَأُ مِنَ الْبُخْلِ وَلَكِنْ سَيِّدُكُمْ الْفَتَى الْجَعْدُ الْأَبْيَضُ بِشْرُ بْنُ الْبَرَاءِ بْنِ مَعْرُور»

(There is not a disease worse than stinginess! Therefore, your chief is the white young man with curly hair, Bishr bin Al-Bara' bin Ma'rur.) Allah said next,

وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمُحِيطَةٌ بِالْكَـفِرِينَ

(And verily, Hell is surrounding the disbelievers.) and they will never be able to avoid, avert, or escape from it.

Tafsir Kemenag RI

Sabab Nuzul: Diriwayatkan oleh al-Wahidi dalam kitabnya Asbab an-Nuzul bahwa Rasulullah berkata kepada Jad bin Qais salah seorang pembesar orang munafik, "Wahai Jad, adakah kamu mempunyai kemampuan untuk menghadapi Bani Ashfar (orang-orang Romawi)?" Jad menjawab, "Sebaiknya Rasulullah mengizinkan saya tinggal (di Medinah) dan tidak ikut berperang, karena saya sebagaimana diketahui oleh kaumku mudah tergoda oleh wanita. Saya khawatir kalau saya melihat wanita-wanita mereka, lalu tertarik dan tidak dapat menahan gejolak nafsuku, sehingga akhirnya terjerumuslah saya ke dalam fitnah." Dengan perasaan berat Rasulullah memalingkan mukanya dan berkata, "Saya izinkan kamu tinggal," maka turunlah ayat ini.

Ayat ini menerangkan bahwa di antara orang-orang munafik yang tidak malu membuat-buat alasan meminta kepada Rasulullah, agar mereka tidak ikut berperang dan diizinkan tinggal di Medinah. Mereka seakan-akan lupa bahwa berbagai alasan yang dibuat-buat dan mereka perlihatkan itu diketahui oleh Allah, dan Allah akan membuka rahasia yang disembunyikan di dalam hati mereka. Mereka tidak sadar bahwa alasan palsu yang dikemukakan dan tipu daya itu menjerumuskan dirinya ke lembah bencana dan dosa yang besar. Tindak-tanduk mereka menunjukkan kelemahan iman mereka dan menampakkan kemunafikannya. Mereka akan dijerumuskan ke dalam neraka, karena dosa yang telah mereka lakukan, yaitu ingkar kepada Allah, membantah ayat-ayat-Nya dan mendustakan rasul-rasul-Nya. Firman Allah:

Bukan demikian! Barang siapa berbuat keburukan, dan dosanya telah menenggelamkannya, maka mereka itu penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya. (al-Baqarah/2: 81)

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Kata per kata

وَمِنۡهُم

wamin'hum

And among them

مَّن

man

(is he) who

يَقُولُ

yaqūlu

says

ٱئۡذَن

i'dhan

Grant me leave

لِّي

Grant me leave

وَلَا

walā

and (do) not

تَفۡتِنِّيٓۚ

taftinnī

put me to trial

أَلَا

alā

Surely

فِي

in

ٱلۡفِتۡنَةِ

l-fit'nati

the trial

سَقَطُواْۗ

saqaṭū

they have fallen

وَإِنَّ

wa-inna

And indeed

جَهَنَّمَ

jahannama

Hell

لَمُحِيطَةُۢ

lamuḥīṭatun

(will) surely surround

بِٱلۡكَٰفِرِينَ

bil-kāfirīna

the disbelievers