Surah 48 · 48:4
Surah Al-Fath 48:4
Al-Fath · The Victory
هُوَ
Huwa allathee anzala assakeenatafee quloobi almu/mineena liyazdadoo eemanan maAAaeemanihim walillahi junoodu assamawatiwal-ardi wakana Allahu AAaleeman hakeema
It is He who sent down tranquility into the hearts of the believers that they would increase in faith along with their [present] faith. And to Allāh belong the soldiers of the heavens and the earth, and ever is Allāh Knowing and Wise.
Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada). Dan milik Allah lah bala tentara langit dan bumi, dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana,
Tafsir
Ibn Kathir (Abridged)
Allah sent down the Sakinah into the Hearts of the Believers
Allah the Exalted said,
هُوَ الَّذِى أَنزَلَ السَّكِينَةَ(He it is Who sent down As-Sakinah), meaning, tranquility. Qatadah commented, "Grace into the hearts of the believers", that is, the Companions, may Allah be pleased with them, on the Day of Al-Hudaybiyyah. The companions were they, who accepted the call of Allah and His Messenger and obeyed the decisions of Allah and His Messenger . When their hearts felt content with acceptance and were at peace, Allah increased their faith, joining it to the faith they already had. Al-Bukhari, and other Imams, relied on this Ayah as proof that faith increases and decreases in the hearts. Allah the Exalted said next that had He willed, He would have inflicted defeat on the disbelievers, Allah says;
وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَـوَتِ وَالاٌّرْضِ(And to Allah belong the armies of the heavens and the earth) and had He willed to send only one angel to them, that angel would have brought destruction to all what they had. However, Allah the Exalted willed Jihad and fighting to be established for, and by, the believers for great wisdom, clear reasons and unequivocal evidences that He had in all this. This is why Allah the Great said next,
وَكَانَ اللَّهُ عَلِيماً حَكِيماً(and Allah is Ever All-Knower, All-Wise.) Allah the Exalted and Most Honored said,
لِّيُدْخِلَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَـتِ جَنَّـتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا الاٌّنْهَـرُ خَـلِدِينَ فِيهَا(That He may admit the believing men and the believing women to Gardens under which rivers flow to abide therein forever,) We mentioned the Hadith that Anas narrated in which the Companions said, "Congratulations, O Allah's Messenger! This good news is for you, so what good news do we have" Allah the Exalted sent down this Ayah,
لِّيُدْخِلَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَـتِ جَنَّـتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا الاٌّنْهَـرُ خَـلِدِينَ فِيهَا(That He may admit the believing men and the believing women to Gardens under which rivers flow to abide therein forever,) meaning they will remain in Paradise forever,
وَيُكَفِّرَ عَنْهُمْ سَيِّئَـتِهِمْ(and He may expiate from them their sins;) Allah will not punish them for their errors and mistakes. Rather, He will forgive, absolve and pardon them and cover the errors, grant mercy and appreciate,
وَكَانَ ذَلِكَ عِندَ اللَّهِ فَوْزاً عَظِيماً(and that is with Allah supreme success.) Allah the Exalted said in a similar Ayah,
فَمَن زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ(And whoever is removed away from the Fire and admitted to Paradise, he indeed is successful.) (3:185) Allah said,
وَيُعَذِّبَ الْمُنَـفِقِينَ وَالْمُنَـفِقَـتِ وَالْمُشْرِكِينَ وَالْمُشْرِكَـتِ الظَّآنِّينَ بِاللَّهِ ظَنَّ السَّوْءِ(And that He may punish the hypocrites, men and women, and also the idolators, men and women, who think evil thoughts about Allah,) who question the wisdom in Allah's decisions and think that the Messenger and his Companions, may Allah be pleased with them, might be killed and exterminated. This is why Allah the Exalted said,
عَلَيْهِمْ دَآئِرَةُ السَّوْءِ وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ وَلَعَنَهُمْ(for them is a disgraceful torment. And the anger of Allah is upon them, and He has cursed them) He has cast them away from His mercy,
وَأَعَدَّ لَهُمْ جَهَنَّمَ وَسَآءَتْ مَصِيراً(and prepared Hell for them -- and worst indeed is that destination.) Allah the Exalted and Most Honored asserted His ability to take revenge from the enemies of Islam and all disbelievers and hypocrites,
وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَـوَتِ وَالاٌّرْضِ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزاً حَكِيماً(And to Allah belong the armies of the heavens and the earth. And Allah is Ever All-Powerful, All-Wise.)
