Surah 30 · 30:28

Surah Ar-Rum 30:28

Ar-Rum · The Romans

ضَرَبَ لَكُم مَّثَلاً مِّنْ أَنفُسِكُمْ‌ۖ هَل لَّكُم مِّن مَّا مَلَكَتْ أَيْمَـٰنُكُم مِّن شُرَكَآءَ فِى مَا رَزَقْنَـٰكُمْ فَأَنتُمْ فِيهِ سَوَآءٌ تَخَافُونَهُمْ كَخِيفَتِكُمْ أَنفُسَكُمْ‌ۚ كَذَٲلِكَ نُفَصِّلُ ٱلْأَيَـٰتِ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

Daraba lakum mathalan min anfusikumhal lakum mimma malakat aymanukum min shurakaafee ma razaqnakum faantum feehi sawaon takhafoonahumkakheefatikum anfusakum kathalika nufassilu al-ayatiliqawmin yaAAqiloon

He presents to you an example from yourselves. Do you have among those whom your right hands possess [i.e., slaves] any partners in what We have provided for you so that you are equal therein [and] would fear them as your fear of one another [within a partnership]? Thus do We detail the verses for a people who use reason.

Dia membuat perumpamaan bagimu dari dirimu sendiri. Apakah (kamu rela jika) ada di antara hamba sahaya yang kamu miliki, menjadi sekutu bagimu dalam (memiliki) rezeki yang telah Kami berikan kepadamu, sehingga kamu menjadi setara dengan mereka dalam hal ini, lalu kamu takut kepada mereka sebagaimana kamu takut kepada sesamamu. Demikianlah Kami jelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengerti.

SurahAr-Rum
Juz21
Halaman407
Turun dimakkah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

A Parable of Tawhid

This is the parable Allah makes of the idolators, those who worship others besides Him and attribute partners to Him, while at the same time admitting that these so-called partners -- idols and false gods -- are enslaved to and belong to Him. In their Talbiyah (during Hajj and `Umrah they used to say, "At Your service, You have no partner except the partner that You have, You own Him and whatever he owns."

ضَرَبَ لَكُمْ مَّثَلاً مِّنْ أَنفُسِكُمْ

(He sets forth for you a parable from yourselves) `something which you yourselves can see witness, and understand.'

هَلْ لَّكُمْ مِّن مَّا مَلَكَتْ أَيْمَـنُكُمْ مِّن شُرَكَآءَ فِى مَا رَزَقْنَـكُمْ فَأَنتُمْ فِيهِ سَوَآءٌ

(Do you have partners among those whom your right hands possess to share as equals in the wealth We have bestowed on you...) `None of you would like to have his servant as a partner in his wealth, each of them having an equal share.'

تَخَافُونَهُمْ كَخِيفَتِكُمْ أَنفُسَكُمْ

(whom you fear as you fear each other.) `You fear that they will have a share in your wealth with you.' Abu Mijlaz said, "You do not fear that your servant will have a share in your wealth, because he has no such right; similarly, Allah has no partner." The point is, that since any one of you would abhor such a thing, how can you attribute rivals to Allah from among His creation At-Tabarani recorded that Ibn `Abbas said, "The people of Shirk used to say in their Talbiyah, `At Your service, You have no partner except the partner that You have, You own Him and whatever he owns.' Then Allah revealed the words:

هَلْ لَّكُمْ مِّن مَّا مَلَكَتْ أَيْمَـنُكُمْ مِّن شُرَكَآءَ فِى مَا رَزَقْنَـكُمْ فَأَنتُمْ فِيهِ سَوَآءٌ تَخَافُونَهُمْ كَخِيفَتِكُمْ أَنفُسَكُمْ

(Do you have partners among those whom your right hands possess to share as equals in the wealth We have bestowed on you, whom you fear as you fear each other)" If humans have this characteristic, this parable shows that it is even less befitting for Allah to have a partner.

كَذَلِكَ نُفَصِّلُ الاٌّيَـتِ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

(Thus do We explain the signs in detail to a people who have sense.) Then Allah points out that when the idolators worship others instead of Him, doing so out of their own folly and ignorance:

بَلِ اتَّبَعَ الَّذِينَ ظَلَمُواْ

(Nay, but those who do wrong follow...), meaning, the idolators,

أَهْوَاءَهُمْ

(...their own lusts) means, in their worship of false gods without knowledge.

فَمَن يَهْدِى مَنْ أَضَلَّ اللَّهُ

(Then who will guide him whom Allah has sent astray) means, no one can guide them if Allah has decreed that they will be misguided.

وَمَا لَهُم مِّن نَّـصِرِينَ

(And for such there will be no helpers.) means, there is no one who can save them from the power of Allah or grant them a way out, for what He wills, happens and what He does not will, does not happen.

