Surah 7 · 7:203

Surah Al-A'raf 7:203

Al-A'raf · The Heights

وَإِذَا لَمْ تَأْتِهِم بِـَٔـايَةٍ قَالُواْ لَوْلَا ٱجْتَبَيْتَهَا‌ۚ قُلْ إِنَّمَآ أَتَّبِعُ مَا يُوحَىٰٓ إِلَىَّ مِن رَّبِّى‌ۚ هَـٰذَا بَصَآئِرُ مِن رَّبِّكُمْ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

Wa-itha lam ta/tihim bi-ayatinqaloo lawla ijtabaytaha qul innamaattabiAAu ma yooha ilayya min rabbee hathabasa-iru min rabbikum wahudan warahmatun liqawminyu/minoon

And when you, [O Muḥammad], do not bring them a sign [i.e., miracle], they say, "Why have you not contrived it?" Say, "I only follow what is revealed to me from my Lord. This [Qur’ān] is enlightenment from your Lord and guidance and mercy for a people who believe."

Dan apabila engkau (Muhammad) tidak membacakan suatu ayat kepada mereka, mereka berkata, "Mengapa tidak engkau buat sendiri ayat itu?" Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya aku hanya mengikuti apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. (Alquran) ini adalah bukti-bukti yang nyata dari Tuhanmu, petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman."

SurahAl-A'raf
Juz9
Halaman176
Turun dimakkah

Tafsir

Ibn Kathir (Abridged)

Idolators ask to witness Miracles

`Ali bin Abi Talhah reported that Ibn `Abbas commented on Allah's statement,

قَالُواْ لَوْلاَ اجْتَبَيْتَهَا

(they say, "Why have you not brought it") "They say, `Why have you not received a miracle"', or, "Why have you not initiated or made it" Ibn Jarir reported that, `Abdullah bin Kathir said that Mujahid said about Allah's statement,

وَإِذَا لَمْ تَأْتِهِم بِـَايَةٍ قَالُواْ لَوْلاَ اجْتَبَيْتَهَا

(And if you do not bring them a miracle, they say: "Why have you not brought it") "They say, `Produce a miracle of your own."' Qatadah, As-Suddi, `Abdur-Rahman bin Zayd bin Aslam and Ibn Jarir agreed with this. Allah said next,

وَإِذَا لَمْ تَأْتِهِم بِـَايَةٍ

(And if you do not bring them an Ayah) a miracle or a sign. Similarly, Allah said,

إِن نَّشَأْ نُنَزِّلْ عَلَيْهِمْ مِّنَ السَّمَآءِ ءَايَةً فَظَلَّتْ أَعْنَـقُهُمْ لَهَا خَـضِعِينَ

(If We will, We could send down to them from the heaven a sign, to which they would bend their necks in humility.) 26:4 The pagans asked the Prophet, why did you not strive hard to bring us an Ayah (miracle) from Allah so that we witness it and believe in it. Allah said to him,

قُلْ إِنَّمَآ أَتَّبِعُ مَا يِوحَى إِلَىَّ مِن رَّبِّى

(Say: "I but follow what is revealed to me from my Lord.") I do not ask such things of my Lord. I only follow what He reveals and commands me. Therefore, if Allah sends a miracle, I will accept it. Otherwise, I will not ask for it unless He allows me. Certainly, Allah is Most Wise, the All-Knower. Allah next directs the servants to the fact that this Qur'an is the most powerful miracle, clearest evidence and most true proof and explanation, saying,

هَـذَا بَصَآئِرُ مِن رَّبِّكُمْ وَهُدًى وَرَحْمَةً لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

(This (the Qur'an) is nothing but evidences from your Lord, and a guidance and a mercy for a people who believe.)

Tafsir Kemenag RI

Dalam ayat ini diterangkan tingkah laku teman-teman setan dalam usaha mereka menentang Nabi Muhammad, bilamana wahyu tidak datang kepada Nabi Muhammad disebabkan keterlambatan turunnya ayat, maka orang-orang musyrikin itu mendesak Nabi Muhammad agar beliau menciptakan sendiri ayat-ayat itu. Desakan mereka itu sebenarnya mengandung arti pengingkaran terhadap Al-Quran yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad. Sebab mereka memandang Al-Quran itu ciptaan Nabi Muhammad belaka, karena itu bisa dibuat kapan saja. Maka Allah memerintahkan kepada Nabi untuk menjelaskan kepada mereka bahwa Al-Quran itu wahyu Allah yang diwahyukan kepadanya. Nabi hanya mengikuti apa yang diwahyukan kepadanya. Bukan haknya untuk mendesak Allah agar menciptakan sesuatu perkara, Nabi hanya dapat menunggu wahyu yang akan disampaikan kepadanya, untuk disampaikan pula kepada umatnya. Jika tidak ada dia tidak boleh mengubah sendiri Al-Quran karena Al-Quran itu adalah kalam Allah, dia mempunyai tiga fungsi bagi orang-orang yang beriman sebagaimana dijelaskan Allah dalam ayat ini.

Pertama

Sebagai bukti yang nyata dari Allah untuk menunjukkan keesaan-Nya, kenabian Muhammad dan hari Kiamat. Siapa yang memperhatikan dan merenungkan isi Al-Quran, tentu akan yakin bahwa Al-Quran itu dari Allah swt.

Kedua

Sebagai petunjuk atau pedoman yang membimbing manusia dalam mencari kebenaran dan jalan yang lurus.

Ketiga

Sebagai rahmat dalam kehidupan manusia dunia dan akhirat bagi orang-orang yang beriman. Al-Quran memberikan peraturan-peraturan dan ajaran-ajaran yang mudah dipahami dan mudah dilaksanakan oleh kaum Muslimin untuk kehidupan mereka sehari-hari.

Tafsir is bundled locally for static rendering. Verify redistribution rights for Ibn Kathir and Tafsir Kemenag before production release.

Kata per kata

وَإِذَا

wa-idhā

And when

لَمۡ

lam

not

تَأۡتِهِم

tatihim

you bring them

بِـَٔايَةٖ

biāyatin

a Sign

قَالُواْ

qālū

they say

لَوۡلَا

lawlā

Why (have) not

ٱجۡتَبَيۡتَهَاۚ

ij'tabaytahā

you devised it

قُلۡ

qul

Say

إِنَّمَآ

innamā

Only

أَتَّبِعُ

attabiʿu

I follow

مَا

what

يُوحَىٰٓ

yūḥā

is revealed

إِلَيَّ

ilayya

to me

مِن

min

from

رَّبِّيۚ

rabbī

my Lord

هَٰذَا

hādhā

This (is)

بَصَآئِرُ

baṣāiru

enlightenment

مِن

min

from

رَّبِّكُمۡ

rabbikum

your Lord

وَهُدٗى

wahudan

and guidance

وَرَحۡمَةٞ

waraḥmatun

and mercy

لِّقَوۡمٖ

liqawmin

for a people

يُؤۡمِنُونَ

yu'minūna

who believe