Surah 30 · 30:43

Surah Ar-Rum 30:43

Ar-Rum · The Romans

فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ ٱلْقَيِّمِ مِن قَبْلِ أَن يَأْتِىَ يَوْمٌ لَّا مَرَدَّ لَهُۥ مِنَ ٱللَّهِ‌ۖ يَوْمَئِذٍ يَصَّدَّعُونَ

Faaqim wajhaka liddeeni alqayyimimin qabli an ya/tiya yawmun la maradda lahu mina Allahiyawma-ithin yassaddaAAoon

So direct your face [i.e., self] toward the correct religion before a Day comes from Allāh of which there is no repelling. That Day, they will be divided.

Oleh karena itu, hadapkanlah wajahmu kepada agama yang lurus (Islam) sebelum datang dari Allah suatu hari (Kiamat) yang tidak dapat ditolak, pada hari itu mereka terpisah-pisah.

SurahAr-Rum
Juz21
Halaman409
Turun dimakkah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

The Command to follow the Straight Path before the Day of Resurrection

Here Allah commands His servants to hasten to obedience to Him and to hasten to do good deeds.

فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينَ الْقِيِّمِ مِن قَبْلِ أَن يَأْتِىَ يَوْمٌ لاَّ مَرَدَّ لَهُ مِنَ اللَّهِ

(So, set you your face to the straight and right religion, before there comes from Allah a Day which none can avert.) The Day of Resurrection, for when Allah wants it to happen, no one will be able to avert it.

يَوْمَئِذٍ يَصَّدَّعُونَ

(On that Day men shall be divided.) means, they will be separated, with one group in Paradise and another in Hell. Allah says:

مَن كَفَرَ فَعَلَيْهِ كُفْرُهُ وَمَنْ عَمِلَ صَـلِحاً فَلاًّنفُسِهِمْ يَمْهَدُونَ لِيَجْزِىَ الَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ الصَّـلِحَـتِ مِن فَضْلِهِ

(Whosoever disbelieves will suffer from his disbelief, and whosoever does righteous good deeds, then such will prepare a good place for themselves. That He may reward those who believe. and do righteous good deeds, out of His bounty.) meaning that He may reward them from His bounty, in return for one good deed, he will get the reward for ten, up to seven hundred like it, as much as Allah wills.

إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْكَـفِرِينَ

(Verily, He likes not the disbelievers.) yet He is still just with them and does not oppress them.

Tafsir Kemenag RI

Supaya kebinasaan seperti itu tidak terjadi lagi pada manusia, Allah meminta Nabi Muhammad dan siapa saja yang ingin selamat agar menghadapkan wajah kepada "agama yang lurus". Maksud "agama yang lurus" di sini adalah Islam karena agama ini membawa ajaran-ajaran yang lurus dan pasti membawa kepada kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Perintah menghadapkan wajah maksudnya adalah melaksanakan ajaran-ajaran itu sepenuhnya. Penyebutan wajah dalam ayat ini karena merupakan jati diri dari seseorang. Mengarahkan wajah artinya menghadapkan seluruh segi manusia, yaitu jasmani, rohani, dan akal pikirannya. Menghadapkan wajah kepada agama yang lurus artinya melaksanakan perintah agama dengan seluruh totalitas.

Pelaksanaan ajaran-ajaran itu harus sesegera mungkin supaya masyarakat semakin baik, aman, dan berkembang. Mereka yang bersalah harus segera sadar dan tobat. Hal itu karena usia manusia dan alam ini terbatas. Bila ajal datang bagi seseorang atau Kiamat terjadi bagi umat manusia, maka tidak ada seorang pun yang dapat menolaknya, sebagaimana firman Allah:

Dan setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan atau percepatan sesaat pun. (al-A'raf/7: 34)

Di akhir ayat ini dilukiskan bahwa pada hari kebangkitan, dimana semua dibangkitkan kembali, semua manusia gempar dan berlarian tidak tentu arah. Masing-masing sibuk dengan persoalan sendiri-sendiri, sebagaimana dilukiskan ayat-ayat berikut:

Pada hari itu manusia lari dari saudaranya, dan dari ibu dan bapaknya, dan dari istri dan anak-anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya. ('Abasa/80: 34-37)

Manusia hanya dituntun oleh amalnya. Oleh karena itu, manusia pada waktu itu akan terpola menjadi dua kelompok, sebagaimana dinyatakan ayat berikutnya.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Kata per kata

فَأَقِمۡ

fa-aqim

So set

وَجۡهَكَ

wajhaka

your face

لِلدِّينِ

lilddīni

to the religion

ٱلۡقَيِّمِ

l-qayimi

right

مِن

min

before

قَبۡلِ

qabli

before

أَن

an

[that]

يَأۡتِيَ

yatiya

comes

يَوۡمٞ

yawmun

a Day

لَّا

not

مَرَدَّ

maradda

(can be) averted

لَهُۥ

lahu

[it]

مِنَ

mina

from

ٱللَّهِۖ

l-lahi

Allah

يَوۡمَئِذٖ

yawma-idhin

That Day

يَصَّدَّعُونَ

yaṣṣaddaʿūna

they will be divided