Tafsir Kemenag RI

Ayat ini menerangkan perumpamaan lain yang diberikan Allah. Perumpamaan itu masih berkisar pada fakta kehidupan manusia itu sendiri sesuai dengan tingkatan akal pikiran mereka. Dengan demikian, mereka dapat mengambil pelajaran dari perumpamaan itu, serta menilai Allah dengan segala sifat-sifat kesempurnaan yang pantas bagi-Nya.

Ayat ini menjelaskan suatu perumpamaan bagi orang-orang yang menyembah beberapa tuhan yang lain di samping Allah. Bahkan mereka mengutamakan kesetiaan kepada tuhan-tuhan itu pada diri mereka sendiri.

Dalam perumpamaan itu, kaum musyrik Mekah disuruh memperhatikan diri mereka sendiri serta kedudukan mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki. Sebagai tuan atau majikan, apakah mereka mau menyerahkan kepada budak-budak itu semua milik mereka, dan mengikutsertakannya dalam urusan harta benda dan kesenangan yang telah diberikan Allah kepada mereka. Dengan demikian, para budak itu menjadi saingan dan serikat mereka dalam mengendalikan harta benda dan kesenangan itu. Apakah para pemilik budak dapat menerima ketentuan bahwa bagi budak-budak mereka itu ada kekuasaan atas apa yang mereka miliki, sehingga mereka tidak dapat melakukan sesuatu pada hak milik mereka sebelum mendapat kerelaan dan persetujuan dari budak mereka? Hal ini tentu tidak akan bisa mereka terima. Andaikata hal itu dapat diterima, ini berarti mereka tidak mempunyai kekuasaan yang penuh lagi atas hartanya.

Persoalan itu terjadi antara dua macam makhluk Allah, yaitu para tuan atau majikan dengan budak-budak mereka dalam mengurus dan menikmati rezeki, harta, dan nikmat yang telah dilimpahkan-Nya kepada mereka. Para majikan itu tidak mau mengalah sedikit pun kepada budaknya dalam menguasai hartanya.

Allah sebagai pemilik segala sesuatu, Mahakuasa lagi Mahaperkasa tidak akan mau dijadikan oleh orang-orang musyrik berserikat dengan makhluk yang diciptakan-Nya berupa patung-patung itu sebagaimana mereka sendiri tidak akan mau berserikat dengan budak-budaknya dalam mengurus dan menguasai miliknya. Setiap orang yang menggunakan akal dan pikiran yang sehat akan memahami perumpamaan itu. Tindakan orang-orang musyrik itu merupakan penghinaan bagi Allah.

Apakah kaum musyrik itu tetap pada pendirian mereka bahwa bagi Allah itu ada sekutu, sedang mereka mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya, setelah adanya keterangan yang jelas beserta argumentasi yang sangat kuat itu? Di antara mereka ada yang menerima dalil itu dan ada pula yang tidak. Kebanyakan kaum musyrik itu mata hatinya buta dan jiwanya berpenyakit sehingga mereka tidak melihat keterangan yang jelas dan dalil yang kuat itu.

Ayat ini ditutup dengan kalimat, "Demikianlah Kami jelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengerti." Hanya orang-orang yang mempergunakan akalnya yang dapat mengambil manfaat dari ayat-ayat suci Al-Qur'an, serta mendapat petunjuk dan pelajaran daripadanya.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Kata per kata

ضَرَبَ

ḍaraba

He sets forth

لَكُم

lakum

to you

مَّثَلٗا

mathalan

an example

مِّنۡ

min

from

أَنفُسِكُمۡۖ

anfusikum

yourselves

هَل

hal

Is

لَّكُم

lakum

for you

مِّن

min

among

مَّا

what

مَلَكَتۡ

malakat

possess

أَيۡمَٰنُكُم

aymānukum

your right hands

مِّن

min

any

شُرَكَآءَ

shurakāa

partners

فِي

in

مَا

what

رَزَقۡنَٰكُمۡ

razaqnākum

We have provided you

فَأَنتُمۡ

fa-antum

so you

فِيهِ

fīhi

in it

سَوَآءٞ

sawāon

(are) equal

تَخَافُونَهُمۡ

takhāfūnahum

you fear them

كَخِيفَتِكُمۡ

kakhīfatikum

as you fear

أَنفُسَكُمۡۚ

anfusakum

yourselves

كَذَٰلِكَ

kadhālika

Thus

نُفَصِّلُ

nufaṣṣilu

We explain

ٱلۡأٓيَٰتِ

l-āyāti

the Verses

لِقَوۡمٖ

liqawmin

for a people

يَعۡقِلُونَ

yaʿqilūna

(who) use reason