Tafsir Kemenag RI
Allah menganugerahkan nikmat-Nya dengan menanamkan ketenangan dalam hati orang-orang yang beriman, terutama dalam hati para sahabat yang ikut bersama Rasulullah saw dalam Perjanjian Hudaibiyyah. Dengan ketenangan hati itu, para sahabat patuh kepada hukum Allah dan keputusan Rasul-Nya. Dengan ketenangan hati itu juga, Allah menambah iman para sahabat.
Imam al-Bukhari menetapkan kesimpulan berdasarkan ayat ini bahwa iman itu tidak sama kadarnya dalam setiap hati orang beriman, ada yang tebal, ada yang sedang, dan ada pula yang tipis. Di samping itu, iman dapat pula bertambah dan berkurang pada diri seseorang.
Sebagian ahli tafsir berpendapat bahwa yang dimaksud dengan menurunkan ketenangan dalam hati orang-orang yang beriman ialah menghilangkan perbedaan pendapat yang terjadi di antara para sahabat Rasulullah saw tentang Perjanjian Hudaibiyyah. Dengan timbulnya ketenangan hati, semua sahabat Nabi akhirnya mengikuti keputusan Rasulullah. Diriwayatkan bahwa 'Umar bin al-Khaththab termasuk di antara sahabat yang tidak menyetujui Perjanjian Hudaibiyyah sehingga beliau berkata, "Bukankah kita pada jalan yang hak, sedangkan mereka di jalan yang batil?" Dengan rahmat Allah, perbedaan pendapat itu hilang. Para sahabat menyadari kebenaran pendapat Rasulullah saw, termasuk 'Umar bin al-Khaththab yang akhirnya menyetujui pendapat Rasulullah.
Ayat ini dapat berarti umum dan dapat pula berarti khusus. Dalam arti umum, ayat ini berarti bahwa Allah akan menanamkan ketenangan hati, kesabaran, dan ketabahan bagi setiap orang yang beriman sehingga tidak ada lagi perbedaan pendapat di antara mereka yang dapat menimbulkan perpecahan. Hanya orang-orang yang kurang imannya saja yang mudah berselisih dengan orang yang beriman lainnya. Sedangkan arti khususnya adalah bahwa Allah menimbulkan ketenangan hati pada setiap orang yang bersama Rasulullah saw dalam menghadapi Perjanjian Hudaibiyyah. Arti khusus inilah yang dimaksud dalam ayat ini karena ini yang sesuai dengan sebab turunnya.
Allah menerangkan bahwa Dialah yang mengatur dan menguasai langit dan bumi. Dia mempunyai "tentara langit" dan "tentara bumi", yang dapat melaksanakan segala sesuatu yang dikehendaki-Nya. Tidak ada satu pun dari tentara-Nya yang mengingkari perintah-Nya. Di antara "tentara-tentara" itu ada yang berupa malaikat, binatang, angin topan, gempa yang dahsyat, banjir, aneka rupa penyakit, dan sebagainya. Jika Allah menghendaki, Dia dapat menghancurkan segala sesuatu dengan satu macam tentara-Nya saja termasuk menghancurkan setan. Tetapi Dia tidak berbuat demikian, bahkan Dia memerintahkan kepada kaum Muslimin agar berjihad dan berperang di jalan-Nya. Semuanya itu ditetapkan sesuai dengan hikmah, tujuan, dan kemaslahatan yang diketahui-Nya, sedangkan manusia boleh jadi tidak mengetahuinya.
Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.
Kata per kata
هُوَ
huwa
He
ٱلَّذِيٓ
alladhī
(is) the One Who
أَنزَلَ
anzala
sent down
ٱلسَّكِينَةَ
l-sakīnata
[the] tranquility
فِي
fī
in(to)
قُلُوبِ
qulūbi
(the) hearts
ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
l-mu'minīna
(of) the believers
لِيَزۡدَادُوٓاْ
liyazdādū
that they may increase
إِيمَٰنٗا
īmānan
(in) faith
مَّعَ
maʿa
with
إِيمَٰنِهِمۡۗ
īmānihim
their faith
وَلِلَّهِ
walillahi
And for Allah
جُنُودُ
junūdu
(are the) hosts
ٱلسَّمَٰوَٰتِ
l-samāwāti
(of) the heavens
وَٱلۡأَرۡضِۚ
wal-arḍi
and the earth
وَكَانَ
wakāna
and Allah
ٱللَّهُ
l-lahu
and Allah
عَلِيمًا
ʿalīman
(is) All-Knower
حَكِيمٗا
ḥakīman
All-Wise